SUARAPUBLIK.ID, OKU TIMUR – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Balai Desa Sumber Harjo, Kecamatan Buay Madang Timur, pada Selasa (25/08/2026).
Ratusan pasang mata orang tua tidak lepas memandangi panggung, tempat di mana anak-anak mereka berdiri tegak mengenakan jubah dan toga wisuda berwarna hitam-hijau.
Hari itu bukan sekadar seremoni kelulusan biasa. Bagi masyarakat Buay Madang Timur, acara ini adalah perayaan besar atas perjuangan panjang anak-anak mereka dalam menuntaskan buta aksara Al-Qur’an melalui program Wisuda Akbar 2026.
Berbulan-bulan lamanya, setelah pulang sekolah formal, anak-anak ini menghabiskan sore mereka di TPA masing-masing, mengeja huruf demi huruf hijaiyah di bawah bimbingan ustadz dan ustadzah yang tanpa lelah mengajar.
Keharuan memuncak saat prosesi pemanggilan nama santri dimulai. Didampingi oleh Ketua TP PKK Kecamatan Buay Madang Timur Martharina, Kepala Desa Sumber Harjo Misgiono, dan Bhabinkamtibmas Aipda Wisnu Saputra, satu per satu kuncir toga santri dipindahkan.
Beberapa orang tua yang hadir di deretan kursi belakang terlihat menyeka air mata, terharu melihat putra-putri kecil mereka kini sudah lancar membaca kitab suci.
Kehadiran aparat keamanan seperti Bhabinkamtibmas yang membaur ramah dengan anak-anak menambah kehangatan suasana. Hingga acara ditutup dengan sesi foto bersama pada Pukul 13.00 WIB, senyum bangga terus terpancar dari wajah para santri, guru, dan orang tua. Mereka pulang membawa piagam penghargaan, namun yang terpenting, mereka membawa bekal iman yang akan tertanam seumur hidup.
Penulis : Mamat
Editor : Aan Wahyudi


















