Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Aurellia Chintyadina

NIM   : PO7124126067

Prodi : D3 Kebidanan

 

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

Beribadah tepat waktu dan menghormati agama orang lain.

Saya menerapkannya karena ingin taat kepada Tuhan, menghargai perbedaan agama, dan menjaga kerukunan. Jika saya tidak melakukannya, saya dapat menjadi kurang taat dalam beribadah, tidak menghargai orang lain, serta dapat menimbulkan perselisihan.

 

Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Membantu tetangga yang kesulitan dan bersikap adil. Saya melakukannya karena ingin peduli terhadap sesama, menghargai hak orang lain, dan bersikap adil kepada semua orang. Jika saya tidak melakukannya, saya menjadi kurang peduli terhadap sesama, hubungan dengan orang lain dapat menjadi tidak baik, dan dapat menimbulkan ketidakadilan.

 

Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

Ikut kerja bakti dan menjaga persatuan bangsa.

Saya melakukannya untuk menjaga kebersamaan, mempererat persatuan, dan menciptakan lingkungan yang rukun. Jika saya tidak melakukannya, saya menjadi kurang peduli terhadap lingkungan, hubungan dengan masyarakat dapat menjadi kurang baik, dan persatuan dapat terganggu.

 

Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Bermusyawarah saat mengambil keputusan bersama.

Saya melakukannya agar setiap keputusan dapat diambil secara adil, menghargai pendapat semua orang, dan mencapai kesepakatan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Jika saya tidak melakukannya, keputusan dapat menjadi tidak adil, menimbulkan perselisihan, serta mengurangi rasa kebersamaan dan saling menghargai.

 

Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Bersikap adil dan tidak pilih kasih dalam pergaulan. Saya melakukannya agar semua orang diperlakukan secara sama dan adil serta saling menghargai. Jika saya tidak melakukannya, hal tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan, kecemburuan, dan merusak hubungan dengan orang lain.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla
Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat
Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan
Sidang Kasus iPhone Ilegal Kembali Tertunda, Terdakwa Absen dan JPU Belum Siap
Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis
Stylo Sound Ride, Satukan Gaya dan Musik Komunitas Honda
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Personil Polsek Buay Madang Timur Bagikan Paket Makanan ke Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Cegah Karhutla, Muspika Buay Madang Timur Gelar Patroli Mitigasi dan Pasang Spanduk Imbauan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Viral Pengendara Tak Pakai Helm, Mau Ditilang Malah Pura-Pura Menangis

Berita Terbaru

Foto saat gubernur Sumsel H. Hermanderu menghadiri acara Perayaan HUT OKI ke-81 di rapat paripurna DPRD OKI

Ogan Komering Ilir

HUT ke-81 OKI Digelar Sederhana, Pemerintah Fokus Tangani Karhutla

Senin, 12 Okt 2026 - 20:48 WIB