Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Bermasyarakat

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Chelsyi Febrianti

NIM  : PO7124126104

Prodi : DIII Kebidanan

 

Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Bermasyarakat

 

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seharusnya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, implementasi nilai-nilai Pancasila masih menghadapi berbagai tantangan, seperti berkurangnya pemahaman masyarakat, pengaruh globalisasi, serta perilaku politik yang tidak beretika.

 

Beberapa permasalahan yang masih terjadi di Indonesia antara lain intoleransi antarumat beragama, meningkatnya sikap individualisme, serta ketidakadilan sosial. Pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila dapat menimbulkan berbagai dampak negatif dalam kehidupan masyarakat.

 

Pelanggaran terhadap Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat memicu konflik antarumat beragama sehingga mengganggu keharmonisan dan kerukunan masyarakat. Sementara itu, pelanggaran terhadap Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dapat menyebabkan ketidakadilan, diskriminasi, hingga pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak pada melemahnya solidaritas sosial.

 

Jika Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, tidak diterapkan dengan baik, dapat muncul perpecahan, sikap fanatisme, dan ancaman terhadap persatuan bangsa. Selanjutnya, pelanggaran terhadap Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta mengancam keberlangsungan proses demokrasi.

 

Adapun pengabaian terhadap Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat menyebabkan ketimpangan sosial, kecemburuan sosial, bahkan memicu berbagai bentuk aksi protes di masyarakat.

 

Oleh karena itu, dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, seluruh masyarakat Indonesia perlu terus memahami, menginternalisasikan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan nilai-nilai tersebut, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih adil, damai, rukun, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan Ratusan Masker ke Warga Palembang
Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB

Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan Ratusan Masker ke Warga Palembang

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB