Blog

  • PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerjasama Bisnis Rendah Karbon, Kolaborasi Subholding Pertamina Dukung NZE

    PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerjasama Bisnis Rendah Karbon, Kolaborasi Subholding Pertamina Dukung NZE

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina dan PT Pertamina Power Indonesia selaku Subholding Power & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjajaki potensi keria sama pengembangan bisnis energi rendah karbon dan terbarukan. Dalam hal ini meliputi Green Hydrogen& Ammonia (Liquid Hydrogen) dan Biomethane.

    PGN dan Pertamina NRE menandatangani nota kesepahaman yang akan menjadi dasar komunikasi, diskusi, serta kajian dalam rangka pelaksanaan kerjasama pada Kamis, (13/07/2023). Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko dan Chief Executive Officer Pertamina NRE yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Fadli Rahman.

    Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko mengutarakan, kerjasama bisnis rendah karbon ini akan meliputi pengembangan Bisnis Hidrogen Rendah Karbon, Ammonia Rendah karbon, Biomethane, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Bisnis Gas/LNG to Power Rendah Karbon, Bisnis Energi terbarukan, serta Perdagangan Karbon Kredit. Selain berorientasi pada bisnis masa depan yang semakin ramah lingkungan, kerjasama ini akan dapat memperkuat peran Subholding Pertamina Group dalam rangka mencapai target Net Zero Emission (NZE).

    “Baik PGN dan Pertamnia NRE telah sepakat untuk menjalankan beberapa kajian/studi kelayakan yang meliputi aspek teknis & teknologi, pasar, keekonomian, bisnis, lingkungan, hukum, risiko ataupun aspek lainnya untuk pelaksanaan proyek. Untuk target NZE dan di masa transisi energi semua elemen energi ramah lingkungan harus dilibatkan, maka PGN juga bersiap terjun pada bisnis ini. Dengan portofolio yang dimiliki, PGN juga menjadikan kerjasama dengan Pertamina NRE ini untuk memperpanjang rantai bisnis,” tutur Arief.

    “Pertamina NRE selalu antusias dengan kolaborasi-kolaborasi positif seperti ini, karena akselerasi transisi energi memang membutuhkan kerja sama banyak pihak. Sinergi antar subholding Pertamina NRE seperti yang baru dilakukan antara Pertamina dan PGN ini menunjukkan kesungguhan Pertamina untuk mendukung aspirasi net zero emission tahun 2060 melalui inisiatif pengembangan energi baru dan terbarukan. Baik PGN maupun Pertamina NRE memiliki semangat yang tinggi agar dari kerja sama ini komitmen kedua pihak menjadi aksi nyata,” ungkap Dannif.

    PGN dan PPI juga menggiatkan kerja sama strategis, teknis dan komersial untuk pengembangan dan pemanfaatan proyek.

    Salah satu proyek yang akan dikembangkan yakni biomethane, memiliki prospek yang positif di masa depan. Biomethane berpotensi untuk menggantikan bahan bakar minyak yang berasal dari fosil, sekaligus mengatasi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah cair minyak kelapa sawit.

    Biomethane termasuk sebagai energi dengan bahan baku yang melimpah dan berkelanjutan, sehingga
    dapat diolah dan dimanfaatkan dalam jangka panjang. Diperkirakan, BioMethane yang dapat dikelola PGN bisa mencapai 15 MMSCFD yang bisa melayani kebutuhan sekitar 60 industri di Kawasan Industri.

    “Menurut kami, energi baru terbarukan seperti biomethane, amonia, dan hidrogen pun menarik dalam jangka panjang ke depan. Banyak pihak yang mempertimbangkan investasi bersih berbasis green energy. Investor akan mendapatkan Kredit Karbon karena pengurangan emisi gas rumah kaca. Ini juga bagian dari kerjasama dengan PPI terkait kredit karbon,” kata Arief.

    Di samping itu, kata Arief, PGN tetap memegang komitmen untuk mewujudkan kemandirian energi dalam negeri melalui penguatan pasokan gas dan perluasan infrastruktur gas, khususnya pada masa transisi energi menuju NZE. Rencana strategis tetap berjalan untuk menciptakan nilai tambah dan meningkatkan utilisasi gas bumi.

    “Bisnis inti PGN dalam utilisasi gas bumi tetap berjalan bersama upaya diversifikasi bisnis pada EBT. Diharapkan dapat menjadi komoditas yang bisa meningkatkan fleksibilitas menjalankan bisnis energi yang ramah lingkungan secara berkelanjutan,” tutup Arief.(Ril)

  • Kejari Lakukan Penyelidikan Kasus Korupsi Pengadaan Pakaian untuk Perangkat Desa

    Kejari Lakukan Penyelidikan Kasus Korupsi Pengadaan Pakaian untuk Perangkat Desa

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan bahan pakaian batik sebanyak 31.320 potong untuk perangkat desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dilaksanakan oleh CV. Arletdengan dengan nilai yang fantastis mencapai Rp2,5 miliar lebih tahun anggaran 2021.

    Keterangan tersebut disampaikan langsung Kasi Intel Kejari Palembang, M Fandi Hasibuan, dalam keterangan resmi melalui Pers Rillis, pada Kamis (13/7/2023).

    Fandi menjelaskan, dalam perkara tersebut diduga sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diperkirakan merugikan keuangan daerah sebesar Rp 2,5 miliar lebih.

    “Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palembang yaitu Johnny William Pardede, telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor PRINT- 2967 /L.6.10/Fd.2/07/2023 Tanggal 13 Juli 2023 untuk melakukan penyidikan terhadap Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bahan Pakaian Batik Perangkat Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021. Adapun Pengadaan bahan batik tersebut dengan nilai kontraknya mencapai Rp 2.559.783.600,” tegas Fandie.

    Fandie juga menjelaskan bahwa pengadaan bahan batik tersebut, dilaksanakan oleh CV. Arlet untuk menyediakan bahan batik sebanyak 31.320 potong.

    “Tentunya penyidikan ini adalah merupakan serangkaian Tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam KUHAP untuk serta mencari dan mengumpulkan bukti, dan dengan bukti itu membuat terang benderang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya,” jelas Fandie. (ANA)

  • Perkara TPPU, Terdakwa Ngaku Diintimidasi dan Dipaksa Tanda Tangan BAP Dalam Sel

    Perkara TPPU, Terdakwa Ngaku Diintimidasi dan Dipaksa Tanda Tangan BAP Dalam Sel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika di wilayah Lubuk Linggau, yang menjerat terpidana Rendra Antoni alias Janggo, kembali jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, pada Kamis (13/7/2023), dengan agenda keterangan saksi.

    Dihadapan majelis hakim yang diketuai Sahlan Effendi, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ki Agus Anwar, beserta terdakwa Rendra Antoni alias Janggo didampingi Tim kuasa hukum advokat Hj Nurmala. Kedua saksi memberikan keterangannya.

    Adapun kedua saksi yang dihadirkan yaitu saksi Andy selaku kontraktor dan hendri yang merupakan seorang pengawas.

    Menurut keterangan saksi Andy dalam persidangan dirinya mengatakan, bahwa benar mengenal Janggo sebagai pemboring atau kontraktor saat ditanya kuasa hukum terdakwa.

    “Biasa borongan jalan, listik dan jembatan, memakai bendera CV Enam Bersaudara, CV Amarta dan 2 CV lagi, itu punya saudara Jango. Jango ini sebagai pemodal dan saya menerima gajih dari Jango. Untuk proyek pekerjaannya ada di Linggau dan Musi Rawas, ada juga sampai ke Padang,” ungkap saksi.

    “Saya bekerja sebagai pengawas atau mandor, untuk proyek di tahun 2018 dan 2020 itu peningkatan jalan, nilainya masing – masing diatas 400 juta,” timpal Andy.

    Nurmala lantas bertanya, selain dikenal sebagai pemborong proyek, apakah saksi juga tahu terkait kasus narkotika.

    “Selama bergaul, apakah dia pernah ada kasus bandar narkoba?,” seru Nurmala.

    “Tidak pernah,” singkat saksi Andy.

    Saksi Andy juga mengetahui bila Jango, memiliki mobil Mithsubishi Pajero, Honda CRV, dan rumah besar di Lubuk Linggau. Kemudian ruko punya orang tuanya, masih ada rukonya, ada juga yang dijual.

    Nurmala giliran mencecar saksi Hendri, kesehariannya pedagang warga Lubuk Linggau. Hendri menegaskan bahwa, sejak tahun 2010 Jango sudah turun main proyek, dan dari orang tua dan neneknya memang pemborong.

    “Saya ada proyek pakai bendera CV Amarta. Nilainya kontraknya Rp 957 juta dan Rp 570 juta. Saya teman, Jango ini biasa main proyek. Dan saya pernah minjam uang model proyek,” timpal saksi Hendri.

    JPU Ki Agus Anwar, kembali mengingatkan kedua saksi. “Saya ingatkan, saksi sudah disumpah, bisa dijerat keterangan palsu, kalau berbohong,” cetusnya.

    “Dari nenek, bapaknya Jango itu pemborong atau kontraktor semua. Saya juga tahu ada, pelunasan DP rumah Podomoro di Bandung Jabar,” kata saksi Hendri.

    Sedangkan saksi Rian menegaskan, salah satu Jango mendapat uang dari proyek. Dari CV Amartha, saat pencairan nilainya sampai Rp 700 juta.

    Terdakwa Jango mengaku kepada JPU dan majelis hakim, ia telah diintimidasi. “Saya diintimidasi, BAP itu sudah diisi, saya tanda tangan itu di sel, bukan di ruangan pemeriksaan. Dan katanya didampingi pengacara, tidak ada itu,” seru Jango.

    “Jadi BAP ini mintak dicabut,” timbang Sahlan.

    “Baik sidang dilanjutkan pekan depan, dengan agenda keterangan saksi yang melakukan pemeriksaan,” jelas ketua majelis hakim.

    Advokat Hj Nurmala menegaskan, terdakwa tidak mengakui semua isi BAP yang ada diberkas perkara. “Dia (Jango) tidak merasa memberikan keterangan dalam BAP, tapi dia disuruh paraf, karena ada intimidasi. Jaksa tadi meminta kepada hakim, untuk menghadirkan verbal lisan, saksi yang melakukan pemeriksaan BAP terhadap terdakwa Rendra Antoni alias Jango,” ungkapnya.

    Nurmala melanjutkan, Kamis (13/7/2023) pukul 14.45 WIB, karena terdakwa tidak mengakui semua, dan Jango tanda tangan di dalam sel. “Dan minta kepada penasihat hukum yang mendampingi untuk, dihadirkan di persidangan. Disamping saksi verbal lisan,” pintanya.

    “Dalam perkara ini, kami melakukan pembuktian terbalik. Kami membuktikan uang yang membeli mobil, rumah, bukan dari uang narkotika. Dari mana, dari siapa, hanya dicurigai. Dan yang kami buktikan uang dari mana, dari siapa itu, yang kita lakukan tadi,” terang Nurmala. (ANA)

  • Pengakuan HW Jual BBM Subsidi, Gunakan 20 Akun My Pertamina

    Pengakuan HW Jual BBM Subsidi, Gunakan 20 Akun My Pertamina

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pertamina melarang konsumen membeli BBM di SPBU dengan maksud untuk dijual. Larangan tersebut bahkan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas.

    Namun, rupanya larangan tersebut tidak diindahkan oleh HW alias BT (42) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

    HW nekat melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang telah disubsidi oleh pemerintah secara berulang-ulang.

    Saat dihadirkan dalam press release, tersangka HW mengaku bahwa dirinya melakukan pengisian BBM bersubsidi melalui aplikasi My Pertamina.

    “Saya menggunakan barcode My Pertamina untuk mengisi BBM, total ada 20 akun yang saya punya,” aku HW.

    Adapun 20 akun tersebut, kata HW, dia mendaftar dari mobil-mobil yang tidak jalan (rusak). “Untuk daftar di akun My Pertamina saya menggunakan mobil-mobil yang sudah tidak jalan alias rusak,” kata HW.

    Dalam melakukan pengisian di SPBU terang HW, dia dibantu oleh AR alias BW (24) salah seorang operator SPBU.

    “Iya saya dibantu oleh BW saat melakukan pengisian, dia (BW) saya kasi Rp 150 ribu dalam satu kali pengisian,” kata HW.

    Dalam sehari, lanjut HW, dirinya mengisi BBM sebanyak 3 hingga 5 kali. “Satu hari itu saya bisa isi 3 hingga 5 kali,” ujar HW.

    “Saya sendiri melakukan kegiatan ini sudah jalan tiga bulan,” tambah HW.

    Adapun untuk BBM sendiri, dia jual kepada konsumen yang sudah memesan. “Konsumen ambil Solarnya di rumah saya, dan untuk satu liter Solar saya jual Rp 7.500,” terang HW.

    Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan kasus tersebut.

    “Kami sedang melakukan pengembangan untuk kasus ini, termasuk menyelidiki apakah pihak SPBU juga terlibat dalam kasus ini,” tutur Putu. (ANA)

  • Telkomsel Awards 2023 Segera Digelar: Telkomsel akan Luncurkan Produk FMC Terbaru

    Telkomsel Awards 2023 Segera Digelar: Telkomsel akan Luncurkan Produk FMC Terbaru

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Memaknai perjalanan 28 tahun sebagai penggerak ekosistem digital yang konsisten mengakselerasi kemajuan bangsa dan negara, dengan semangat bersama jadi terdepan Telkomsel kembali menggelar penghargaan tahunan Telkomsel Awards 2023. Bertujuan merayakan sekaligus mengapresiasi karya inovatif dan prestasi dalam industri kreatif di ekosistem digital nasional, Telkomsel Awards 2023 menghadirkan deretan ketegori nominasi talenta kreatif digital Tanah Air favorit yang pemenangnya akan ditentukan melalui mekanisme voting dari para pelanggan setia Telkomsel.

    Bersamaan dengan pelaksanaan Telkomsel Awards 2023 pada 21 Juli nanti, Telkomsel akan menghadirkan sebuah solusi baru yang akan mengusung keunggulan layanan fixed dan mobile broadband, yang sekaligus menjadi momen keberlanjutan komitmen implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) setelah IndiHome menjadi bagian dari Telkomsel sejak 1 Juli 2023 lalu. Solusi tersebut nantinya akan memberikan beragam kemudahan dan nilai tambah dengan pengalaman konektivitas yang seamless sehingga dapat membuka lebih banyak peluang dalam memaksimalkan aktivitas serta gaya hidup digital keseharian masyarakat.

    General Manager Media Channel Telkomsel sekaligus Ketua Pelaksana Telkomsel Awards 2023 Nur Hidayat Dwi Santoso mengatakan, “Sebagai digital ecosystem enabler, Telkomsel konsisten membuka berbagai peluang untuk terus mendampingi setiap langkah kemajuan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan konektivitas digital terdepan, mengembangkan platform digital inovatif, dan menyediakan ragam produk serta layanan digital yang customer centric. Melanjutkan kemeriahan momentum Telkomsel yang telah melayani masyarakat Indonesia selama 28 tahun pada 2023 ini, kami senantiasa mengedepankan semangat bersama jadi terdepan dalam gelaran Telkomsel Awards 2023 dengan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut merayakan dan mengapresiasi karya inovatif serta prestasi para talenta kreatif yang telah mengoptimalkan berbagai peluang di ekosistem digital nasional.”

    Melalui ajang ini, Telkomsel akan menghadirkan apresiasi bagi para talenta kreatif di bidang musik, film, konten digital, hingga esport favorit mereka pada 6 kategori nominasi, antara lain Favorite Solo Singer, Favorite Group/Duo, Favorite Streaming Male Talent, Favorite Streaming Female Talent, Favorite Talkshow Content Streaming, dan Favorite Esport Team. Telkomsel juga mengajak pelanggan memilih para talenta kreatif digital favorit untuk mendapatkan apresiasi tertinggi dari Telkomsel dengan melakukan voting melalui Aplikasi MyTelkomsel mulai 13 sampai dengan 21 Juli 2023. Pelanggan dapat melakukan satu kali vote untuk setiap kategori nominasi tiap harinya. Selain itu, Telkomsel juga akan menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement bagi seorang talenta kreatif yang telah menginspirasi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan melalui karya, buah pikiran, dan aktivitasnya.

    Melanjutkan kesuksesan gelaran tahun sebelumnya, Telkomsel Awards 2023 akan menghadirkan acara penganugerahan bagi para talenta industri kreatif digital nasional yang menghadirkan keseruan hiburan dari sederet artis dalam dan luar negeri favorit, mulai dari Andien, RAN, Diskoria, rapper Korea Selatan Zico, hingga K-Pop Boy Group XODIAC di Jakarta pada 21 Juli 2023. Acara ini akan disiarkan secara live mulai pukul 19:00 WIB di saluran TV RCTI, Trans7, dan Platform MAXstream. Bagi pelanggan Telkomsel yang ingin menyaksikan secara langsung acara ini, bisa mendapatkan aksesnya melalui laman tsel.id/awards2023 atau media sosial @Telkomsel.

    “Penyelenggaraan Telkomsel Awards 2023 merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel untuk menggerakkan kemajuan industri digital kreatif Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dalam pemanfaatan ekosistem digital, Telkomsel konsisten untuk senantiasa membuka lebih banyak peluang tanpa batas untuk segala kemungkinan. Kami juga berharap, apresiasi melalui ajang Telkomsel Awards 2023 mendatang dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat dalam mendorong kontribusi bersama, guna semakin menghadirkan dampak positif yang semakin mengakselerasi kemajuan bangsa dan negara secara lebih berkelanjutan,” tutup Santoso.

  • Telkomsel Awards 2023 Segera Digelar: Telkomsel akan Luncurkan Produk FMC Terbaru

    Telkomsel Awards 2023 Segera Digelar: Telkomsel akan Luncurkan Produk FMC Terbaru

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Memaknai perjalanan 28 tahun sebagai penggerak ekosistem digital yang konsisten mengakselerasi kemajuan bangsa dan negara, dengan semangat bersama jadi terdepan Telkomsel kembali menggelar penghargaan tahunan Telkomsel Awards 2023. Bertujuan merayakan sekaligus mengapresiasi karya inovatif dan prestasi dalam industri kreatif di ekosistem digital nasional, Telkomsel Awards 2023 menghadirkan deretan ketegori nominasi talenta kreatif digital Tanah Air favorit yang pemenangnya akan ditentukan melalui mekanisme voting dari para pelanggan setia Telkomsel.

    Bersamaan dengan pelaksanaan Telkomsel Awards 2023 pada 21 Juli nanti, Telkomsel akan menghadirkan sebuah solusi baru yang akan mengusung keunggulan layanan fixed dan mobile broadband, yang sekaligus menjadi momen keberlanjutan komitmen implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) setelah IndiHome menjadi bagian dari Telkomsel sejak 1 Juli 2023 lalu. Solusi tersebut nantinya akan memberikan beragam kemudahan dan nilai tambah dengan pengalaman konektivitas yang seamless sehingga dapat membuka lebih banyak peluang dalam memaksimalkan aktivitas serta gaya hidup digital keseharian masyarakat.

    General Manager Media Channel Telkomsel sekaligus Ketua Pelaksana Telkomsel Awards 2023 Nur Hidayat Dwi Santoso mengatakan, “Sebagai digital ecosystem enabler, Telkomsel konsisten membuka berbagai peluang untuk terus mendampingi setiap langkah kemajuan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan konektivitas digital terdepan, mengembangkan platform digital inovatif, dan menyediakan ragam produk serta layanan digital yang customer centric. Melanjutkan kemeriahan momentum Telkomsel yang telah melayani masyarakat Indonesia selama 28 tahun pada 2023 ini, kami senantiasa mengedepankan semangat bersama jadi terdepan dalam gelaran Telkomsel Awards 2023 dengan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut merayakan dan mengapresiasi karya inovatif serta prestasi para talenta kreatif yang telah mengoptimalkan berbagai peluang di ekosistem digital nasional.”

    Melalui ajang ini, Telkomsel akan menghadirkan apresiasi bagi para talenta kreatif di bidang musik, film, konten digital, hingga esport favorit mereka pada 6 kategori nominasi, antara lain Favorite Solo Singer, Favorite Group/Duo, Favorite Streaming Male Talent, Favorite Streaming Female Talent, Favorite Talkshow Content Streaming, dan Favorite Esport Team. Telkomsel juga mengajak pelanggan memilih para talenta kreatif digital favorit untuk mendapatkan apresiasi tertinggi dari Telkomsel dengan melakukan voting melalui Aplikasi MyTelkomsel mulai 13 sampai dengan 21 Juli 2023. Pelanggan dapat melakukan satu kali vote untuk setiap kategori nominasi tiap harinya. Selain itu, Telkomsel juga akan menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement bagi seorang talenta kreatif yang telah menginspirasi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan melalui karya, buah pikiran, dan aktivitasnya.

    Melanjutkan kesuksesan gelaran tahun sebelumnya, Telkomsel Awards 2023 akan menghadirkan acara penganugerahan bagi para talenta industri kreatif digital nasional yang menghadirkan keseruan hiburan dari sederet artis dalam dan luar negeri favorit, mulai dari Andien, RAN, Diskoria, rapper Korea Selatan Zico, hingga K-Pop Boy Group XODIAC di Jakarta pada 21 Juli 2023. Acara ini akan disiarkan secara live mulai pukul 19:00 WIB di saluran TV RCTI, Trans7, dan Platform MAXstream. Bagi pelanggan Telkomsel yang ingin menyaksikan secara langsung acara ini, bisa mendapatkan aksesnya melalui laman tsel.id/awards2023 atau media sosial @Telkomsel.

    “Penyelenggaraan Telkomsel Awards 2023 merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel untuk menggerakkan kemajuan industri digital kreatif Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan. Melalui sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dalam pemanfaatan ekosistem digital, Telkomsel konsisten untuk senantiasa membuka lebih banyak peluang tanpa batas untuk segala kemungkinan. Kami juga berharap, apresiasi melalui ajang Telkomsel Awards 2023 mendatang dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat dalam mendorong kontribusi bersama, guna semakin menghadirkan dampak positif yang semakin mengakselerasi kemajuan bangsa dan negara secara lebih berkelanjutan,” tutup Santoso.

  • Isi BBM Berulang-Ulang, HW Ditangkap Polisi

    Isi BBM Berulang-Ulang, HW Ditangkap Polisi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG –  Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel menangkap dua orang pelaku penyalah gunaan BBM jenis Solar secara berulang-ulang. Pelaku ialah HW alias BT (42) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

    Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap pelaku HW berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai adanya kegiatan penyalahgunaan niaga BBM bersubsidi di SPBU Muara Baru, Jalan Lintas Timur Desa Anyar, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

    Dari informasi tersebut, Personel Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan pengecekan ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Selasa tanggal 11 Juli 2023 sekitar pukul 19.00 WIB.

    “Setelah dicek benar, adanya kegiatan penyalahgunaan niaga BBM bersubsidi yang dilakukan oleh pelaku, saat itu juga anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku HW,” ungkap Putu saat gelar press release di Polda Sumsel, Kamis (13/7/2023).

    “Jadi pelaku ini melakukan pengisian berulang-ulang ke dalam tangki BBM yang telah dimodifikasi oleh pelaku,” tambah Putu.

    Dikatakan Putu bahwa pada saat dilakukakan pemeriksaan pada mobil Toyota Kijang Krista, anggota menemukan baby tank kapasitas 1000 liter yang tersambung dengan tanki BBM yang berisi minyak solar sebanyak 700 liter.

    Selain itu, anggota juga menemukan satu buah mesin sedot, satu buah selang ukuran 2 inch dengan panjang kurang lebih 3 meter.

    “Dan berdasarkan keterangan dari pelaku HW dia sudah melakukan kegiatan tersebut sebanyak tiga kali,” kata Putu.

    Dalam pengisian BBM, lanjut Putu, pelaku HW dibantu oleh AR alias BW (24) salah seorang operator SPBU. Kemudian personel juga melakukan penangkapan terhadap pelaku BW.

    “Dan berdasarkan pengakuan pelaku BW, dia mendapatkan upah sebesar Rp 150 ribu per liter,” jelas Putu.

    Saat ini lanjut Putu, pihaknya sedang melakukan pengembangan atas kasus tersebut. “Siapa saja yang memesan, dan apakah pihak SPBU juga terlibat dalam kasus ini,” jelas Putu.

    Atas ulahnya, kedua pelaku dikenakan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah pada Pasal 40 Angka 9 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja dengan ancaman kurungan enam tahun penjara. (ANA)

  • Golkar Sumsel Tegaskan Loyal dan Solid Dukung Ketum Airlangga Hartanto

    Golkar Sumsel Tegaskan Loyal dan Solid Dukung Ketum Airlangga Hartanto

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Muncul isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang dilontarkan anggota Dewan Pakar Golkar Ridwan Hisjam baru-baru ini. Kendati demikian, DPD Partai Golkar Sumsel menyatakan tetap loyal dan solid mendukung Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto.

    Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Bobby Rizaldi mengatakan, kendati Munaslub terus bergulir, Golkar Sumsel tetap loyal terhadap Airlangga. Golkar Sumsel akan terus mengikuti arahan Airlangga dan strategi kemenangan Golkar di 2024.

    “Golkar Provinsi Sumsel dan jajaran hingga kabupaten dan kota loyal tanpa batas kepada Ketum Airlangga. Kami siap dan akan selalu mengikuti perintah Ketum. Baik terkait dukungan capres maupun strategi pemenangan Golkar di Pemilu 2024,” ujar Bobby melalui pesan Whatsapp, Kamis (13/7/2023).

    Bobby menuturkan, DPD Partai Golkar Sumsel tetap loyal terhadap Airlangga karena dianggap lebih paham terkait dinamika politik terkini. Khususnya menyangkut keputusan yang harus diambil terutama tentang pencapresan dirinya maupun arah dukungan Golkar di Pilpres 2024.

    “Keputusan Ketum akan tetap kami taati. Saat ini yang dibutuhkan bukan Munaslub. Melainkan kerja lintas sektor di internal Golkar untuk strategi menang pemilu,” katanya.

    “Bapak Airlangga memiliki kontribusi nyata Khususnya penanganan ekonomi pasca Pandemi COVID-19. Selain itu, Pak Airlangga yang saat ini menjabat Menko Perekonomian di kabinet Presiden Jokowi menjadi nilai tersendiri,” katanya.

    “Kami DPD Golkar Provinsi  Sumsel siap berjuang untuk kemenangan Ketum Airlangga dan Golkar di Pemilu 2024,” ujarnya.

    Bobby berharap semua sektor di Golkar, khususnya para senior agar mendukung langkah politik Airlangga. Terutama demi kemenangan Golkar. Isu yang berpotensi mengganggu proses pemenangan Golkar wajib dihindari.

    “Isu Munaslub termasuk yang tidak produktif.  Golkar Sumsel tidak akan merespon isu-isu yang terjadi. Apapun yang terjadi, DPD Golkar tetap loyal dan patuh  Ketum Golkar Airlangga sampai 2024. Munas boleh dilaksanakan sesuai mekanisme dan waktu yang telah ditentukan,” katanya.

    “DPD Partai Sumsel loyal 1000% ke Airlangga, dan fokus pemenangan pileg pilpres 2024. Percaya dengan kepemimpinan Airlangga akan memenangkan Golkar dalam kontestasi 2024. Munas nanti sesuai jadwal,” tandasnya. (ANA)

  • Jaga Lingkungan, Polda Sumsel Bersih-Bersih Sungai Sekanak

    Jaga Lingkungan, Polda Sumsel Bersih-Bersih Sungai Sekanak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Guna menjaga lingkungan, personel Polda Sumsel menggelar aksi bersih-bersih sungai di Bantaran Sungai Sekanak  di Jalan Demang lebar Daun Palembang, Kamis (13/7/2023).

    Kasubbid PID AKBP Suparlan menjelaskan, hari ini seluruh personel bersama-sama melakukan pembersihan di sungai tanpa mengenal pangkat.

    “Kami ingin kegiatan semacam ini tidak hanya seremonial. Tetapi rutin digelar minimal satu bulan sekali untuk menjaga lingkungan Kota Palembang,” harap Suparlan.

    Selain di Bantaran Sungai, aksi pembersihan ini juga digelar di setiap sekolah (baik negeri maupun swasta), seluruh desa, kelurahan, hotel, dan restoran se-Kota Palembang.

    “Jadi gelar aksi kebersihan ini tidak hanya dilakukan oleh personel Polda, Tetapi juga dibantu masyarakat sekitar, dan kami sangat mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang turun langsung pada hari ini, bergerak bersama Polri untuk keindahan Kota Palembang,” ucap Suparlan.

    Wadir Samapta Polda Sumsel AKBP Yusantiyo Sandy mengatakan, dirinya sangat mendukung jika kegiatan bersih-bersih yang dilakukan hari ini dijadikan program yang berkelanjutan.

    “Apalagi semua elemen terlibat tanpa ada kesenjangan apa pun,” kata Yusantiyo. (ANA)

  • 5 Polisi Diserang Puluhan Warga, Satu Personel Luka di Kepala

    5 Polisi Diserang Puluhan Warga, Satu Personel Luka di Kepala

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Peristiwa penyerangan terhadap anggota Polisi terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel). Lima personel Polsek Ulu Musi secara tiba-tiba diserang dan dikeroyok sekelompok orang secara membabi buta. Bahkan, ada anggota yang sampai mengalami luka robek di bagian kepala.

    Informasi yang dihimpun, bentrokan antara polisi dan warga ini terjadi di Desa Lubuk Puding Baru, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang, pada Rabu kemarin (12/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden ini terjadi saat anggota polisi sedang melakukan hunting dengan mengendarai mobil.

    Lima anggota polisi langsung diserang oleh warga yang berjumlah sekitar 20 orang mengendarai sepeda motor dengan membawa potongan kayu hingga batu. Akibatnya, salah satu anggota polisi dari Polsek Ulu Musi mengalami luka robek di bagian belakang kepala.

    Penyerangan ini bermula saat sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor ini diduga merasa terganggu dengan giat personel Polri. Bahkan, salah satu warga berkata; “Gara-gara kamu ini  pasien kami sepi,”.

    Kemudian setelahnya langsung melempar batu dan memukuli mobil dan anggota dengan kayu yang sudah mereka bawa. Dan sebagian mengambil disekitar tempat kejadian.

    Karena tidak seimbang jumlah, maka anggota Polri menghindar agar tidak terjadi tindak yang anarkis. Atas kejadian tersebut korban anggota Polri Brigpol DK (30), mengalami luka robek pada bagian belakang kepala. Saat ini korban tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Tebing Tinggi.

    Sementara itu, Kapolsek Ulu Musi Iptu Hariyono, beserta Camat Ulu Musi, Kepala Desa Lubuk Puding Lama, Kepala Desa Lubuk Puding Baru dan Kepala Desa Batu Bidung, turut berupaya meredam suasana atas kejadian tersebut agar warga dan anggota tidak terpropokasi.

    Sampai saat ini situasi masih kondusif. Pihak Polsek juga telah mendapat identitas terduga para pelaku dan segera melakukan pengejaran.

    Sementara untuk empat personel lainnya yaitu, Aipda MF, Bripka MBR, Briptu HM, dan Briptu SJ. Pihak Polres Empat Lawang maupun Polsek Ulu Musi, sampai berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. (ANA)

  • Propam Razia Penegakan Anggota, 4 Kendaraan Ditindak

    Propam Razia Penegakan Anggota, 4 Kendaraan Ditindak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang. Gelar operasi Penegakkan, Penertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap kendaraan pribadi maupun dinas yang masuk ke Mapolrestabes Palembang, Kamis (13/7/2023).

    Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasi Propam, Kompol Akagani mengatakan, bahwa kegiatan ini anggotanya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan.

    “Kita melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua maupun empat. Kita melakukan pemeriksaan  terhadap surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM,” ujarnya, kepada wartawan.

    Dalam kegiatan itu, lanjut dia mengatakan, bahwa ada empat kendaraan yang pihaknya lakukan penindakan. “Ada empat kendaraan yang kita lakukan tindakan, ada yang tidak membawa STNK, ada yang tidak menggunakan plat belakang,” ujarnya.

    Termasuk kendaraan anggota berpangkat Brigadir, dalam hal ini pihaknya melakukan sosialisasi terhadap anggota. Terkait Standar Operasional (SOP) perparkiran

    Perwira.

    “Jadi sesuai arahan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. Bahkan hanya kendaraan Perwira yang bisa memikirkan kendaraan di Mapolrestabes Palembang. Selain itu tidak boleh parkir,” terang dia.

    Bagi kendaraan yang pihaknya tahan harus melengkapi hal yang di langgarnya. “Harus melengkapi apa yang mereka langgar, kalau tidak motor akan kita tahan,” katanya.

    Untuk anggota yang terkena dalam kegiatan ini, akan terkena sangsi disiplin. “Anggota yang terjaring akan terkena sangsi disiplin,” tambah Kompol Akagani.

    Tidak hanya itu, lanjut Kompol Akagani menjelaskan, bahwa bila anggotanya menemukan adanya kendaraan masyarakat yang salah parkir akan langsung anggotanya tindak.

    “Tindakan kita dengan membuat kendaraan itu bannya kempes, sehingga mereka tahu kalau tempat mereka memikirkan kendaraan motor adalah tempat yang salah,” aku dia.

    Ia memastikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, namun secara mendadak dan tidak menentukan harinya. “Kita akan terus melakukan giat ini tapi untuk waktunya kita akan melakukannya secara mendadak,” tandasnya. (ANA)

  • Operasi Sikat Musi Menyasar Kendaraan Knalpot Brong

    Operasi Sikat Musi Menyasar Kendaraan Knalpot Brong

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam Operasi Patuh Musi 2023, anggota Satlantas Polrestabes Palembang menyasar pengendara mobil maupun motor yang menggunakan knalpot brong.

    Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasat Lantas, Kompol Emil Eka Putra mengatakan, per Selasa (11/7/2023), Anggota telah melakukan pengamanan terhadap 35 motor yang menggunakan knalpot brong.

    “Kita akan mengeluarkan motor itu, apabila mereka telah melengkapi surat kendaraan, kelengkapan kendaraan seperti kaca spion. Hingga mengganti knalpot brong itu dengan yang standar,” ujarnya, Kamis (13/7/2023).

    Tidak hanya itu, lanjut Kompol Emil menjelaskan, bahwa setelah mengganti knalpot dengan yang standar. Knalpot brong yang mereka miliki akan dimusnahkan.

    “Kita akan menyuruh pemilik kendaraan memusnahkan sendiri knalpot brongnya, dengan cara memotong. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada pemilik knalpot brong maupun sebagai contoh yang lainnya,” ungkapnya.

    Untuk tujuan utamanya sendiri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan lainnya. Agar tidak terganggu akibat suara berisik knalpot brong tersebut.

    “Kita harapkan dengan kegiatan yang kita lakukan ini, akan mampu menekan penggunaan knalpot brong di jalan raya,” tutur Kompol Emil. (ANA)

  • Gunakan DD Rp 1,7 Miliar untuk Foya-foya, Eks Kades Borang Dituntut 8 Tahun Bui

    Gunakan DD Rp 1,7 Miliar untuk Foya-foya, Eks Kades Borang Dituntut 8 Tahun Bui

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rajiman, mantan Kepala Desa (Kades) Borang, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, ditutut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana hukuman selama 8 tahun penjara.

    Terdakwa dituntut hukuman penjara atas keterlibatan melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 1,7 miliar tahun anggaran  2018-2019.

    Tuntutan tersebut dibacakan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin, dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Masriati, dalam persidanagan yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, pada Kamis (13/7/2023).

    Selain pidana penjara, terdakwa Rajiman juga di hukum pidana denda sebesar Rp 300 juta, subsider 3 bulan kurungan. Penuntut umum juga membebankan terdakwa untuk mengembalikan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,7 miliar.

    Dalam amar tuntutannya, penuntut umum menilai bahwa perbuatan terdakwa Rajiman telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana korupsi dana desa sebagaimana dalam dakwaan penuntut umum.

    Adapun hal-hal yang memberatkan, penuntut umum menilai bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan terdakwa pernah dihukum dalam perkara tindak pidana pencurian.

    Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan dalam persidangan.

    “Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rajiman selama 8 tahun penjara denda 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Menjatuhkan terdakwa pidana tambahan mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 1,7 miliar,” tegas penuntut, saat membacakan tuntutan.

    Setelah mendengarkan tuntutan tersebut terdakwa melalui penasehat hukumnya dari Posbakum PN Palembang akan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi secara tertulis.

    Dalam dakwaan, bahwa terdakwa Rajiman selaku Kepala Desa Pulau Borang Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin bersama-sama saudara Nawawi Kodir dan Noffaredy, pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 telah melakukan, yang menyuruh melakukan atau yang turut serta secara melawan hukum telah menyalahgunakan Dana Desa tahun Anggaran 2018 dan Tahun Anggaran 2019.

    Bahwa perbuatan terdakwa telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp 1,7 miliar.

    Adapun modus yang dilakukan terdakwa Rajiman yaitu, pada tahun 2018 dan tahun 2019 saat menjabat Kades Pulau Borang, menganggarkan beberapa kegiatan fisik dan kegiatan rutin Desa Pulau Borang dengan didukung dana yang bersumber dari Dana desa.

    Alokasi Dana Desa dan bantuan Gubernur pada tahun tersebut, ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan atau fiktif namun pada laporan realisasi pertanggung jawaban anggaran dibuat seolah-olah 100 persen.

    Dari hasil pemeriksaan terdakwa mengaku bahwa sebagian uang tersebut digunakan untuk kebutuhan pribadi dan berfoya-foya. Terdakwa Rajiman pada saat itu, sempat melarikan diri (Buron) dan berhasil ditangkap di wilayah Tangerang Banten. (ANA)

  • Ciptakan Lingkungan Sehat, Anggota Polres Banyuasin Bersihkan Sampah

    Ciptakan Lingkungan Sehat, Anggota Polres Banyuasin Bersihkan Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Anggota Polres Banyuasin, melakukan kerja bakti dengan bergotong royong membersihkan sampah di Jembatan Masjid Al Fallah di Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Kamis (13/7/2023).

    Anggota Polres Banyuasin tidak hanya menciptakan kebersihan di wilayah kelurahan Kedondong Raye, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan dan melayani masyarakat.

    Dalam rangka menciptakan kebersihan di wilayah tersebut, Anggota Polres Banyuasin dapat melakukan beberapa langkah yakni, mobilisasi sumber daya dengan melibatkan personel Polres Banyuasin dalam gotong royong membersihkan sampah.

    Dan hal ini menunjukkan kepedulian dan komitmen mereka terhadap kebersihan lingkungan. Mereka dapat mengatur waktu dan tenaga untuk melaksanakan kegiatan ini secara teratur.

    Kerjasama dengan masyarakat, yakni penting untuk melibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan ini. Dengan membangun hubungan yang baik antara Polisi dan masyarakat, mereka dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

    Edukasi dan kesadaran, yaitu selain membersihkan sampah, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan dampak buruk dari pembuangan sampah sembarangan.

    Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafi’i mengatakan, bahwa Polres Banyuasin dapat menyelenggarakan kampanye edukasi, seminar, atau diskusi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang isu ini.

    Menurut dia, pengelolaan sampah yang baik, selain membersihkan sampah, penting juga untuk memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Polres Banyuasin dapat berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pemerintah setempat atau lembaga pengelola sampah, untuk memastikan bahwa sampah yang terkumpul dikelola dengan benar.

    “Melalui langkah-langkah ini, Anggota Polres Banyuasin dapat memberikan contoh yang baik dalam menjaga kebersihan lingkungan dan juga dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat setempat. Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di wilayah tersebut,” ungkap dia. (ANA)

  • Peduli Korban Bencana Banjir, Bupati Popo Ali Serah Terima Bantuan Korban Terdampak Bencana

    Peduli Korban Bencana Banjir, Bupati Popo Ali Serah Terima Bantuan Korban Terdampak Bencana

    SUARAPUBLIK.ID, OKU SELATAN – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Popo Ali Martopo, B.Comm., didampingi Sekretaris Daerah, M. Rahmattullah, S.STP., M.M., hadiri Serah Terima Bantuan dari Hiswana Migas, Pertamina Peduli, dan Kajari OKU Selatan untuk korban terdampak Bencana Banjir di kabupaten OKU Selatan, Jum’at (07/07/2023), di Posko Tanggap Darurat Bencana (Lapangan Mapolsek Muaradua).

    Dalam kesempatan itu, Rika dari Hiswana Migas menyampaikan, ada 300 paket bantuan sembako yang disalurkan dari Hiswana Migas OKU Raya bekerja sama dengan Pertamina Peduli dan 100 paket dari KAJARI OKU Selatan yakni beras, mie instan, minyak goreng, gula, susu dan lainnya.

    “Semoga bantuan ini, bisa meringankan beban korban yang terdampak banjir, dengan harapan semoga tidak ada bencana susulan dan warga diharapkan untuk tetap waspada,” ujarnya.

    Bupati OKU Selatan menyampaikan atas nama Pemerintah kabupaten OKU Selatan, rasa terima kasih kepada Hiswana Migas yang telah menyalurkan bantuan yang tentunya sangat membantu. (Adv)

  • Pemkab Dukung Penuh PWI Muba di Ajang Porseniwada

    Pemkab Dukung Penuh PWI Muba di Ajang Porseniwada

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, pada Rabu (12/7/2023), mengadakan audensi dengan Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda), Musni Wijaya.

    Kehadiran para perwakilan pengurus PWI Muba ini, untuk membahas persiapan Pekan Olahraga dan Seni (Porseniwada) di Kota Lubuk Linggau. Rencananya Porseniwada inu akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

    Pertemuan ini diadakan dengan tujuan untuk memastikan koordinasi yang baik antara PWI Muba dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Porseniwada. Ketua PWI Musi Banyuasin, Kurnaidi, menyampaikan beberapa hal terkait persiapan Porseniwada.

    Ia menjelaskan, bahwa PWI Muba berkomitmen untuk mendukung dan memberikan liputan yang luas terhadap kegiatan ini guna mempromosikan olahraga dan seni di Kabupaten Muba.

    Salah satu hal yang dibahas adalah penentuan jadwal keberangkatan pelaksanaan Porseniwada. Terutama terkait, akomodasi dan trasnportasi yang akan digunakan para atlet dan official dari PWI Musi Banyuasin.

    “Untuk kesiapan atlet, sudah mencapai 95 persen. Tinggal lagi meminta bantuan kepada pemerintah kabupaten agar dapat difasilitasi mengenai Akomodasdi dan Transportasi untuk keberangkatan peserta pada tanggal 1 Agustus 2023,” ungkapnya.

    Jata Kuranaidi, hal itu penting mengajukan permohonan kepada PJ Sekda untuk memastikan ketersediaan sarana transportasi yang memadai dan aman bagi para atlet. “Sehingga para atlet dapat tiba di lokasi kegiatan dengan nyaman dan tepat waktu,” tegasnya.

    Sementara, PJ Sekda Musi Banyuasin, Musni Wijaya, menanggapi permohonan tersebut dengan memberikan jaminan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyediakan transportasi yang diperlukan.

    Dijelaskanya, koordinasi yang dilakukan oleh PWI Muba dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung kelancaran keberangkatan para atlet. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung promosi dan suksesnya acara Porseniwada.

    “Porseniwada merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan olahraga dan seni di Kabupaten Muba. Keberangkatan para atlet menjadi momen penting dalam perjalanan menuju acara tersebut. Melalui kerjasama antara PWI Muba dan pemerintah daerah, diharapkan proses keberangkatan para atlet dapat berjalan dengan lancar dan mendukung kesuksesan Porseniwada,” tegasnya.

    Dengan adanya koordinasi antara PWI Muba dan PJ Sekda ini, diharapkan semua persiapan dan dukungan yang diperlukan oleh para atlet dapat terpenuhi dengan baik.

    “Mengenai akomodasi dan transportasi tentu akan di dukung penuh, terutama mengenai kendaraan serta supir dan Bahan Bakar Minyak, semua akan disiapkan oleh Pemkab. Begitu juga sarana dan prasarana lainya, serta mungkin ada tambahan biaya untuk para atlet dan official,” imbuhnya. (ANA)

  • Pj Bupati Apriyadi Borong 500 Pasang Sandal Jepit Handmade Petani Karet Plakat Tinggi

    Pj Bupati Apriyadi Borong 500 Pasang Sandal Jepit Handmade Petani Karet Plakat Tinggi

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Sebanyak 500 pasang sandal jepit mendarat di Rumah Dinas Bupati Muba, Rabu (12/7/2023) pagi. Sandal jepit asli buatan tangan petani karet Desa Sialang Agung Kecamatan Plakat Tinggi ini dipesan langsung Pj Bupati Apriyadi Mahmud guna mendukung pengrajin sandal jepit handmade dari Kelompok Usaha Bersama Desa Sialang Agung Kecamatan Plakat Tinggi.

    “Sebenarnya saya memesan 1 ribu pasang untuk kemudian akan saya bagikan di Masjid-Masjid tetapi teman-teman pengerajin baru menyelesaikan 500 pasang,” ungkapnya.

    Lanjutnya, produksi sandal jepit dan aksesoris berbahan baku karet tersebut upaya Pemkab Muba untuk memaksimalkan upaya hilirisasi komoditas karet dan membantu UMKM Muba yang terus berinovasi wajib kita suport penuh.

    “Saya berkeyakinan dengan inovasi ini dapat mendorong upaya menstabilkan harga karet di Muba dan menjadi nilai tambah bagi warga Muba, dan ke depan saya ingin 100 persen proses pengerjaan dilakukan di Kabupaten Muba dan dieksekusi penuh oleh petani karet yang sudah mendapatkan pelatihan,” ulasnya.

    Sementara itu, salah satu petani karet dan pengrajin sandal jepit dari Plakat Tinggi, Sugiyono mengaku dirinya bersama tim menghabiskan waktu hampir selama 2 bulan menyelesaikan pembuatan 500 pasang sendal jepit.

    “Kami baru bisa menyelesaikan 500 pasang dari seribu pasang yang di order langsung oleh pak Bupati Apriyadi,” ulasnya.

    Ia menambahkan, untuk proses pembuatan 500 pasang sandal jepit tersebut menyerap 200 kilogram karet petani mandiri. “Untuk ukuran sandal jepitnya dari size 37-43 dan memilik lima varian warna yakni hitam, hijau, orange, cokelat, dan biru dengan harga untuk satu pasang dibanderol harga Rp60 ribu,” urainya.

    Ia berharap, ke depan para pengrajin bisa mendapatkan fasilitas mesin kompon agar proses pengerjaan pembuatan sandal bisa 100 persen dikerjakan di Plakat Tinggi.

    “Dengan harapan bisa dikerjakan full di Plakat Tinggi sesuai keinginan pak Bupati Apriyadi,” pungkasnya.

  • Terjerat Kasus Hukum, Sendi Nikahi Pujaan Hati di Ruang Tahanan

    Terjerat Kasus Hukum, Sendi Nikahi Pujaan Hati di Ruang Tahanan

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Raut wajah Sendi Sanjaya (22) dan Cindy Andini (19), nampak bahagia usai keduanya melangsungkan pernikahan di ruang tahanan Polres Empat Lawang, Rabu (12/7/2023).

    Bukan tanpa sebab, Sendi Sanjaya harus menikahi pujaan hatinya itu di kantor polisi, lantaran saat ini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena terlibat kasus pencurian sepeda motor.

    Pihak Polres Empat Lawang memberikan izin kepada kedua pihak keluarga untuk melangsungkan pernikahan Sendi Sanjaya dan Cindy Andini. Prosesi ijab kabul tersebut pun berlangsung lancar. Saat ini keduanya sudah sah sebagai sepasang suami dan istri.

    Pada kesempatan tersebut, kedua belah pihak keluarga juga turut hadir saat berlangsungnya pernikahan Sendi dan Cindy. Salah satunya yakni ayah kandung dari mempelai wanita yang bertindak sebagai wali nikah.

    Sendi Sanjaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan ia dan kekasihnya izin untuk melaksanaan penikahan tersebut.

    “Terima kasih kepada Polres Empat Lawang telah memfasilitasi pernikahan kami hari ini,” kata Sendi Sanjaya.

    Wakapolres Empat Lawang, Kompol Usril menyampaikan, meskipun berstatus tersangka, namun pihaknya tetap memberi hak kepada Sendi Sanjaya untuk menikahi kekasihnya.

    “Pihak keluarga, baik tersangka dan mempelai wanita, telah mengajukan permohonan untuk menikah di Polres Empat Lawang. Kita berikan izin dan fasilitas terhadap tersangka Sendi Sanjaya dan mempelai wanita Cindy Andini untuk melangsungkan pernikahan. Lalu setelah selesai berlangsungnya proses pernikahan tersangka kembali di tahan,” katanya. (ANA)

  • Berang Adiknya Dibilang Pelacur, Sukron Tusuk Saudara Ipar

    Berang Adiknya Dibilang Pelacur, Sukron Tusuk Saudara Ipar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sukron alias Iyon (33) nekat menusuk adik iparnya, M Apriansyah Putra (24). Sukron menikam Apriansyah lantaran sakit hati, sang adik dbilang pelacur oleh korban. Padahal, adik pelaku merupakan istri dari korban.

    Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Cindi Welang, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Selasa (11/7/2023), sekitar pukul 12.30 WIB.

    Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Ginanjar Aliya Sukmana mengungkapkan, kronologis kejadian bermula saat pelaku menemui korban di tempat kerjanya di Jalan Nangling Pasar Cinde.

    Di mana saat itu korban sedang berjualan barang onderdil. Lalu, pelaku menghampiri korban. Saat itulah terjadi cekcok mulut. Kemudian, korban mengambil satu buah gunting dan mengarahkannya kepada pelaku.

    “Jadi akibat dari gunting itu, jari tengah tangan kiri pelaku luka,” ungkap Ginanjar, Rabu (12/7/2023).

    Melihat serangan dari korban, pelaku langsung mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggang

    dan langsung menikam korban sebanyak enam kali. Akibatnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) RK Charitas Palembang.

    “Korban mengalami enam luka tusuk, dua di paha sebelah kiri, dua di lengan kiri, dan dua di bahu belakang,” ujar Ginanjar.

    Menurut Ginanjar, setelah ditusuk oleh pelaku, korban sempat berteriak minta tolong kepada warga. Mendengar teriakan dari korban, pelaku pun kocar-kacir dikejar massa.

    “Karena pada saat itu pelaku diteriaki maling oleh warga,” kata Ginanjar.

    Lalu, pelaku berlari dengan masih membawa pisau ke arah pos lantas di depan Bank Mandiri. “Karena tidak ada anggota polisi di sana, pelaku kemudian lari menuju Pos lantas Simpang Charitas,” jelas Ginanjar.

    Sebelum tiba di Pos lantas, pelaku sempat dilempar batu oleh massa dan mengenai kepala pelaku.

    “Tiba di Pos lantas pelaku melihat ada anggota kepolisian yang mengatur lalu lintas, sehingga pelaku ini meminta tolong kepada anggota Polisi. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Ilir Barat I Palembang,” beber Ginanjar.

    “Berdasarkan keterangan pelaku, dia nekat menikam korban karena sakit hati adiknya dibilang pelacur oleh korban,” tutur Ginanjar.

    Atas ulahnya, pelaku dikenakan Pasal 351 KUHPidana Ayat 2 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ANA)

  • OKI Kejar Target Penurunan Stunting 14 Persen di 2024

    OKI Kejar Target Penurunan Stunting 14 Persen di 2024

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Setelah berhasil menurunkan angka stunting signifikan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mengejar target penurunan stunting nasional menjadi 14 persen di tahun 2024. Angka ini dinilai realistis karena tahun ini OKI mampu menerunkan stunting signifikan dari 32,2 persen menjadi 15,1 persen.

    Sekretaris Daerah OKI, Asmar Wijaya, pada pertemuan audit kasus stunting tingkat Kabupaten, menyampaikan bahwa OKI menjadi Kabupaten terbaik pertama dalam penurunan stunting dibandingkan Kabupaten/Kota lain di wilayah Sumsel.

    “Pencapaian terbaik ini bisa di raih dikarenakan TIM Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI berhasil menurunkan angka stunting sebanyak 17,1 persen yang sebelumnya berada di angka 32,2 persen menjadi 15,1 persen. Hal ini jadi motivasi kita semua untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja kita sebagai tim percepatan penurunan stunting,” kata Asmar.

    Asmar tak henti-hentinya mengajak para mitra kerja Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DPPKB) OKI terutama dari seluruh komponen lainnya agar tetap memberikan dukungan dan komitmennya membantu menyukseskan program percepatan penurunan stunting.

    “Tugas kita belum tuntas hanya sampai disini, tetap jaga kekompakan perkuat strategi pencegahan dan penurunan untuk menuju Kabupaten Zero Kasus Stunting,” harap Asmar.

    Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten OKI, H.M. Lubis, menyampaikan Audit Kasus Stunting Bukanlah Audit Biasa Seperti Audit Akuntabilitas Dan Juga Berbeda Dengan Audit Maternal Perinatal. Audit Kasus Stunting Ini Terkait Dengan Medical Record Atau Data Yang Sifatnya Individu Dan Tidak Melupakan Kerahasiaan Yang Menjadi Pokok Paling Penting.

    “Kita Membutuhkan Penapisan Kasus-Kasus Yang Sulit Jadi Disinilah Kaitannya Dengan Audit Stunting. Kalau Ada Kasus Stunting Di Adjust Sebagai Stunting Ternyata Ada Underline Problem, Underline Desease dan Ada Penyakit Yang Ada Di Balik Stunting, Yaitu Kelainan Otak, Kelainan Ginjal Atau Jantung,” kata Lubis.

    Lubis menjelaskan, ada empat tahapan dalam audit kasus stunting di Kabupaten Ogan Komering Ilir, pertama, Pembentukan Tim Audit Kasus Stunting. Kedua, Pelaksanaan Audit Dan Manajemen Pendampingan Dengan Mengidentifikasi Dan Seleksi Kasus Kelompok Sasaran Dan Kajian Serta Rencana Tindak Lanjut.

    Ketiga, Diseminasi Audit Kasus Stunting Secara Reguler. Keempat,Memberikan Respon /Tindak Lanjut Rekomendasi. Audit Stunting Sesi II Difokuskan Pada Kajian/Temuan Kasus Dengan Memberikan Pemahaman Terhadap Pencegahan Dan Penanganan Stunting.

    “Semoga Dengan Adanya Tim Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Ini Dapat Mendukung Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI,” imbuhnya.

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Mediheryanto, mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh TIM Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten OKI.

    “Mengatasi stunting tidak boleh setengah-setengah. Terlebih di daerah memiliki otoritas untuk melakukan upaya percepatan dalam penurunan stunting. OKI sudah melakukan tugas dengan baik, saat ini pertahankan bila perlu dilakukan peningkatan capaian untuk ke depannya”, ungkap Medi.

    Medi menginginkan agar seluruh pihak tidak lenggah dengan capaian prestasi ini, tetap fokus untuk berkinerja dengan baik.

    “Teorinya maupun teknisnya Kabupaten OKI sudah on the right track. Hanya saya tekankan, kepada kawan-kawan dari dari kabupaten OKI bisa mengadopsi hal baik lain di daerah lain ataupun sebaliknya,” terangnya. (ANA)

  • Pemkot Palembang Hadiri Apeksi Di Makassar

    Pemkot Palembang Hadiri Apeksi Di Makassar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI 2023 di kota Makasar mengusung tema Kota kita maju, Indonesia kuat.

    Tahun 2023 merupakan tahun krusial bagi sebagian besar pemerintah daerah
    termasuk pemerintah kota, karena memasuki masa transisi menuju suksesi pemerintah daerah tahun 2024.

    Banyak aspek yang harus dipersiapkan pemerintah kota untuk menuju pemerintah baru paska Pilkada 2024 nanti.

    Tantangan yang dihadapi pemerintah kota tidak hanya situasi politik nasional, namun juga berbagai isu global yang patut menjadi perhatian.

    APEKSI sebagai wadah bagi pemerintah kota seluruh Indonesia memiliki peran strategis dalam melaksanakan berbagai upaya percepatan pembangunan termasuk mengawal pemerintah kota berjalan optimal di masa transisi.

    Pembelajaran pandemi selama 3 (tiga) tahun, menjadikan pemerintah kota
    semakin peka, kuat dan kreatif dalam menjalankan proses pembangunan. Dengan
    demikian berbagai tantangan yang dihadapi baik skala lokal, nasional maupun global diharapkan semakin mampu dihadapi. Proses saling belajar, penguatan koordinasi dan membangun sinergi dengan berbagai pihak, menjadikan kota akan semakin kuat dan maju.

    Untuk itu, pada forum Rakernas APEKSI yang merupakan forum konsolidasi antar pemerintah kota seluruh Indonesia akan mengangkat tema “Kota Kita Maju,
    Indonesia Kita Kuat”.

    Menurut Ketua Apeksi Bima Arya, melalui tema yang diangkat tentunya moment Apeksi yang diselenggarakan di Makasar membuat saya takjub. Dimana-mana hotel penuh, tiket pesawat pulang pergi telah terjual habis.

    “Ini membuktikan indeks ekonomi melesat dengan cepat grafiknya. maka dari itu capaian pertumbuhan ekonomi melalui rangkaian Apeksi sangat membawa perubahan dan pergerakan ekonomi khususnya di kota Se Indonesia, rakernas XVI ini akan meliputi serangkaian kegiatan dengan semangat pembangunan berkelanjutan (sustainable development), penguatan peluang investasi, dan promosi produk, inovasi dan kuliner lokal (local pride).” jelasnya saat membuka rapat Apeksi di gedung Upperhills Makasar rabu (12/7/2023)

    Ditempat yang sama mewakili Walikota Palembang, Pelaksana Harian (Plh) Sekda kota Palembang
    Yanuarpan Yany menambahkan, jika ajang silahturahmi melalui Apeksi ini sangat bermanfaat sekali dan menggerakan perekonomian kota setempat.

    “Palembang sendiri sudah dipercaya ketika menjadi tuan rumah saat HUT Apeksi bulan kemarin, terbukti dari beberapa aspek perekonomian dari kuliner, objek wisata membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha tentunya,” singkatnya.

  • Dua Pemuda Pengancam Raka hingga Tewas Terjatuh dari Motor Ditangkap Unit Ranmor

    Dua Pemuda Pengancam Raka hingga Tewas Terjatuh dari Motor Ditangkap Unit Ranmor

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap dua orang diduga pelaku, yang mengancam dan mengejar seorang pemuda bernama Raka Laksmono (20), hingga tewas menabrak trotoar, di Jalan Perintis Kemerdekaan pada Minggu dini hari (9/7/2023).

    Kedua pelaku yakni AM (17) dan K (15), warga Kecamatan Ilir Timur III Palembang. Pelaku diamankan di kediamannya masing-masing, setelah diserahkan pihak keluarga.

    Kepada polisi, dua remaja tersebut mengaku mulanya mereka di sweeping oleh sekelompok orang menggunakan senjata tajam. Niat ingin membalas keduanya pulang mengambil celurit di rumah AM.

    “Kami di-sweeping sekelompok orang waktu di jalan. Lalu niat kami akan membalas dan pulang mengambil celurit,” ungkap AM, saat diamankan, Rabu (12/7/2023).

    Keduanya langsung keluar dengan niat mencari orang yang mensweeping mereka, namun tidak ketemu. Saat di lampu merah Simpang Charitas, pelaku bertemu dengan korban yang duduk di tengah berboncengan tiga sepeda motor.

    Dia mengaku tak tahu apakah korban bagian dari rombongan yang mensweeping. “Korban dibonceng duduk di tengah. Dia lihat-lihat kami. Kami dak senang lalu saya keluarkan celurit sambil teriak ‘Mati kau‘ ke korban,” ujarnya.

    Ketika di Jalan Veteran, korban memanggil pelaku seolah menantangnya. Sehingga membuat keduanya semakin bernafsu mengejar korban.

    “Rombongan korban berjumlah tujuh orang mengendari dua motor. Ada perempuan juga yang bonceng empat. Korban memanggil kami sambil melambaikan tangan, ” katanya.

    Pelaku mengejar korban yang mengarah ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Lalu saat di lokasi setelah korban memutar arah, tiba-tiba motor yang dikendarai teman korban masuk ke lobang dan membuatnya terpental.

    “Korban dan teman-temannya terjatuh kena lobang yang ada genangan air lalu kena trotoar. Kami tidak lihat lagi korban bagaimana kondisinya setelah itu. Kami langsung pergi,” katanya.

    Ia sama sekali tidak tahu jika korban sampai meninggal dunia usai mereka kejar dari Simpang Charitas. “Niat kami cuma mau nakut-nakuti dia saja, belum sempat menyabet korban pakai sajam,” akunya.

    Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, melalui Kanit Ranmor, AKP Irsan Ismail, membenarkan pelaku sudah ditangkap. Pelaku dikenakan pasal 335 KUHP tentang pengancaman.

    “Benar, pelaku ditangkap dan sudah kami amankan di Polrestabes Palembang. Tersangka sedang dimintai keterangan, ” jelasnya. (ANA)

  • Realisasi DD, Pemdes Talang Ipuh Bangun Embung Penampungan Air

    Realisasi DD, Pemdes Talang Ipuh Bangun Embung Penampungan Air

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, mulai merealisasikan kegiatan fisik penggunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2023, yakni dengan membangun Embung.

    Kades Talang Ipuh, Ardina mengatakan, pekerjaan embung ini tempat penampungan air dan ini sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang sudah tertuang dalam APBDes Tahun Anggaran 2023.

    “Pembangunan embung sudah menjadi skala prioritas di tahun ini hasil dari musyawarah desa (Musdes) antara Pemerintah desa dan BPD serta tokoh masyarakat,” ungkap Kades Ardina, Selasa (11/7/2023).

    Menurut Ardina, sesuai dengan kesepakatan yang dilahirkan dalam Musdes penyampaian usulan pembangunan bersama BPD dan tokoh masyarakat, Kemudian usulan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

    “Kami menargetkan seluruh Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKPDes) yang sudah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2023 selesai tepat waktu,” tegas dia.

    Ia juga berharap pembangunan embung tempat penampungan air ini dapat terealisasi sebaik mungkin dan mudah-mudahan semua kegiatan di tahun 2023 ini berjalan lancar dan tidak ada hambatan.

    “Pembangunan embung tempat penampungan air ini dengan panjang 30 meter, lebar 20 meter dan tinggi 2 meter. Saat ini pembangunannya sudah hampir rampung seratus persen,” jelas dia, seraya menyebut semoga nanti ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. (ANA)

  • Satu Hari di Dalam Sel Tahanan, Lina Mukherjee Dilarikan ke Poliklinik, Sakit?

    Satu Hari di Dalam Sel Tahanan, Lina Mukherjee Dilarikan ke Poliklinik, Sakit?

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Baru satu hari mendekam di sel tahanan, TikTokers Lina Mukherjee langsung mendapat pemeriksaan dari tim medis di Poliklinik. Lina dibawa ke Poliklinik usai mengalami pusing dari nyeri pada ulu hati.

    Untuk diketahui, Lina Mukherjee ditahan di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang, terhitung sejak Senin kemarin (10/7/2023). Dia ditahan atas dugaan kasus penistaan Agama, usai memposting video makan kriuk babi sambil membaca bismillah di akun TikTok miliknya.

    Penahanan Lina Mukherjee dibenarkan Kepala Lapas Kejari Palembang, Ike Rahmawati. Dikatakan Ike, pada hari pertama ditahan, Lina Mukherjee mengeluh sedikit pusing dan nyeri pada ulu hati.

    “Yang bersangkutan (Lina Mukherjee) sudah kami bawa ke Poliklinik untuk dilakukan konseling. Namun, dia menangis dan itu hal yang wajar,” ujar Ike, Selasa (11/7/2023).

    Kata Ike, Lina Mukherjee saat ini ditahan di Sel Masa Pengenalan Lingkuangan (Mapenaling).

    “Dia (Lina) ditahan di sel tersebut karena belum boleh berhubungan dengan teman-temannya atau dengan orang luar. Hanya boleh dengan pengacaranya saja,” kata Ike.

    Setelah masa penahanan 14 hari, Lina akan dipindahkan ke kamar yang lebih besar lagi dan digabung dengan teman-teman tahanan lainnya.

    “Saat ini Lina Mukherjee ditahan bersama dua tahanan lainnya, di sel Mapenaling tersebut,” ungkap Ike. (ANA)

  • Ungkap Pemasok Pil Ekstasi di Kampung Baru, Polisi Amankan 5 Tersangka

    Ungkap Pemasok Pil Ekstasi di Kampung Baru, Polisi Amankan 5 Tersangka

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel menangkap lima jaringan narkoba yang kerap beraksi di Kampung Baru Palembang.

    Kelima pelaku ialah ML (22), WL (35), AP (34), AL (40), dan MY (30). Selain menangkap pelaku, polisi juga turut mengamankan barang bukti 100 butir pil ekstasi warna oren dengan berat 36,55 gram.

    Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel Kompol Tri Wahyudi mengungkapkan, tertangkapnya kelima tersangka berkat laporan dari masyarakat akan ada transaksi narkoba jenis ekstasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    Usai mendapatkan laporan tersebut pihaknya langsung bergerak ke TKP. “Setelah tiba, kami langsung melakukan pengecekan dan berhasil menangkap pelaku ML (22) dan WL (35),” ungkap Kompol Tri, Selasa (11/7/2023).

    Pelaku ML dan WL, kata Tri, ditangkap di kawasan Kampung Baru di Jalan Surya Sakti Kecamatan, Sukarami Palembang. “Dari keduanya kami dapatkan satu kantong keresek berisi 100 narkotika jenis ekstasi,” kata Kompol Tri.

    Ditangkapnya kedua pelaku, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap satu pelaku berinisial AP.

    “Kami kembangkan dan berhasil menangkap dua orang pelaku lagi berinisial AL dan MY di lokasi berbeda,” terang dia.

    Dikatakan Tri bahwa pelaku ML dan WL memang sering melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi di lokasi penangkapan.

    “Saat ini kelimanya masih dilakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui pasti barang haram tersebut di pasok dari mana,” jelas dia.

    Lebih lanjut Tri mengatakan bahwa saat ini para pelaku masih dalam pemeriksaan. “Kelima pelaku masih kami periksa untuk mengetahui motif dan peran masing-masing dari mereka,” tutur dia. (ANA)

  • Audiensi dengan Disdikbud, PWI Siap Kawal Pembangunan di Muba

    Audiensi dengan Disdikbud, PWI Siap Kawal Pembangunan di Muba

    SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), siap berperan dalam mengawasi pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

    Hal ini terungkap saat Ketua PWI Muba beserta jajarannya melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin, pada Selasa (11/7/2023). Dalam audiensi tersebut, Ketua PWI Muba disambut hangat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Iskandar Syahrianto, didampingi Sekretaris Dinas, Sukarni.

    Ketua PWI Muba, Kurnaidi, mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba dengan PWI Muba, terutama terkait sejumlah program kerja PWI dan pemberitaan.

    “PWI Muba telah menjadi bagian penting dalam pembangunan di Musi Banyuasin. Oleh karena itu, kami berharap agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat mendukung penuh sejumlah program dan kegiatan di PWI Muba, terutama dalam pemberitaan, untuk membantu mengawal kelangsungan pembangunan di wilayah Musi Banyuasin,” kata Kurnaidi.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Iskandar Syahrianto, menyambut baik sejumlah rencana kegiatan PWI Muba dan menyatakan akan mendukung penuh kegiatan tersebut.

    Ia menekankan bahwa PWI merupakan salah satu wadah publikasi bagi pemerintah Muba, dan selama ini hubungan antara PWI dan Disdik Muba telah sangat baik. Hal ini menjadi sebuah kemitraan yang saling menguntungkan antara pemerintah Muba, khususnya Disdik Muba, dengan PWI Muba.

    “Dengan adanya pertemuan ini, ke depannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba berkomitmen untuk terus menjalin hubungan yang lebih baik, terutama dalam pemberitaan yang positif dan membangun,” tutur Iskandar. (ANA)

  • Gubernur Lepas 138 Kontingen Pornas Korpri Sumsel yang Akan  Berlaga di  Kota   Semarang

    Gubernur Lepas 138 Kontingen Pornas Korpri Sumsel yang Akan  Berlaga di  Kota   Semarang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Gubenur Sumsel H Herman Deru melepas keberangkatan 138 orang Kontingen  asal Sumsel yang akan bertanding pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) XVI  di Kota Semarang  Provinsi Jawa Tengah.

     

    Ke 130 kontingen asal Sumsel tersebut terdiri dari  atlet, pelatih dan official  yang akan  bertanding  mulai  tanggal 13  –  23 Juli 2023 mendatang .  Dalam arahakannya, Herman Deru  dengan yakin setelag melihat d semangat dan kesiapan para atlet akan berhasil  meraih prestasi sehingga dapat mengharumkan nama baik Provinsi Sumsel di kancah nasional.

     

    “Begitu berat beban di pundak serta nama baik Provinsi dibawa tapi dengan keyakinan yang ada di moto kita bersatu teguh saya yakin kita menang,”kata Herman Deru saat Pengarahan dan Pelepasan Kontingen PORNAS KORPRI di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (11/7).

     

    Menurut Herman Deru, menang tidak semata-mata membawa pulang mendali, namun yang lebih penting   esensi dari PORNAS itu adalah silaturahmi.

     

    “Nah didalam silaturahmi seluruh para KORPRI seluruh Indonesia itu banyak hal yang kita petik baik itu bertukar-menukar pengalaman dalam bidang kerja serta lainnya. Oleh karena itu hal ini akan menjadi asupan baru untuk menambah wawasan, “ungkapnya.

     

    Selain itu, lanjut Herman Deru pada ajang ini yang ditunjukan adalah eksistensi KORPRI itu sendiri bahwa KORPRI tidak hanya handal dibalik meja dan dilapangan hanya tupoksi tapi juga handal dalam olahraga.

     

    “Oleh karena itu jangan memalu-malukan, tidak ada di dalam kompetisi canda- candaan, begitu kita sudah di arena artinya kita serius. Menang kalah itu tergantung keahlian kita dan penilaian para juri,” terangnya.

     

    Tentu kata Herman Deru masyarakat Sumsel akan terus mendoakan para Kontingen KORPRI ini agar dapat memberikan hasil yang terbaik pada ajang Pornas nanti.

     

    “Nah ini yang menjadi suplemen tetap menjadi Korpri yang handal. Kami doakan kalian untuk sehat, ceria bahwa ini adalah ajang kita untuk memperkenalkan Sumsel dengan sikap yang baik. Jadi jangan sampai ada perilaku yang menyambut orang tidak nyaman. Serius saat bertanding, boleh ceria tapi ingat kita tetap orientasi pada prestasi,” tutupnya.

     

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Rudi Irawan menyebutkan PORNAS KORPRI akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli sampai 23 Juli 2023 di Kota Semarang.

     

    “Kotingen PORNAS KORPRI Sumsel akan mengikuti 9 cabang olahraga diantaranya, Gateball, Bulutangkis, Catur, Tenis Lapangan, Futsal, Senam Korpri, Bola Basket, Tenis Meja dan Balap Sepeda. Dengan Jumlah atlit, pelatih dan official sebanyak 138 orang,” ungkapnya.

     

    Pada kesempatan ini Gubernur Herman Deru melakukan pemasangan jaket secara simbolis kepada atlet tanda dilepasnya untuk mengikuti PORNAS KORPRI. Serta Penyerahan Bendera Petaka Kontingen kepada Ketua Kontingen PORNAS KORPRI, Hj. Nora Elisya.

  • Pemkab Muba Dukung Penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa

    Pemkab Muba Dukung Penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) yang di canangkan Pemerintah Pusat.

    Hal ini disampaikan Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi melalui Plt Kepala Dinas Pemerintah Desa Erdian Syahri, diwakili Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi dan Desa Herbal Fajar yang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kick Off Pelaksanaan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2023, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman No.86, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023).

    Disela kegiatan ini Kabid Pembangunan Ekonomi dan Desa Herbal Fajar menuturkan P3PD merupakan program pemerintah dalam mendukung implementasi Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, yang secara struktur dikawal oleh beberapa kementerian dan lembaga

    Menurutnya program tersebut sangat berdampak positif bagi pemerintah desa, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan desa dalam rangka memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pembangunan desa di lokasi program, melalui perbaikan kinerja pemerintah dan aparat desa melalui penguatan sistem peningkatan kapasitas yang berbasis permintaan dan kebutuhan.

    “Oleh karena itu P3PD diharapkan dapat membawa perubahan pada sistem pembinaan dan pengawasan desa serta pemerintah daerah sehingga P3PD dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

    Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang memimpin langsung Rakornas itu menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemerintahan desa. Penguatan itu dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.

    “Apalagi desa memiliki peran yang penting dalam mewujudkan salah satu Nawacita Presiden Joko Widodo yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” kata Tito Karnavian.

    Mendagri menjelaskan, penguatan pemerintahan desa perlu dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya urbanisasi yang masif. Selain itu, langkah tersebut juga diperlukan untuk mendorong lahirnya sentra perekonomian baru di desa.

    “Kami berharap kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi, daerah maupun desa agar dapat mendukung program ini,” tutupnya.

  • Bencana Longsor dan Banjir Mengancam Lahat

    Bencana Longsor dan Banjir Mengancam Lahat

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Lahat H Ali Afandi meminta agar masyarakat lebih waspada bila debit air sungai sudah mulai naik dan hujan dalam jangka waktu lama. “Bisa jadi juga di hulu sungai hujan deras sehingga air sungai naik. Jadi masyarakat bisa lebih waspada dan menghentikan aktivitas di pinggi sungai,” ungkapnya, Selasa (11/7)

    Lanjutnya bahwa pihak BPBD Lahat terus memberikan peringatan ke Kecamatan mengenai cuaca. Diharapkan peringatann tersebut diketahui masyarakat dan mentaati arahan pihak kecamatan, desa hingga pihak Koramil dan Kepolisian. Guna meminimalisir terjadi korban. Untuk para petani/pekebun agar tetap waspada. Apalagi berada di lereng perbukitan dan pinggir sungai.

    Selain itu, rumah warga yang berada di pinggiran sungai juga dapat menjauh bila sungai meluap dan masuk ke dalam rumah. Pihaknya tidak ingin ada kejadian rumah dan penghuninya ikut hanyut. Apalagi dengan alasan menjaga rumah. “Jadi ikuti arah petugas bila ada bencana banjir dan meluapnya air sungai,” tambahnya.

    Disinggung kenapa air sungai saat ini mudah meluap dan cepat naik serta surut. Lantaran perbukitan sudah vanyak gundul. Diharapkan bila berkebun tetap menanam tanaman perpohonan. Lantaran topografi Kabupaten Lahat ialah perbukitan, sehingga bila bukit gundul. Maka daya serap air tidak ada dan bisa menyababkan meluapnya air sungai serta longsor. Seperti diketahui, sempat hujan mengguyur Kabupaten Lahat pada pekan lalu yang menyebabkan debit air sungai kembali tinggi. Salah satunya daerah rawan banjir di Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang Lahat.

    Akibatnya sempat lalu lintas jalan Lahat- Pagaralam terganggu lantaran air meluap ke jalan. Lalu salah satu petani, Seteinhar (45) warga Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Sakti Lahat yang berkebun di Gumay Ulu, hanyut tenggelam di Sungai Are Gumay Ulu. Belum lagi longsor dan jalan licin akibat material tanah basah menutupi beberapa titik jalan lintas di Kabupaten Lahat.