Optimalkan PBB, Camat Tebing Tinggi Temukan Banyak Perubahan Nama Wajib Pajak

- Redaksi

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Noperman Subhi camat Tebing Tinggi saat mendatangi kantor lurah Kelumpang Jaya, meninjau pembayaran PBB warga.

Noperman Subhi camat Tebing Tinggi saat mendatangi kantor lurah Kelumpang Jaya, meninjau pembayaran PBB warga.

SUARAPUBLIK.ID, EMPATLAWAÑG – Guna memaksimalkan capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Tebing Tinggi khususnya di kelurahan, Noperman Subhi camat Tebing Tinggi mendatangi kantor lurah Kelumpang Jaya. Menanyakan usaha lurah beserta staf memaksimalkan pembayaran PBB.

Kedatangan camat Tebing Tinggi disambut oleh sekretaris Lurah dan staf serta beberapa RW dan RT yang sempat diundang.

Berdasarkan keterangan M Munawir, kepala seksi Pemerintahan kelurahan Kelumpang Jaya, mereka telah mendatangi warga meminta untuk segera membayar PBB. Namun di lapangan banyak ditemukannya perubahan nama wajib pajak. Itu artinya sudah ada pergeseran kepemilikan tanah maupun bangunan. Banyak juga ditemukan adanya bangunan baru yang tidak terdata sebagai wajib pajak (WP).

M Munawir biasa dipanggil Awing, yang sebelumnya bertugas di kantor Camat Tebing Tinggi menjelaskan, data yang dipakai sebagai wajib pajak merupakan data tahun 2016 sehingga wajar banyak perubahan wajib pajak.

Sementara, Camat Tebing Tinggi meminta agar lurah Kelumpang Jaya melaporkan kembali ke dinas terkait perubahan nama wajib pajak.

Secepatnya Noperman Subhi akan memantau progres pembayaran PBB di lima kelurahan yang lainnya maupun di 20 desa. Tersebar di Tebing Tinggi mulai dari desa Ujung Alih sampai Sugiwaras.

“PBB sendiri merupakan sebuah biaya yang harus disetorkan atas keberadaan tanah dan bangunan yang memberikan keuntungan dan kedudukan sosial ekonomi bagi seseorang ataupun badan,” ujarnya.

Camat berharap, semoga ke depannya warga masyarakat wajib PBB dapat melunasi apa yang menjadi kewajibannya. “Jangan sampai kecamatan Tebing Tinggi menjadi yang terbesar menunggak PBB,” tegas Noperman yang sebelumnya menjadi camat di Pasemah Air Keruh. (Alf)

Berita Terkait

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin
Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat
Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis
Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap
Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar
Polres Empat Lawang Resmikan Sumur Bor, Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Joncik Minta PGRI Empat Lawang Tak Berhenti pada Seremoni
Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:02 WIB

Tiga Anak Diamankan Polsek Tebing Tinggi, Terlibat Curas di Tanjung Beringin

Selasa, 29 September 2026 - 18:03 WIB

Polres Empat Lawang Peringkat II IKPA Kategori Pagu Besar di KPPN Lahat

Selasa, 29 September 2026 - 15:05 WIB

Menuju indonesia Bebas Rabies 2030, Gelar Vaksin Gratis

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

Curanmor di Kantor SPPG Empat Lawang Terungkap, Satu Terduga Pelaku Ditangkap

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Cegah Harga Diatas HET, Satgas BAPANAS Sidak Pasar

Berita Terbaru