OKI Perkuat Sinergi Antisipasi Bencana Karhutlah

- Redaksi

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi untuk mencegah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).

Rapat Koordinasi untuk mencegah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla).

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten OKI melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perkuat sinergitas lintas organisasi perangkat daerah, perusahaan lokal, dan pihak lain.

Pada gelar Rapat Koordinasi untuk mencegah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla). Kesiapsiagaan menghadapi bencana asap akibat karhutla tahun 2023.

Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, H. Husin, S.Pd, MM., M.Pd menyampaikan fenomena kebakaran hutan dan lahan harus jadi perhatian terutama berfokus dalam upaya pencegahan.

“Meskipun beberapa tahun terakhir cenderung aman dari fenomena kebakaran hutan dan lahan tetapi kita tetap harus siaga dan memperkuat sinergitas untuk melakukan pencegahan, karena dampak kerugian kebakaran hutan dan lahan yang sangat fantastis sebisa mungkin kita hindari,” ungkap Husin, Kamis, (23/02).

Husin mengatakan, ada empat wilayah kecamatan yang potensi terjadi Karhutlah Yaitu Kecamatan Pampangan; Kecamatan Pangkalan Lampan, Kecamatan Cengal dan Kecamatan Sungai Menang.

“Meskipun empat wilayah ini yang potensial terjadi karhutlah, namun kami tekankan untuk wilayah lain juga harus melakukan pencegahan secara maksimal. Lebih baik kita cegah daripada mengatasi,” imbuhnya.

Husin menyampaikan  telah cukup banyak langkah dan upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan karhutlah.

Salah satunya terbit Peraturan Buapti tahun 2016 tentang Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

“Jaga dan perkuat terus sinergitas, kita fokus pencegahan secara maksimal,” pesan Husin.

Sebelumnya, Kepala BPBD OKI Listiadi Martin berfokus pada pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi terjadinya Karhutla.

“Kita bangun keterpaduan untuk mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki dalam pencegahan maupun  penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” kata Listiadi.

Ia menambahkan, 70 persen berfokus pencegahan daripada penanggulangan.

“Semua kemampuan dan sumber daya kita optimal untuk pencegahan terjadi Karhutlah di OKI. Jaga Alam maka Alam Jaga Kita,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar
OKI Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla di Wilayah Raw
Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .
47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Tanggulangi Karhutlah, 1.470 Personel Perusahaan dan 176 KTPA Siaga di OKI .

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Ogan Komering Ilir

Enam Perusahaan Diawasi, Pemkab OKI Verifikasi Area Terbakar

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:37 WIB