Ngaku Diupah Rp5 Juta, Bambang Terima Titipan Sabu

- Redaksi

Kamis, 28 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Berdalih mendapatkan upah uang sebesar Rp5 juta, Bambang Alamsyah (34), warga Jalan Mayor Zen, Lorong Yada, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang, mau menerima titipan narkoba jenis sabu-sabu.

Akibat perbuatan tersebut, Bambang ditangkap anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang di rumah kontrakannya di Jalan Kartowinangun, Lorong Atmo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang.

Ditemui saat pers rilis ungkap kasus Operasi Pekat Musi 2024, Rabu (27/3), Bambang mengakui perbuatannya. Dia mengatakan, barang haram tersebut bukan miliknya, melainkan milik seseorang berinisial F.

“Barang itu titipan orang. Bukan punya saya, milik Firman Pak. Saya mendapatkan upah Rp5 juta, uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Bambang ketika diwawancarai awak media.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Narkoba AKBP Mario Ivanry mengatakan, pihaknya telah menggelar Operasi Sikat Musi 2024 selama kurang lebih 20 hari.

“Dari 21 laporan polisi yang telah kita ungkap, dari satu laporan yang menonjol dengan nomor LP/A/56/III/2024/SPKT.Satnarkoba/Polrestabes Palembang dari laporan itu kita amankan satu tersangka berinisial BA,” kata Harryo.

Harryo menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka BA di kawasan Sukarami Palembang, diamankan barang bukti berupa 533 gram narkoba jenis sabu-sabu dan 77 butir pil ekstasi.

“Pelaku berstatus sebagai pengedar narkoba, kita kenakan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi
Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta
Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang
Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Nekat Akhiri Hidupnya, Fikri Sempat Kirim Pesan Kepada Keluarga
Polisi Bekuk Pemuda 21 Tahun, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan Anak di OKU

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WIB

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi

Rabu, 23 September 2026 - 11:58 WIB

Diduga Bobol Rumah Warga, ZH Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Direktur Perusahaan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp80 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:59 WIB

Balap Liar Tengah Malam, 107 Motor Diangkut ke Mapolrestabes Palembang

Selasa, 22 September 2026 - 10:56 WIB

Temui Anak, Perempuan di Palembang Mengaku Dipukul dan Ditampar Mantan Suami

Berita Terbaru

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi

Kota Palembang

Tak Terima Kantornya Disatroni Maling, Eprilita Lapor Polisi

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:45 WIB

Foto saat pemusnahan barang bukti di kantor Kejari OKI

Ogan Komering Ilir

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:16 WIB