Miris! Diduga Langka, Masyarakat Pagar Alam Rela Antre Demi Elpiji 3 Kg di Tengah Hujan Deras

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kota Pagar Alam rela antre ditengah hujan deras untuk dapatkan lpg 3 kg. (Photo: Istimewa/tangkapan layar Facebook Charla Tintria)

Masyarakat Kota Pagar Alam rela antre ditengah hujan deras untuk dapatkan lpg 3 kg. (Photo: Istimewa/tangkapan layar Facebook Charla Tintria)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Beberapa pekan belakangan masyarakat Pagar Alam dibuat resah akibat langkanya dan susahnya mencari gas melon atau Lpg 3 kilogram.

Bahkan untuk mendapatkan satu tabung gas Lpg 3 kilogram, masyarakat harus rela antri bilamana tabung gas tiba di agen-agen atupun pangkalan.

Kelangkaan ini bukan hal baru bagi masyarkat Kota Pagar Alam, terlebih menjelang hari-hari besar ataupun momen penting lainnya, sehingga tak sedikit yang menyampaikan keluh kesah terkait hal ini pada akun media sosial.

Pemandangan miris, justru terpantau di akun facebook dengan user Charla Tintria, nampak antrian panjang ditengah hujan deras masyarakat tengah antri demi mendapatkan Lpg 3 Kg tersebut.

Tidak hanya kaum hawa, antrian juga didominasi bapak-bapak dengan mengenakan jas hujan sambil menenteng tabung gas melon.

Sementara Kabid Perdagangan Disprindagkop Kota Pagar Alam Adriansyah Siregar mengatakan jika menurut keterangan pihak pertamina bahwasanya pasokan gas atau lpg 3 kilogram tidaklah langka, bahkan dipastikan lebih karena adanya penambahan.

Hanya saja, kata dia, ada upaya dari pertamina menerapkan sistem aplikasi untuk memberlakukan satu KTP satu tabung.

Selain itu adanya tindakan tegas dari Pertaminan terhadap beberapa pangkalan yang terindikasi melakukan kecurangan sehingga dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

“Hal ini upaya agar distribusi gas 3 kg di Kota Pagar Alam itu tepat sasaran, yakni UMKM, Petani, Nelayan serta masyarakat miskin,” terangnya.

Dirinya menambahkan, selaku pemerintah pihaknya hanya melakukan pengawasan dan mengimbau agar masyarakat Kota Pagar Alam menjadi pembeli yang bijak.

“Yakni menuruti aturan pertamina dimana satu KTP satu tabung gas,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru

Foto : korban usai membuat laporan polisi

Kota Palembang

Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:37 WIB