Menanti Salinan Putusan, Tim Hukum IY Siap Tempuh Peninjauan Kembali

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penasihat hukum IY, Satria Budiman Alamsyah, dari kantor hukum Randi Aritama dan Partners.

penasihat hukum IY, Satria Budiman Alamsyah, dari kantor hukum Randi Aritama dan Partners.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Penasihat hukum terdakwa IY menyatakan masih menunggu salinan resmi putusan kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) sebelum menentukan langkah hukum lanjutan.

 

Sebagaimana diketahui, upaya hukum kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palembang dikabulkan MA. Sebelumnya, IY sempat divonis 1 tahun 10 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Palembang. Namun di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Palembang menyatakan terdakwa lepas dari segala tuntutan hukum (onslag).

 

Menanggapi putusan kasasi tersebut, penasihat hukum IY, Satria Budiman Alamsyah, dari kantor hukum Randi Aritama dan Partners, mengatakan pihaknya menghormati putusan MA, tetapi belum mengetahui pertimbangan hukum majelis hakim agung karena belum menerima salinan resmi putusan.

 

“Kami menghormati putusan MA. Namun, kami belum mengetahui apa yang menjadi pertimbangan hukum majelis hakim agung dalam perkara ini karena hingga saat ini kami belum menerima salinan putusan tersebut,” ujarnya saat ditemui di PN Palembang, pada Rabu (04/03/2026)

 

Ia menegaskan, baik pihaknya maupun kliennya belum menerima dokumen resmi putusan kasasi. Karena itu, pihaknya belum dapat menentukan sikap maupun langkah hukum selanjutnya.

 

“Nanti setelah kami memperoleh salinan putusan, tentu akan kami pelajari terlebih dahulu. Kami menilai perkara klien kami ini merupakan persoalan utang piutang, karena klien kami telah melakukan sebagian pembayaran dan juga menjaminkan Sertifikat Hak Milik (SHM). Tidak menutup kemungkinan kami akan menempuh upaya hukum peninjauan kembali (PK),” jelasnya.

 

Terkait status IY yang merupakan pegawai di salah satu bank, ia menyebut kliennya hingga kini masih tetap bekerja seperti biasa.

 

“Klien kami tetap menjalankan tugasnya seperti biasa dan menghormati segala keputusan dari perusahaan. Kami yakin perusahaan akan bersikap bijak dalam mengambil keputusan,” tutupnya.

 

Untuk diketahui, amar putusan kasasi tersebut tertuang dalam perkara Nomor 304 K/Pid/2026 yang diputus dalam rapat musyawarah majelis hakim pada 24 Februari 2026 di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

 

Majelis hakim agung yang memeriksa dan mengadili perkara ini diketuai Surya Jaya, dengan anggota Tama Ulinta Br. Tarigan, serta Achmad Setyo Pudjoharsoyo.

Penulis : Hermansyah

Editor : Aan Wahyudi

Berita Terkait

Semarak Vario 160 Evo-Nation di Palembang, City Rolling hingga Aksi Sosial Jadi Sorotan
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan Promo Wedding Expo, Paket Pernikahan Mulai Rp125 Juta
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:48 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan Promo Wedding Expo, Paket Pernikahan Mulai Rp125 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru