Memprihatinkan, Jembatan Penghubung Jalinteng Berlubang hanya Ditutupi Plat

- Redaksi

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Hafiz Alfangky

Photo: Hafiz Alfangky

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Para pengguna jalan yang melintasi jalan lintas tengah di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, harus lebih ekstra hati-hati. Selain banyaknya jalan berlubang, ada juga jembatan yang terancam ambruk.

Salah satunya ialah jembatan yang ada di Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Jembatan tersebut terlihat di bagian bawahnya sudah jebol.

Hingga saat ini, nampak belum terlihat akan adanya perbaikan oleh pihak terkait. Dalam hal ini, pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), yang mempunyai kewenangan tanggungjawab jalan nasional.

Dedi, salah seorang warga Desa Lumpatan mengatakan, kondisi jembatan tersebut sejak beberapa bulan lalu dalam kondisi memprihatinkan. Pasalnya, terlihat di atas  jembatan itu hanya di pasang plat pada bagian yang jebol.

“Kami sudah melihat langsung bagian bawah jembatan itu jebol. Terlihat juga saat kendaraan bertonase besar melintas, coran bercampur aspal ambrol. Khawatir ini membahayakan pengguna jalan,” kata Dedi, saat ditemui awak media, rabu (1/9/2021).

Dedi berharap agar pihak terkait secepatnya bisa melakukan perbaikan secara permanen, jangan hanya sekedarnya saja. Seperti perbaikan tambal sulam yang baru baru ini dilakukan. Baru satu pekan ditambal, sudah kembali berlubang. Bahkan lebih dalam dari lubang yang sebelumnya ditambal.

“Apalagi sekarang kondisi cuaca hujan terus, Rambu-rambu juga minim sekali. Jika kondisi terus seperti saat ini, khawatirnya jadi potensi kecelakaan,” terangnya.

Sebelumnya, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex sudah meninjau langsung banyaknya kerusakan Jalan Lintas Tengah. Melihat kondisi tersebut, Dodi sudah mengirimkan surat kepada Kementerian PUPR melalui B2PJN Sumsel, agar jalan yang ada segera diperbaiki.

“Secara resmi, surat sudah kami kirimkan beberapa pekan lalu ke pihak PUPR melalui B2PJN Sumsel. Secara lisan juga kita sudah menghubungi pihal Balai Besar,” ungkap Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin, Herman Mayori.

“Dalam surat tersebut, tidak hanya kerusakan jembatan, kita juga sudah menyampaikan beberapa titik kerusakan jalan di sepanjang Betung-Sekayu-Mangunjaya. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan,” tambahnya. (ANA)

Berita Terkait

Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS
Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus
Pemkab Muba Lepas 20 Generasi Unggul Muba Ikuti Pelatihan PPSDM Migas Cepu
Disnakertrans Muba Tuntaskan 17 Kasus Perselisihan Hubungan Industrial, Enam Perkara Masih Berproses
Kerap Mangkir Mediasi, Disnakertrans Muba Ingatkan Perusahaan Bisa Rugi Secara Hukum
Pemkab Muba Siapkan Skema Pembiayaan Non-APBD dan Proyek Strategis Bernilai Investasi
Bupati dan DPRD Muba Sepakati Perda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah
Pemkab dan DPRD Muba Bahas Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Momentum Tingkatkan PAD

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:12 WIB

Bupati Toha Tegaskan Prioritas Tenaga Kerja Lokal, Disnakertrans Muba Buka 22 Lowongan Bersama PT AMS

Senin, 8 Juni 2026 - 14:38 WIB

Asyik Bermain Air di Sungai Musi, Bocah 11 Tahun Dilaporkan Hilang Terseret Arus

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Pemkab Muba Lepas 20 Generasi Unggul Muba Ikuti Pelatihan PPSDM Migas Cepu

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disnakertrans Muba Tuntaskan 17 Kasus Perselisihan Hubungan Industrial, Enam Perkara Masih Berproses

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kerap Mangkir Mediasi, Disnakertrans Muba Ingatkan Perusahaan Bisa Rugi Secara Hukum

Berita Terbaru