Megalith Go To School, Kenalkan Siswa dengan Peninggalan Sejarah

- Redaksi

Senin, 13 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdikbud Pagar Alam ajak para peserta didik tingkat SMP, kunjungi sejumlah situs megalith. (Photo: Delta Handoko)

Disdikbud Pagar Alam ajak para peserta didik tingkat SMP, kunjungi sejumlah situs megalith. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Upaya mengenalkan budaya serta peninggalan sejarah kepada pelajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pagar Alam menggelar megalith go to school kepada siswa-siswi SMP se-Kota Pagar Alam.

Seperti halnya yang dilakukan di SMP Negeri 8 Pagar Alam yang dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cholmin Heriyadi, Senin (13/9/2021), yang langsung melakukan kunjungan ke situs-situs megalith yang ada di Pagar Alam.

“Program ini, sudah lama ingin dilaksanakan, tapi dengan berat hati harus tertunda karena situasi pandemi, dan saat ini kita mulai laksanakan, dengan adanya kegiatan ini kita coba kenalkan ke anak-anak peserta didik budaya dan pengenalan peninggalan sejarah di Pagar Alam,” ujar Cholmin.

Kenapa dimulai dari anak-anak peserta didik, kata Cholmin, karena merekalah yang nantinya akan menjadi corong dan mengenalkannya nanti ke dunia luar. “Dengan kegiatan ini kita juga melestarikan budaya yang ada sekaligus menggali lebih dalam, akan peninggalan-peninggalan sejarah,” imbuhnya.

Dari kegiatan ini pula, tambah Cholmin, pihaknya akan mengadakan program untuk mengajarkan peninggalan-peninggalan sejarah ini, seperti peninggalan arca atau megalith-megalith ke Sekolah.

“Ada tim dari kita yang akan mengajarkannya ke Sekolah-sekolah. Ini kita kenalkan seperti yang ada di Rumah Batu dan Batu Terlilit Ular di Tanjung Aro, serta arca-arca yang ada di Tegur Wangi dan Tebing Tinggi,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tak Ada Kompromi, Polres Pagar Alam Copot Dua Personel Berulah Secara Tidak Hormat
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Alami Pembatalan
Damkar Kewalahan Atasi Karhutlah Di Kawasan Dempo Selatan,Setiap Hari Laporan Titik Api Datang Bertubi-tubi 
Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan
Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta
Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

Tak Ada Kompromi, Polres Pagar Alam Copot Dua Personel Berulah Secara Tidak Hormat

Senin, 7 September 2026 - 07:24 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Alami Pembatalan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:15 WIB

Damkar Kewalahan Atasi Karhutlah Di Kawasan Dempo Selatan,Setiap Hari Laporan Titik Api Datang Bertubi-tubi 

Jumat, 4 September 2026 - 15:57 WIB

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WIB

Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta

Berita Terbaru

Empat Lawang

Telkom Siap Perkuat Digitalisasi Pemerintahan di Empat Lawang

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WIB

Foto sekolah yg di datangi

Kota Palembang

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:05 WIB