Damkar Kewalahan Atasi Karhutlah Di Kawasan Dempo Selatan,Setiap Hari Laporan Titik Api Datang Bertubi-tubi 

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : pemadaman titik api di kwasan dempo selatan oleh petugas damkar dan bpbd pagar alam

fhoto : pemadaman titik api di kwasan dempo selatan oleh petugas damkar dan bpbd pagar alam

SUARAPUBLIK.IDPAGAR ALAM -Tim Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Alam kewalahan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi Kecamatan Dempo Selatan, Sabtu 5/9/2026.

 

Pasalnya, Sejak pagi hingga sore, petugas menerima laporan bertubi-tubi soal munculnya titik api baru. Data sementara mencatat ada 7 titik hotspot yang tersebar mulai dari kawasan Desa Suka Cinta di belakang SMK Negeri 1 Pagar Alam hingga Desa Bandar.

 

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Pagar Alam, Vical, mengatakan tim harus terus berpindah lokasi karena api muncul di banyak titik sekaligus.

 

“Sejak pagi kami sudah menerima laporan dari warga. Titik pertama di lahan belakang SMK Negeri 1 Desa Suka Cinta. Setelah padam, masuk lagi laporan di Talang Petani,” ujarnya.

 

Di Talang Petani, api menghanguskan lahan diperkirakan seluas 5 hektare. Akses ke lokasi yang jauh dari jalan membuat mobil pemadam tidak bisa masuk. Petugas terpaksa memadamkan dengan alat manual dan dibantu warga.

 

Belum selesai di Talang Petani, laporan baru kembali masuk dari Desa Bandar. Warga melaporkan ada 4 titik lahan terbakar di kawasan tersebut.

 

“Kami bersama BPBD dan masyarakat sampai saat ini masih terus berupaya memadamkan. Dengan kondisi kemarau seperti sekarang, titik api sangat mudah menyebar,” kata Vical.

 

Ia mengimbau masyarakat Dempo Selatan untuk lebih waspada. Sekecil apa pun sumber api, seperti puntung rokok atau pembakaran sampah, berpotensi memicu kebakaran besar di musim kemarau.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman di beberapa titik masih berlangsung. Petugas terkendala medan yang terjal dan jarak antar titik yang berjauhan.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan
Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta
Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik
Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani
Gandeng DKM Al-Ma’arif, BWA Hadirkan Dai Cahaya Hati Dalam Syiar Dakwah Maulid Nabi
Langit Masih Kering, Polres Pagaralam Gelar Shalat Istisqa Mohon Hujan dan Selamat dari Karhutla
Tidak Ada Hotspot Namun Asap Samar Selimuti Pagar Alam Dinkes Turun Tangan Cek Kualitas Udara
Update Perampokan Sadis Terhadap Petani Kopi Di Pagar Alam, Polres Tetapkan Tiga Pelaku DPO

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:15 WIB

Damkar Kewalahan Atasi Karhutlah Di Kawasan Dempo Selatan,Setiap Hari Laporan Titik Api Datang Bertubi-tubi 

Jumat, 4 September 2026 - 15:57 WIB

Ludi Oliansyah Kembali Rotasi Pejabat Pemkot Pagar Alam, Sebut Tidak Ada Tendensius Dan Kepentingan Golongan

Selasa, 1 September 2026 - 14:22 WIB

Kurir Ganja 7,2 Kg Asal Palembang Diringkus Polres Pagar Alam,Ngaku Diupah 5 Juta

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Mulai Hantui Pagar Alam, Pohon Tumbang Dan Atap Rusak Hingga Banjir di Sejumlah Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Antisipasi Karhutlah dan Aksi Pencurian Hasil Panen, Polres Pagar Alam Patroli Hingga ke Kebun Petani

Berita Terbaru

Pelaku saat diamankan Kepolisian

Kota Palembang

Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:13 WIB