Mandi di Sungai Musi, Pemain Angklung Tenggelam Terseret Arus

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: dokumen Basarnas Palembang)

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban. (Photo: dokumen Basarnas Palembang)

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Seorang pemain angklung keliling asal Palembang bernama Rizky Romadon (15) dilaporkan tenggelam terseret arus Sungai Musi, Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (24/1/26) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengungkapkan bahwa peristiwa berawal pada Sabtu (23/1/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, korban bersama tiga orang rekannya yang sama-sama berasal dari Kota Palembang setelah melaksanakan aktivitas mengamen.

Selanjutnya mereka pergi ke sungai untuk bersih-bersih dan sekalian mandi. Ketika sedang mandi tiba-tiba tubuh korban terseret arus, rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dengan cara memegang tangan korban. Namun, dikarenakan derasnya arus sungai membuat pegangan tangan korban terlepas hingga membuatnya seketika tenggelam.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin membenarkan tenggelamnya korban.

“Ya benar, laporan yang kami terima seperti itu dan saat ini Tim Rescue kami sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian,” ungkap Raymond, Minggu (25/1/2026).

Metode yang dilakukan yaitu dengan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai musi sejauh 10 KM² ke arah timur laut dengan menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat.

“Sedangkan SRU 2 jika dimungkinkan akan melakukan pencarian dengan cara penyelaman serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai,” tutur Raymond. (ANA)

Berita Terkait

Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu
Identitas Mayat Ditemukan di Jakabaring Bowling Center Bernama Agus Setiawan
Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam, Keluarga Sebut Penangkapan Tanpa Surat Tugas
Pledoi Menggema! Bembi dan PH Minta Dibebaskan di Kasus APAR Empat Lawang
Sempat Melawan Saat Ditangkap, Begini Kronologi Penangkapan Predator Anak di Palembang
Putusan Tipikor Berlanjut: Eks Wawako Finda dan Dedi Kompak Tempuh Jalur Banding
Ops Pekat Musi 2026, Satreskrim Polres Ogan Ilir Ringkus Residivis Begal
Papan Bunga dari Guru Penuhi Kejati Sumsel, Bentuk Rasa Terima Kasih

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:50 WIB

Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditusuk, Pelaku Masih Diburu

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:28 WIB

Identitas Mayat Ditemukan di Jakabaring Bowling Center Bernama Agus Setiawan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:24 WIB

Oknum Perwira Narkoba Polda Sumsel Dilaporkan ke Propam, Keluarga Sebut Penangkapan Tanpa Surat Tugas

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:02 WIB

Pledoi Menggema! Bembi dan PH Minta Dibebaskan di Kasus APAR Empat Lawang

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:09 WIB

Sempat Melawan Saat Ditangkap, Begini Kronologi Penangkapan Predator Anak di Palembang

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, menyerahkan secara simbolis Beras SPHP kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayah hukum Polsek BMT. 

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Gelar Gerakan Pangan Murah Beras SPHP

Jumat, 13 Mar 2026 - 17:48 WIB