BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota Palembang resmi menggelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang untuk pertama kalinya menggabungkan dua agenda besar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata sekaligus mempercepat transformasi digital di Sumsel.

 

Kegiatan yang merupakan rangkaian menuju Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 ini berfokus pada peningkatan penggunaan QRIS, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), serta penguatan literasi digital masyarakat.

 

Pembukaan acara dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono, Sekretaris Daerah Kota Palembang H. Aprizal Hasyim, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, media, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Benteng Kuto Besak.

 

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono mengungkapkan penggunaan QRIS di Sumatera Selatan terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Mei 2026, nilai transaksi QRIS telah mendekati Rp14 triliun dengan lebih dari 1,23 juta merchant, sementara jumlah pengguna mencapai 1,57 juta orang per April 2026.

 

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Selatan semakin percaya dan nyaman memanfaatkan pembayaran digital dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bambang.

 

Menurutnya, sinergi antara Digital Kito Galo dan Gemilang Palembang Raya yang digelar dalam rangka HUT ke-1343 Kota Palembang mengusung tema “Transaksi Digital Inklusif, Wujudkan Ekonomi Sumsel yang Produktif”. Tema tersebut diharapkan mampu memperluas penggunaan transaksi digital sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

 

Sementara itu, Asisten II Setda Sumsel Basyaruddin Akhmad yang mewakili Gubernur Sumsel menegaskan digitalisasi pembayaran memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi ekonomi serta membuka peluang pasar yang lebih luas, khususnya bagi generasi muda dan pelaku usaha lokal.

 

“Saya berharap kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk memahami penggunaan pembayaran digital yang aman, nyaman, dan terlindungi, sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah,” katanya.

 

Pada seremoni pembukaan, juga dilakukan sejumlah agenda strategis, antara lain penandatanganan komitmen integrasi materi kebanksentralan, digitalisasi pembayaran, dan Cinta Bangga Paham Rupiah ke dalam kurikulum SMA/SMK se-Sumsel, dukungan digitalisasi pembayaran pada Festival Kuliner Nusantara Kota Palembang, implementasi QRIS di pondok pesantren se-Sumsel, serta pemberian apresiasi kepada peserta Bootcamp Sultan Muda Digital.

 

Rangkaian GPR x DKG 7th Tahun 2026 berlangsung selama empat hari, 25–28 Juni 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan seperti Digital Expo, Festival Kuliner dan UMKM, aktivasi QRIS, kompetisi kreatif, edukasi transaksi non-tunai, talkshow interaktif, showcase inovasi digital, hingga hiburan masyarakat.

 

Sebagai daya tarik tambahan, masyarakat juga dapat menikmati promo tarif LRT Sumsel hanya Rp43 selama periode kegiatan untuk sejumlah stasiun tujuan, termasuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Ampera, DJKA, Bumi Sriwijaya, dan Asrama Haji.

 

Tak hanya itu, tersedia pula program Wakafein, yakni berwakaf melalui QRIS minimal Rp13.430 dan mendapatkan kopi gratis. Program ini menjadi inovasi yang memadukan kemudahan transaksi digital dengan semangat berbagi kepada sesama.

 

Melalui kolaborasi ini, BI Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang berharap dapat memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan literasi pembayaran digital, memperluas penggunaan QRIS, serta mempercepat digitalisasi UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang inklusif dan berdaya saing.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang
Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara
BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar
Ketua KONI Lahat Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Rp3,3 Miliar
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat
Penasihat Hukum Kholizol-Raga Siapkan Eksepsi, Singgung Dugaan Aktor Utama Proyek Air Lemutu Belum Tersentuh
Korupsi Anggaran Dishub Muba, Muhammad Ridho Dituntut 3 Tahun Penjara
Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Didakwa Terkait Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Proyek Irigasi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:42 WIB

Empat Terdakwa Penyalahgunaan Bio Solar Dituntut Dua Tahun Penjara di PN Palembang

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:41 WIB

Live Facebook Promosikan Judol, Dua Streamer Palembang Dituntut 2 Tahun Penjara

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:39 WIB

BM BSI Akui Skema Pencairan KUR Tambak Tak Sesuai SOP, Kerugian Disebut Capai Rp9,5 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:33 WIB

BI Sumsel dan Pemkot Palembang Kolaborasi Dorong Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat GPR x DKG 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Optimalisasi Pelayanan Posyandu di Kabupaten Lahat

Berita Terbaru