Luas Karhutla di Sumsel Capai Hampir 3.000 Hektare Sepanjang Januari–Agustus 2025

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas saat melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Muba. Foto: BPBD

Tim Satgas saat melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Muba. Foto: BPBD

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang Januari hingga Agustus 2025 dengan total luas lahan terdampak mencapai 2.935,8 hektare.

Data tersebut disampaikan Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Sumatera, Ferdian Kristanto berdasarkan analisis citra satelit yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Mayoritas kebakaran terjadi di lahan mineral seluas 2.855,6 hektare, sementara sisanya merupakan lahan gambut seluas 80,2 hektare,” ujar Ferdian, Selasa (30/9/2025).

Dibandingkan dengan data sebelumnya yang tercatat hingga 10 Agustus 2025 sebesar 1.416,9 hektare, angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dalam kurun waktu tiga pekan, yakni bertambah 1.518,9 hektare.

Tujuh wilayah dengan sebaran karhutla terluas berada di Musi Banyuasin (855,8 hektare), Ogan Komering Ilir (473,6 hektare), Musi Rawas (362,6 hektare), Ogan Ilir (351,1 hektare), Ogan Komering Ulu (265,5 hektare), Empat Lawang (164,5 hektare), dan Muara Enim (116,7 hektare).

Sementara itu, beberapa wilayah lainnya mencatat angka lebih rendah, di antaranya Lahat (99,2 hektare), Musi Rawas Utara (86,7 hektare), Penukal Abab Lematang Ilir (76,7 hektare), Banyuasin (37,8 hektare), Lubuklinggau (27,7 hektare), OKU Timur (15,8 hektare), dan Pagar Alam (2,1 hektare).

“Tiga daerah belum menunjukkan adanya titik karhutla berdasarkan pemantauan satelit, yakni Prabumulih, OKU Selatan, dan Kota Palembang,” imbuhnya.

Adapun kebakaran di lahan gambut yang mencapai 80,2 hektare tersebar di lima kabupaten, yakni Ogan Komering Ilir seluas 45,4 hektare, Banyuasin 13,2 hektare, Muara Enim 11 hektare, Musi Banyuasin 8,9 hektare, dan Musi Rawas Utara 1,7 hektare.

Pemerintah terus mengintensifkan pemantauan dan upaya mitigasi guna mencegah meluasnya karhutla, terutama menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir tahun.

Berita Terkait

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan
Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim
Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025
Herman Deru Usut Polemik SPMB SMA yang Ancam Status Dapodik Ratusan Siswa di Palembang
Karantina Sumsel dan IPC Perkuat Sinergi Logistik Ekspor
Saksi Bea Cukai: 17 Cartridge Vape Berisi Metamfetamina Ditemukan dalam Tas WN Malaysia di Bandara SMB II
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:32 WIB

SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang

Senin, 29 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Senin, 29 Juni 2026 - 21:03 WIB

Herman Deru Usut Polemik SPMB SMA yang Ancam Status Dapodik Ratusan Siswa di Palembang

Berita Terbaru