KSAD TNI Dudung Abdurachman Berikan Kuliah Umum di Unsri  

- Redaksi

Senin, 7 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat tiba di Unsri disambut Wagub Sumsel Mawardi Yahya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat tiba di Unsri disambut Wagub Sumsel Mawardi Yahya.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Senin siang (7/3/2022).  
 
Kuliah umum ketahanan nasional tersebut   dibuka secara resmi oleh Wagub Sumsel H. Mawardi Yahya dengan mengusung tema “Penguatan Karakter Bangsa dalam implementasi kampus merdeka”.
 
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam kuliah umumnya mengatakan, kalau dirinyabsengaja untuk datang ke sejumlah perguruan tinggi di seluruh Indonesia, guna  memberikan pencerahan pemikiran kepada para mahasiswa-mahasiswi sebagai penerima tongkat estafet meneruskan pembangunan bangsa ini ke depan.
 
Apalagi lanjut dia, berdasarkan data  penggunaan internet di Indonesia sebanyak 196,7 juta pengguna. Dan, 145,4 juta pengguna di antaranya merupakan Generasi Z dan milenial. 
 
“Pesatnya penggunaan Internet juga berdampak pada berkembangnya berita bohong, dengan menggunakan platform media. Mempengaruhi opini masyarakat yang digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu,” katanya.
 
Dudung mengakui, sekarang kebohongan dapat menjadi kebenaran dengan memainkan emosi dan perasaan. Dan kelompok ini menggunakan medsos yang didanai oleh pihak pemecah belah. 
 
“Indeks kerentanan pada tahun 2021 terjadi konflik yang berkepanjangan di banyak negara. Indonesia menduduki peringkat 99 dari 179 negara,” ungkapnya. 
 
Lebih jauh Dudung menguraikan, semangat para pendiri bangsa dalam menyusun dasar negara tidaklah mudah. Terlebih ancaman ke depan yang dihadapi bangsa ini lebih kompleks. Persatuan dan kesatuan terus diuji, termasuk ancaman internal. Karena itu karakter bangsa Indonesia dapat digunakan dalam menghadapi ancaman internal tersebut. 
 
“Peran mahasiswa dalam memperkuat karakter bangsa, selaku agen perubahan menjaga nilai karakter bangsa. Mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur  Pancasila. Mahasiswa juga sebagai pemersatu bangsa, pengontrol sosial terhadap masyarakat berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
 
Sementara itu Wagub Mawardi Yahya dalam sambutannya, mengapresiasi kuliah umum dengan menghadirkan KSAD Dudung Abdurachman sebagai pemateri. Menurutnya hal itu sejalan dengan fungsi pendidikan nasional membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat. 
 
Dia juga menjelaskan di hadapan KSAD, Sumsel terdiri dari 17 Kabupaten/kota yang tidak pernah terjadi konflik, bahkan Sumsel dinyatakan sebagai provinsi yang zero konflik. 
 
“Alhamdulillah, Sumsel zero konflik. Ini tidak lain karena koordinasi  yang baik kalangan Forkopimda guna menjaga situasi  yang   kondusif,” papar Mawardi.
 
Mawardi mengharapkan, para mahasiswa  untuk menyiapkan diri  dalam menyongsong  masa depan. “Termasuk mampu menyelesaikan permasalahan bangsa, juga konflik yang kemungkinan akan terjadi,” tandasnya.
 
Hadir pula dalam kesempatan ini, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Danrem 044 Gapo Brigjen TNI Naudi Nurdika, S.Ip.,M.Si, Rektor Universitas Sriwijaya Prof.Dr. Ir. H. Anis Sagaf. (rel)
 
 

Berita Terkait

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati
Dibilang Akun Shopee Diretas, Syadiah Tertipu Hingga Rp 10 Juta
Kuasa Hukum Minta Tersangka Penggelapan Mobil Segera Ditahan, Polsek Ilir Timur II Masih Evaluasi
Gelapkan Motor Teman, RF Berurusan Dengan Unit Ranmor
JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti
Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus
KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan
Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati

Jumat, 11 September 2026 - 14:55 WIB

Dibilang Akun Shopee Diretas, Syadiah Tertipu Hingga Rp 10 Juta

Jumat, 11 September 2026 - 12:34 WIB

Kuasa Hukum Minta Tersangka Penggelapan Mobil Segera Ditahan, Polsek Ilir Timur II Masih Evaluasi

Jumat, 11 September 2026 - 12:19 WIB

Gelapkan Motor Teman, RF Berurusan Dengan Unit Ranmor

Kamis, 10 September 2026 - 16:57 WIB

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti

Berita Terbaru