Ketika Istri Pejabat Tuntut Keadilan, Dugaan Kasus Perselingkuhan Suami Justru Dihentikan Polisi

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yunita bersama tim Kuasa Hukum menggelar jumpa pers terkait dugaan kasus perselingkuhan suami yang kini sudah dihentikan Polisi. (Photo: Suci)

Yunita bersama tim Kuasa Hukum menggelar jumpa pers terkait dugaan kasus perselingkuhan suami yang kini sudah dihentikan Polisi. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dugaan kasus perselingkuhan oknum Sekretaris DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan berinisial JA dengan wanita berisinial MZ, resmi dihentikan Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

Penghentian ini diumumkan setelah penyidik melakukan kajian terhadap laporan dan barang bukti yang diserahkan.

Yunita Tri Kumalasari (37), istri JA, sangat menyayangkan keluarnya SP3 atau Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan yang menandakan penyidikan terhadap laporan yang dibuatnya tidak dilanjutkan.

“Saya kecewa ada statemen dari Kapolrestabes Palembang yang menyatakan bahwa kasus ini dihentikan atau SP3,” ungkap Yunita tak kuasa menahan tangis, Sabtu (28/12/2024).

“Alasan polisi menghentikan kasus tersebut karena tidak ada bukti yang mendukung, tidak ada unsur pidana,” sambung Yunita.

Tangis Ibu tiga anak ini makin menjadi kala ia menceritakan tingkah wanita selingkuhan suaminya MZ. Saat itu Yunita mengirimkan video sang suami dan selingkuhannya di sebuah tempat Gym ke akun Instagram wanita inisial MZ tersebut.

Wanita berinisial MZ yang diduga menjadi selingkuhan suaminya membalas pesan lewat DM Instagram dan seolah menantangnya.

“Dia bilang kalau saya menantang dia terus, dia sengaja akan terus memposting kebersamaannya dengan suami saya, sengaja supaya saya panik. Wanita ini juga mengancam saya mau melaporkan saya ke Polda Sumsel, yang menurut dia saya sudah mempermalukannya,” ujar Yunita.

Adanya ancaman dilaporkan itu membuat pikiran Yunita bertambah pusing, sebab dia merasa adalah korban dari perselingkuhan tersebut.

“Di sini saya bingung, siapa yang menjadi korban, saya yang jadi korban, tetapi seperti saya pelakunya. Saya coba terus menggali informasi tentang itu dan dia bilang suami saya yang mengganggu duluan,” ucap Yunita.

Selain ke polisi, Yunita juga sudah mengadukan hal itu ke instansi terkait. Namun, belum mendapatkan respon sama sekali. la berharap juga pemerintah setempat dapat lebih bijak dan adil menyikapi kasus perzinahan tersebut.

“Mudah-mudahan pemerintah OKU Selatan bisa adil. Karena saat ini yang saya pertahankan bukan jabatan, saya mau keadilan,” katanya.

Kuasa hukum Yunita, Mardiana menambahkan, keluarnya SP3 kasus perselingkuhan yang dilaporkan kliennya menjadi pertanyaan.

“Ini baru saya dapat dari informan pada tanggal 25 Desember 2024, tidak ada penjelasan yang dipertanyakan ini siapa yang sudah diperiksa, apakah sudah diperiksa apa belum,” ungkap Mardiana.

Pasca SP3 dari Polrestabes Palembang terbit pihaknya akan berdiskusi sebelum mengambil langkah selanjutnya, akan tetapi laporan tindak pidana perzinahan ini juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

“Kalau laporan kami yang di Polda Metro Jaya insyaallah akan berjalan. Korban dan saksi diperiksa, dan sudah mengambil rekaman CCTV di salah satu hotel di Jakarta,” kata Mardiana. (ANA)

Berita Terkait

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot
Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner
Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT
Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel
Mayat Mr X Ditemukan di Pantry Klinik Kenten Palembang
Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun
Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Angkut 16.000 Liter Minyak Cong, Sutrisno Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Lima Terdakwa Terseret Dugaan Korupsi Proyek PALI, Fee PPK hingga Beton Tak Sesuai Mutu Disorot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Premi Asuransi Dibayar, Klaim Ditolak, Ahli Waris Supriadi Masih Dibayangi Tagihan Fortuner

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Pergoki Suami Bersama Wanita Lain di Hotel, IRT Mengaku Jadi Korban KDRT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dipercaya Jaga Hotel Keluarga, AR Malah Curi Kipas Angin dan Kabel

Berita Terbaru