Keterangan Pihak Gontor: Pelaku Penganiayaan Santri Palembang hingga Meninggal, Sudah Dikeluarkan dari Pondok

- Redaksi

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PONOROGO – Setelah menjadi viral, kasus dugaan penganiayaan santri Gontor asal Palembang AM (17) hingga meninggal mengenaskan, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengeluarkan Surat Pernyataan resmi, tertanggal Senin (5/9/2022). Salah satu isinya, bahwa pihak Ponpes telah melakukan penindakan terhadap terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan AM, santri asal Palembang, meninggal.

Dalam surat resmi tersebut, Juru Bicara Pondok Modern Darussalam Gontor Noor Syahid menyebut, santri AM meninggal pada Senin Pagi 22 Agustus 2022.

“Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, kami memang menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan Almarhum wafat. Menyikapi hal ini, kami langsung bertindak cepat dengan menindak/menghukum mereka yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut,” demikian isi surat tersebut.

“Pada hari yang sama ketika almarhum wafat, kami langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat, yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan dari Pondok Modern Darussalam Gontor secara permanen, dan langsung mengantarkan mereka kepada orang tua masing-masing. Pada prinsipnya kami Pondok Modern Darussalam Gontor, tidak mentoleransi segala aksi kekerasan di dalam lingkungan pesantren apapun bentuknya, termasuk dalam kasus Almarhum AM ini,” tulis mereka.

Di sisi lain, Pimpinan Pondok Gontor juga menegaskan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak penegak hukum terkait dengan kasus tersebut. “Pondok Gontor juga siap untuk mengikuti segala bentuk upaya dalam rangka penegakan hukum terkait dengan peristiwa wafatnya almarhum AM,” tulis dalam keterangan itu.

Sebelumnua diberitakan bahwa Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan pihaknya sudah ditindaklanjuti dugaan penganiayaan ke Pondok Gontor. “Tadi malam sudah dilaksanakan pertemuan. Pihak Gontor kooperatif tentang kejadian ini. Ini masih proses lidik, progres akan kami sampaikan,” tuturnya.

Di samping itu, perwira melati dua tersebut mengaku pihaknya belum menerima laporan langsung soal kasus itu. (*)

Berita Terkait

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor
Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu
Gegara Uang Tak Diberi, Pria di Palembang Aniaya Ibu Kandung Pakai Batu
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dua Wanita di OKI Ditangkap Saat Transaksi Ekstasi, Polda Sumsel Sita 170 Butir Pil

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

Terlihat Kunci Kontak Masih Tergantung MJ Nekat Curi Motor

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Komplotan Begal Sadis di Palembang Digulung, Dua Pelaku Diciduk dan Empat Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB