Kepala Desa Sugih Waras Diduga Hanya Salurkan BLT 3 Kali, Warga Keberatan Soal Materai

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKUS – Dugaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2023 yang tidak sesuai dengan ketentuan muncul dari Desa Sugih Waras, Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis), BLT semestinya disalurkan sebanyak empat kali sepanjang tahun. Namun, warga penerima di desa tersebut mengaku hanya menerima bantuan sebanyak tiga kali.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menuturkan bahwa jumlah yang diterima hanya Rp2.700.000, jauh dari total yang seharusnya yakni Rp3.400.000. “Kami hanya menerima BLT tiga kali sepanjang tahun 2023.bantuan tersebut di bagikan Rp 900 ribu per tahap, Selain itu, dalam setiap pencairan, kami juga diharuskan menyediakan materai, tapi anehnya materai itu tidak dipakai saat kami tanda tangan,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (14/9/2024).

Selain merasa dirugikan karena bantuan yang kurang satu tahap, warga juga mengeluhkan beban tambahan berupa materai yang harus disediakan setiap kali pencairan. Sepanjang tahun, warga mengaku harus menyediakan total sembilan buah materai untuk tiga kali pencairan.

“Kami sebenarnya merasa keberatan, tapi sebagai masyarakat kecil, kami tidak berani bicara banyak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sugih Waras, Hendri, memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut. Menurutnya, penyaluran BLT sudah dilakukan sesuai prosedur dan diawasi oleh berbagai pihak, termasuk aparat TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan. Hendri juga menjelaskan bahwa penggunaan materai sudah disepakati dengan penerima bantuan sebagai bukti penerimaan.

“Semua sudah sesuai aturan. Ada foto, ada saksi dari TNI, Polri, serta pendamping desa. Materai itu digunakan untuk surat pernyataan telah menerima BLT, dan hal itu sudah disetujui oleh penerima,” tegas Hendri.

Namun demikian, keluhan warga tetap mengemuka, terutama terkait jumlah bantuan yang dirasa kurang dan beban materai yang dianggap tidak relevan dalam proses pencairan BLT.

Berita Terkait

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
Andie Dinialdie Ajak Karang Taruna OKU Selatan Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah
Bupati Abusama Apresiasi Pembentukan Cabang Persiapan PMII di OKU Selatan
Deklarasi PMII Kabupaten OKU Selatan Sekaligus Mapaba Akbar Resmi Dibuka
SIPD-RI Terintegrasi, Retribusi Daerah Lebih Mudah dan Transparan untuk Warga OKU Selatan
Dukung Pertumbuhan Ekonomi OKU Selatan, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Salurkan Kredit Pada Masyarakat OKU Selatan
KPU OKU Selatan Akui Kendala dan Kelalaian dalam Pemasangan APK, Upayakan Perbaikan
Polres OKU Selatan Kumpulkan 251 Kantong Darah, Rayakan HUT Humas Polri ke-73 dengan Aksi Kemanusiaan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:17 WIB

Andie Dinialdie Ajak Karang Taruna OKU Selatan Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah

Senin, 29 Desember 2025 - 16:56 WIB

Bupati Abusama Apresiasi Pembentukan Cabang Persiapan PMII di OKU Selatan

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:32 WIB

Deklarasi PMII Kabupaten OKU Selatan Sekaligus Mapaba Akbar Resmi Dibuka

Senin, 29 September 2025 - 18:12 WIB

SIPD-RI Terintegrasi, Retribusi Daerah Lebih Mudah dan Transparan untuk Warga OKU Selatan

Berita Terbaru