Kawin Muda Jadi Salah Satu Faktor Stunting, Pemkot Masifkan Sosialisasi Hingga ke Pesantren

- Redaksi

Senin, 10 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik. Id, Palembang -Sekertaris Satgas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Palembang Altur Febriansyah mengatakan sejumlah faktor masih menjadi kendala resiko Stunting.

 

“Tercatat ada calon pengantin terdapat 11 kasus, ibu hamil 17 kasus, ibu nifas pasca kelahiran 17 kasus, dan anak di bawah 2 tahun ada 21 kasus,”ujarnya,Senin (10/10/2022)

 

Dalam hal ini, terkait kawin muda yang menjadi faktor menghantui kasus stunting, TPPS Kota Palembang telah berkordinasi bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kota Palembang.

 

Dari sejumlah pemaparan dilakukan bersama tim pakar stunting, usia ideal menikah untuk melahirkan di umur 21 tahun.

 

“Karena diusia 21 tahun, rahim untuk calon anak itu dinilai lebih siap dari pada kawin muda,” kata Altur

 

Sementara itu, melalui Kapala Seksi Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Palembang, Hermansyah mengatakan, pernikahan di bawah usia tidak bisa dilakukan.

 

“Sesuai aturan dari Kementrian Agama, bahwa usia minimal menikah di umur 19 tahun,”ungkapnya

 

Sambungnya, jika memang ada yang ingin melakukan pernikahan di usia muda harus melalui izin di Pengadilan Agama.

 

“Untuk sementara tahun ini belum terdata yang kawin muda di Palembang,”ujarnya lagi.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan penyuluhan terhadap dampak kawin muda yang dilakukan.

 

“Seperti di sejumlah Pesantren kami sering lakukan pemaparan, misalnya bisa menyebabkan anak stunting,”pungkasnya.

Berita Terkait

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan
Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi
Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel
Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta
Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK
Sidang di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Minimnya Penjelasan soal Riwayat Kesehatan
Bujuk Korban yang Masih 15 Tahun, Mahasiswa di Palembang Ditangkap
Dakwaan KPK: Edison Diduga Terima Rp4,67 Miliar dari Kasus Smart Board dan Chromebook

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Sidang di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Minimnya Penjelasan soal Riwayat Kesehatan

Berita Terbaru