Jukir Ilegal Berkeliaran di Pusat Kota Tebing Tinggi

- Redaksi

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lokasi parkir dengan jukir ilegal di Pasar Tebing Tinggi. 
Foto: alf/SP

Salah satu lokasi parkir dengan jukir ilegal di Pasar Tebing Tinggi. Foto: alf/SP

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Maraknya juru parkir ilegal yang beroperasi di beberapa ruas jalan di Kota Tebing Tinggi, membuat sebagian masyarakat resah. Selain status mereka tidak jelas, diduga kuat mereka menjadi penyebab kemacetan yang selama ini terjadi. Hal tersebut terjadi karena tidak bisa mengatur kendaraan dengan baik, dan memakan badan jalan.

Menurut Romli, salah seorang warga mengatakan, hendaknya pihak Dishub akan segera melakukan penertiban terhadap juru parkir yang ada di kota Tebing Tinggi.

Hendaknya juga mereka (jukir) didata dan diberi pelatihan, sehingga bisa mengatur kendaraan yang hendak parkir.

“Selain itu untuk menunjukan mereka adalah juru parkir resmi. Maka sebaiknya dilengkapi atribut berupa baju atau rompi khusus. Selain itu juga akan diberi identitas berupa Kartu Tanda Anggota (KTA), sehingga masyarakat bisa membedakan antara jukir resmi dan legal,” ujarnya.

Sementara, beberapa Jukir yang ada di Kota Tebing Tinggi memiliki tanggapan beragam mengenai rencana penertiban yang akan dilakukan Dishub Kabupaten Empat Lawang. Beberapa di antaranya menyambut baik upaya tersebut, sehingga terdapat kejelasan area kerja, serta status resmi yang selama ini banyak dipertanyakan warga. Sehingga mereka bisa bekerja lebih baik lagi, dengan memberikan pelayanan maksimal.

Namun beberapa Jukir lain meminta agar rencana tersebut bisa dilakukan dengan adil. Agar tidak terjadi kecemburuan sosial, hingga timbul konflik. Semua jukir yang ada harus dirangkul dan diberdayakan, sehingga tidak hanya menambal satu masalah namun timbul masalah baru lainnya.

“Kami intinya setuju saja dan tidak mempermasalkan. Tapi harus adil, agar tidak timbul konflik,” ujar seorang jukir di Tebing Tinggi yang enggan disebutkan namanya. (Alf)

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang
Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah
Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:18 WIB

Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:54 WIB

Masjid Al-Bukhori Gelar Shalat Jumat Pertama di Perumnas Gatri Residence Empat Lawang

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:20 WIB

Dua Kandidat Resmi Bertarung, Konferkab III PWI Empat Lawang Siap Pilih Ketua Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:15 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Bobol Jeruji Ventilasi Saat Petugas Lengah

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB