Jelang Nataru, Harga Sembako Masih Stabil

- Redaksi

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas sejumlah toko dan warung di Pasar Terminal Nendagung Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Aktivitas sejumlah toko dan warung di Pasar Terminal Nendagung Kota Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Terminal, Kota Pagar Alam, masih stabil menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2023.

Pantauan di Pasar Tradisonal Kota Pagar Alam, sejumlah harga kebutuhan pokok masih relatif stabil seperti minyak goreng curah di kisaran Rp15.000 per liter dan yang kemasan untuk merek Bimoli dipatok Rp17.000 per liter.

Kemudian, beras premium Rp11.000 per kilogram, gula pasir Rp15.000 perkiligram, telur ayam mengalami kenaikan dari harga Rp.52.000 per Karpet menjadi Rp58.000 per Karpet, tepung terigu Rp13.000 perkilogram, daging sapi Rp140.000 perkilogram dan daging ayam boiler Rp25.000 perkilogram.

Begitupun harga bumbu dapur jenis bawang merah di kisaran Rp35.000 per kilogram, bawang putih Rp25.000 perkilogram. Hanya cabai turun dari Rp 30.000 perkilogtam menjadi Rp. 25.000 perkilogram sejak sepekan terakhir.

Kabid Perdangan Disperindagkop Kota Pagar Alam, Andre Siregar mengatakan, untuk saat ini harga sembako belum ada kenaikan yang signifikan, Hanya saja kenaikan terjadi pada harga telur Rp 52.000 per karpet menjadi Rp58.000 per karpet.

“Kalau di Pagar Alam dampak inflansi belum terlalu terasa, karena mayoritas masyarakatnya sebagai produsen berbagai komoditi, seperti beras, sayur dan lainya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Pedagang Sembako, Zulpani mengatakan, saat ini harga sembako di Pagar Alam masih stabil.

“Ya belum ada kenaikan yang signifikan, Biasanya menjelang Nataru ini pasti ada kenaikan harga sembako, akan tetapi saat ini masih stabil,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Bukan Sekadar Tarif, Keamanan dan Ketepatan Waktu Jadi Alasan Pilih Bluebird
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Bukan Sekadar Tarif, Keamanan dan Ketepatan Waktu Jadi Alasan Pilih Bluebird

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru