Jangan Takut! Pemohon SIM akan Dibantu Petugas saat Tes Psikologi

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemohon SIM saat tes psikologi. (Photo: Kiki Nardance)

Pemohon SIM saat tes psikologi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemohon SIM baru dan perpanjangan, tidak perlu takut saat hendak tes psikologi dan mendatangi tempat tes di Polrestabes Palembang. Tentunya, saat berada di tempat ini pemohon SIM dan perpanjangan SIM akan dibantu petugas.

Hal ini diungkap Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Dearty. “Ya tidak perlu takut bagi pemohon SIM dan perpanjangan saat hendak tes psikologi di Polrestabes Palembang,” kata Yenny, Selasa (25/2/2025).

Yenny mengatakan, tes psikologi merupakan syarat dalam pembuatan SIM dan perpanjang. Adapun yang menjadi dasar dalam pelaksanaan layanan tes psikologi SIM.

“Jelas pertama UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. UU ini menegaskan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab bersama antara pemerintah, dan pengguna jalan,” katanya.

Dan dalam pasal 81, lanjutnya, disebutkan bahwa salah satu persyaratan penerbitan SIM adalah kemampuan kesehatan jasmani dan rohani.

“Tes psikologi menjadi bagian dari evaluasi kesehatan rohani bertujuan memastikan calon pengemudi memiliki kemampuan psikologis yang memadai untuk berkendara secara aman,” ungkap Yenni.

Di tempat yang sama, A Rizki Kurniawan M.Psi Psikolog, mengatakan untuk persyaratan tes psikologi SIM, untuk pemohon SIM baru cukup membawa fotokopi KTP 1 lembar. Sedangkan untuk pemohon perpanjangan SIM, cukup membawa 1 lembar fotokopi KTP dan 1 lembar Fotokopi SIM lama.

“Nah biayanya pemohon membayar Rp 100 ribu, per satu kali tes psikologi, Rp 120 ribu untuk pengurusan 2 jenis SIM di hari yang sama,” bebernya.

Rizki juga mengatakan, untuk metode uji psikologi sim mengukur kemampuan yang menjadi aspek kemampuan kognitif, kemampuan psikomotorik dan kepribadian.

“Ada pun proses uji psikologi sim terdiri tahap registrasi, pemberian instruksi tes, pengerjaan tes, skoring, interpretasi hasil tess, dan penerbitan hasil tes uji psikologi,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Honda CRF Milik Mahasiswa Hilang Saat Diparkir di Tempat Kerja, Kerugian Capai Rp38 Juta
Saksi Mahkota dan Ahli Dihadirkan, Kuasa Hukum Sebut Yansori Bukan Penjual Lahan
Komplotan Pencuri Besi Dermaga 7 Ulu Dibongkar, Satu Pelaku Ditangkap Polisi
ASN Dispora Palembang Didakwa Gelapkan Dana Perjalanan Dinas Rp27,8 Juta, Akui Dipakai untuk Pribadi
Bank Sumsel Babel Hadirkan Kemudahan Pembelian Paket Data Telkomsel Melalui BSB Mobile
Wujudkan ‘Palembang Peduli’, Pemkot Palembang dan BPJS Ketenagakerjaan Resmikan 36 Agen Penggerak Jaminan Sosial
Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis, Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Polda Sumsel
PH dan JPU Pikir-pikir, Kurir Sabu 81 Gram Divonis 8 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Honda CRF Milik Mahasiswa Hilang Saat Diparkir di Tempat Kerja, Kerugian Capai Rp38 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:56 WIB

Saksi Mahkota dan Ahli Dihadirkan, Kuasa Hukum Sebut Yansori Bukan Penjual Lahan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:55 WIB

Komplotan Pencuri Besi Dermaga 7 Ulu Dibongkar, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:53 WIB

ASN Dispora Palembang Didakwa Gelapkan Dana Perjalanan Dinas Rp27,8 Juta, Akui Dipakai untuk Pribadi

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:07 WIB

Bank Sumsel Babel Hadirkan Kemudahan Pembelian Paket Data Telkomsel Melalui BSB Mobile

Berita Terbaru