Jambret yang di Bakar Masa Dikabarkan Meninggal Dunia

- Redaksi

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Indra Widodo (25) pelaku jambret yang di bakar massa karena aksinya dikabarkan meninggal dunia, rabu (2/2/2022) sekitar pukul 20.30 WIB. Hal ini juga di benarkan dari salah satu tetangganya yang membenarkan bahwa indra widodo sudah meninggal dunia pada hari rabu (2/2/22) sekira pukul 20.30 WIB.

” iya, bahwa memang benar indra widodo sudah meninggal dunia tadi malam, sekitar jam 20.30 WIB lebih ada ambulan yang mrngantarkan jenazanya”, ujarnya sri salah satu tetangga yang berada dekat di rumah Indra, Kamis (3/2/2022).

Dari informasi yang didapat bahwa Jenazah tiba dirumah duka Tegal Binangun, Lr Serentak Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju sekitar pukul 22.45 wib dan akan dikebumikan di TPU Talang Petai, Kamis (3/2) sekitar pukul 10.00 wib.

Sebelumnya, Kapolsek Sako Kompol Evial Kalza sempat mengatakan bahwa tersangka tersebut tingkat kesembuhannya sudah mencapai hampir 76 persen.

“Tapi sekarang, berkat perawatan intensif dari tim medis RS Bhayangkara Mohammad Hasan Polda Sumsel saat ini kondisinya sudah berangsur membaik,” ujarnya

Eviral juga menyampaikan berdasarkan pengakuan dari istri tersangka, sebelum aksi jambret yang dilakukan suaminya yang berujung pembakaran oleh warga sekitar, tersangka Indra sempat beradu argumen dengan istrinya.

Pertengkaran itu dipicu karena sudah beberapa waktu belakangan, tersangka Indra tidak lagi bekerja.

Istrinya mengkhawatirkan kondisi tersebut karena bingung untuk biaya kehidupan sehari-hari dan lagi akan segera melahirkan.

Sebelumnya tersangka Indra bekerja sebagai buruh bangunan untuk menghidupi kebutuhan keluarga.

“Istri dia (tersangka Indra) lagi hamil tua, kabarnya sudah masuk sembilan bulan. Artinya memang sudah dekat dengan masa persalinan tapi tidak punya biaya,” jelasnya.

Diduga kondisi itulah yang menjadikan tersangka Indra nekat melakukan aksi penjambretan bersama rekannya, Taufik (27).

Berita Terkait

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama
OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Berita Terbaru