Jadikan Ini Pelajaran, Tanggapan Pengamat Soal Hoax Donasi Rp 2 T

- Redaksi

Senin, 2 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Husni Thamrin

Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Husni Thamrin

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Donasi sumbangan uang Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan yang ternyata hoax, ditanggapi oleh Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Dr Husni Thamrin.

Husni menilai, kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Terutama para pejabat publik yang mengemban amanah, agar tidak terbuai janji- janji manis.

“Setiap respon kebijakan hendaknya dilakukan secara hati-hati, diteliti, dan tidak tergesa-gesa,” katanya.

Terpisah, Pengamat Sosial dan Politik Sumsel, Bagindo Togar menganggap, bahwa donasi sebesar Rp2 triliun itu sangat tidak rasional. Yang awalnya dikejutkan dengan nama pribadi menyumbangkan donasi dengan nilai fantastis, kemudian digegerkan.

“Akal sehat kita yang lazim sebagai masyarakat awam sangat sulit untuk menerimanya. Karena ini salah satu masuk tiga besar di dunia dan pribadi nomor satu di dunia. Kalo korporasi yang menyumbangkan sekian triliun kita masuk dirangking tiga di dunia,” ungkap Bagindo.

Dikatakan Bagindo Togar, anehnya jumlah Rp2 triliun yang tergolong besar hampir menyamai APBD salah satu kabupaten kota di Provinsi Sumsel, dengan mudahnya diserahkan dengan alasan amanah orang yang telah wafat.

“Aoa yang terjadi tersebut tidak mengutamakan logika dan aspek rasional,” ujarnya.

Terkait kegaduhan di tengah pandemi ini baik nusantara dan dunia, jelas Bagindo, idealnya persoalan administrasi dan legal formal perbankan telah selesai/kelar (Hibah Rp2 Triliun), barulah kemudian diekspos.

“Misalnya memindahkan uang di atas Rp500 juta saja itu nggak mudah harus melalui PPATK, melibatkan Bank Indonesia. Harusnya dipindah buku dulu dan saldo sudah dipindahkan. Akibatnya persoalan logis tersingkirkan,” terangnya. (Nat)

Berita Terkait

Formula Memenangkan Mahjong Wins 2 Dengan Bumbu Dapur Akurat
Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Masa Sidang IV Tahun 2025 Dapil Sumsel 2
Kunjungi SMK 8, DPRD Sumsel Serap Berbagai Aspirasi Guru dan Para Siswa
Sabia Afriyana Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kelas Bawah
Polsek BMT Monitoring Penjaringan Calon Ketua DPD dan Calon Ketua DPC Partai PDIP
DPRD Prov. Sumsel sampaikan Laporan Banggar dan bersama Gubernur sepakati Raperda Perubahan APBD Prov.Sumsel TA 2025
Potensi Rawan, Polda Sumsel Perketat Pengamanan PSU di Empat Lawang
DPRD OKU Timur Setujui 4 Raperda Usulan Bupati

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:01 WIB

Formula Memenangkan Mahjong Wins 2 Dengan Bumbu Dapur Akurat

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:35 WIB

Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Masa Sidang IV Tahun 2025 Dapil Sumsel 2

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:12 WIB

Kunjungi SMK 8, DPRD Sumsel Serap Berbagai Aspirasi Guru dan Para Siswa

Kamis, 25 September 2025 - 16:52 WIB

Sabia Afriyana Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Kelas Bawah

Rabu, 10 September 2025 - 14:28 WIB

Polsek BMT Monitoring Penjaringan Calon Ketua DPD dan Calon Ketua DPC Partai PDIP

Berita Terbaru

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB