Inventarisir Aset Kebudayaan, Disdikbud Geber PPKD

- Redaksi

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paparan Walikota Pagar Alam dalam penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). (Photo: Delta Handoko)

Paparan Walikota Pagar Alam dalam penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota, Alpian Maskoni, menghadiri sekaligus membuka giat Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Pagar Alam tahun 2022. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Seminar Hotel dan Villa Gunung Gare, Rabu (14/12/2022).

Dikatakan Alpian, seperti diketahui bersama adat sebagai sebuah gagasan kebudayaan, terdiri dari nilai-nilai hukum, kebiasaan, norma dan hukum adat yang telah diwariskan secara turun temurun. Dan dipertahankan sekelompok komunitas adat serta masyarakat.

“Sehingga membentuk karakter, acuan, kebiasaan, adat istiadat yang terus mengalir kepada seluruh masyarakat luas dan diwariakan oleh leluhur dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tahap II dalam penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Pagar Alam ini.

“Semoga akan dapat mengenal lebih jauh lagi kebudayaan itu sendiri, baik yang berbentuk peragaan ataupun benda yang bernilai seni. Sehingga dapat menjadi nilai jual tersendiri bagi Kota Pagar Alam,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Pagar Alam Cholmin Heryadi menuturkan, kegiatan penyusunan PPKD yang dilaksanakan ini, dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menginventarisir seluruh data dan aset kebudayaan di Pagar Alam.

“Selain itu, untuk merumuskan kebudayaan di Kota Pagar Alam, serta PPKD ini merupakan dasar dari rencana strategi dan RPJM Daerah Kota Pagar Alam khususnya di bidang Kebudayaan,” paparnya.

Cholmin berharap, dengan penyusunan PPKD ini mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Bidang Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

“Penyusunan PPKD juga dalam rangka pelestarian kebudayaan di Kota Pagar Alam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo

Berita Terbaru