Hujan Bisa Bikin Karyawan Tambang Batubara PHK

- Redaksi

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Sucitera ketika di tambang batubara. (Foto : Ismail)

Andi Sucitera ketika di tambang batubara. (Foto : Ismail)

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Musim penghujan seperti saat ini, rupanya jadi musim yang sulit bagi pengusaha tambang batubara di Kabupaten Lahat. Pasalnya dengan intensitas hujan yang deras dan tanpa henti, membuat aktifitas di tambang batubara jadi terganggu. Bahkan ada sejumlah perusahaan yang terpaksa stanbaykan sementara karyawannya. Hingga terpaksa merumahkan karyawan.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lahat, Mustofa Nelson, melalui Pejabat Fungsional Mediator, Andri Kurniawan mengatakan, pihaknya belum dapatkan laporan adanya karyawan perusahaan tambang batubara yang dirumahkan, bahkan dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh pihak perusahaan, dampak musim penghujan. Dengan alasan perusahaan sedang tidak beraktivitas.

 

“Ya kita tahu, saat musim seperti sekarang akan berdampak kurangnya hasil produksi. Namun kita meminta, agar perusahaan tidak mudah melakukan PHK,” katanya.

 

Andri menambahkan, jika memang perusahaan harus lakukan efesiensi karyawan, itu hak mutlak perusahaan. Asalkan, hak karyawan dibayarkan. Karena saat curah hujan tinggi, selain medan tambang yang sulit, keselamatan karyawan pun jadi riskan. Jika dipaksakan, ditakutkan menimbulkan hal tak diinginkan, seperti kecelakaan kerja, yang tentunya juga akan merugikan perusahaan.

 

“Jadi wajar saja jika di musim hujan, perusahaan batubara terpaksa stop sementara lakukan aktivitas. Tapi dengan harga batubara yang stabil seperti saat ini, gonjang-ganjing karyawan mulai berkurang,” ujarnya.

 

Sementara, anggota DPRD Lahat, Andi Sucietera ST mengaku, sudah mendapatkan informasi tentang kekhawatiran pekerja tambang, saat musim hujan tiba banyak yang jadi pengurangan. Meski alasan yang jadi dasar perumahan karyawan oleh pihak perusahaan, terkadang bukan karena hujan. Pihak perusahaan diharapkan, tidak memanfaatkan momen musim penghujan untuk lakukan pengurangan karyawan.

 

“Pihak perusahaan jangan asal main PHK, dengan alasan akibat turunya produksi dampak musim hujan, jadi terpaksa merumahkan atau PHK karyawan. Pihak perusahaan diharapkan bisa bijak, meski musim hujan seperti sekarang ini berimbas kepada hasil produksi,” tegas Andi.

Berita Terkait

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat
Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:44 WIB

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51 WIB

Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron

Berita Terbaru