Hari Pertama PTM, 750 Siswa di Dua SMP Langsung Disuntik Vaksin

- Redaksi

Senin, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Istimewa/Yudiansyah

Photo: Istimewa/Yudiansyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Walikota Palembang, Fitirianti Agustinda, bersama Badan Intelijen Negara (BIN), pada Senin (6/9/2021) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi siswa tingkat SMP, di hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM).

Tahap pertama vaksinasi ini dilakukan di dua SMP, yakni SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 Palembang di Jalan Rudus Kelurahan D II Kecamatan Kemuning. Di mana, ada 750 siswa dari 1.500 siswa dari dua SMP tersebut disuntik vaksin.

“Ada sekitar 750 anak-anak yang dibagi tiap tahapan dari total 1.500. Untuk hari ini SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 10 yang cukup beruntung,” tambah Fitri.

Dikatakan Fitri, vaksin Sinovac ini bagi siswa SMP diperuntukan bagi 129 ribu anak SMP yang akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. “Alhamdulillah hari ini pelaksanaan vaksinasi Sinovac untuk anak-anak dosis pertama sudah dilakukan bersama BIN,” kata Fitri.

Fitri menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi sinovac untuk para siswa-siswi tersebut juga tak luput dari ide Badan Intelijen Negara yang juga memiliki sarana prasarana, sehingga pelaksanaan vaksinasi tersebut dapat betul-betul berjalan.

“Kita berterima kasih sekali kepada BIN yang sudah ikut serta sesuai dengan arahan bapak Presiden dalam pelaksanakan vaksinasi untuk anak-anak,” ujarnya.

Dengan dilakukannya vaksinasi sinovac, pelaksanaan sekolah tatap muka sangat diharapkan Fitri untuk dapat betul-betul bisa terlaksana dengan baik

“Tentu anak-anak juga belajarnya tidak begitu optimal kalau belum sekolah tatap muka, sehingga sekolah tatap muka betul-betul diharapkan dapat berjalan dengan sempurna,” harapnya.

Sementara itu, Pasha Aditia yang merupakan salah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palembang mengungkapkan rasa bahagiahnya terkait akan dilaksanakannya kembali sekolah tatap muka.

Dirinya juga menyambut baik adanya pelaksanaan vaksinasi di sekolahnya tersebut, bahkan Pasha juga menyampaikan tidak ada sedikitpun rasa takut yang dirasakannya saat menjalani vaksinasi.

“Kalau takut sih tidak karena memang sudah pernah disuntik sih. Dan kalau sudah divaksin juga kan bisa lebih aman, terlindungi untuk kekebalan tubuh sih,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Promosi UMKM Binaan di HUT Kabupaten Lahat
Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Pelopor Obligasi Daerah, Mekeng Targetkan UU Rampung Tahun Ini
Resmi Jadi Sekolah Model, SMK PGRI 1 Palembang Lepas Lulusan Angkatan ke-53 
Internetan Makin Hemat, by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif
Lewat HPMD, Astra Motor Sumsel Hadirkan Experience Seru di Mari Berdendang Fest 2026
Prabowo Alokasikan 18 Sapi Kurban untuk di Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:36 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Promosi UMKM Binaan di HUT Kabupaten Lahat

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:42 WIB

Herman Deru Siap Jadikan Sumsel Pelopor Obligasi Daerah, Mekeng Targetkan UU Rampung Tahun Ini

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:12 WIB

Resmi Jadi Sekolah Model, SMK PGRI 1 Palembang Lepas Lulusan Angkatan ke-53 

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:23 WIB

Berita Terbaru

Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng saat konferensi pers usai kegiatan sarasehan di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB