Harganas ke-29, Sumsel Fokus Turunkan Angka Stunting

- Redaksi

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Harganas ke-29 tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Puncak Harganas ke-29 tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Prevalansi Stunting di Sumatera Selatan saat ini ada diangka 24,8 persen. Sehingga dalam puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 tingkat provinsi Sumatera Selatan yang dihelat di Kota Pagar Alam, Rabu (27/6/2022), pencegahan serta penurunan prevalansi stunting menjadi target utama.

Kota Pagar Alam yang didaulat sebagai tuan rumah puncak Harganas menjadi Kota pravalansi terendah stunting diantara Kabupaten Kota di Sumatera Selatan yakni diangka 15,5 persen, Hal ini disampaikan Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni.

Dikatakannya, capaian ini tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak dan OPD dilingkungan Pemkot Pagar Alam, mulai dari TP PKK,BKKB Kota Pagar Alam serta pihak lain yang terus berupaya dalam pelayanan-pelayanan ke masyarakat terkait stunting.

“Disamping itu peran program ketahanan mandiri pangan dari pemerintah provinsi sumatera selatan yang selalu digaungkan gubernur,” ucapnya.

Akan tetapi, kata Alpian, penurunan stunting ini adalah hal yang sulit jika hanya menngandalkan pemerintah saja, dan harus ada sinergi dengan OPD terkait sehingga apa yang ditargetkan bisa terwujud.

Sementara Kepala Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti mengatakan, Harganas merupakan momen penting untuk sama- sama mewujudkan Indonesia zero stunting.

Karena itulah, Kata dia, dalam rangkaian roadshow Harganas ke-29 tahun 2022 kali ini, Sejumlah Kabupaten Kota di Sumsel sudah dikunjungi untuk mengajak semua lapisan masyarakat untuk menanggulangi Stunting.

“Apalagi, mereka yang rawan kena Stunting ini adalah mereka yang secara ekonomi kurang beruntung, dan inilah yang perlu diselamatkan oleh pemerintah melalui program-program yang menyentuh, seperti pemberian gizi, pelayanan KB dan semacamnya,” imbuhnya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, kenapa saat ini stunting masih tinggi, karena ada pola hidup yang salah entah itu dari segi makanan serta yang lainnya.

Untuk itu, kata Gubernur, memang harus ada sinergi yang baik antara OPD terkit dengan pihak lain juga, karena pencegahanny pun bisa di cegah ketika pasangan remaja hendak melakukan perkawinan.

“Artinya harus ada priode tertentu pertahun dari data Kantor Urusan Agama (KUA) dalam memberikan bimbingan kepada calon ibu yang tepat waktunya dalam proses kehamilan hingg melahirkan dan menyusui,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru