Harga Cabai di Sejumlah Pasar Tradisional Palembang Masih Stabil Tinggi

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Palembang masih stabil tinggi dan belum menunjukkan perubahan secara signifikan yakni, masih di kisaran Rp60 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Effendi menyebutkan cabai merah keriting masih di angka Rp80 ribu, sedangkan cabai merah keriting Rp60 ribu.

“Dari hasil monitoring di sejumlah pasar di Palembang, harga itu memang belum ada penurunan. Untuk harga bawang putih juga mengalami kenaikan, harganya kisaran Rp40 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram, dan bawang putih dijual Rp36 ribu,” ujar Ruzuan, Senin (20/1/2025).

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan Rp19.500-Rp20 ribu, minyak goreng curah Rp16 ribu, dan Minyak Kita Rp17 ribu. Tepung terigu curah Rp10 ribu, dan tepung terigu kemasan Rp13 ribu.

Untuk harga beras per kilogram, jenis premium dijual Rp14 ribu, medium Rp12 ribu, dan beras SPHP Rp12.500. Kemudian, harga daging sapi tetap di kisaran Rp140 ribu-Rp150 ribu, daging ayam merata di tiap pasar dijual Rp32 ribu.

“Beberapa harga bahan pangan stabil, ada pula yang masih tinggi. Sama halnya dengan harga telur ayam yang masih di kisaran Rp25 ribu per kilogram,” jelasnya.

Diketahui, kenaikan harga cabai ini sudah terjadi sejak momen Nataru 2024/2025 yang lalu. Harga cabai di Sumsel masih tinggi disebabkan oleh produksi yang menurun, karena kondisi cuaca dan terhambatnya distribusi.

“Untuk mencukupi kebutuhan, kita juga membeli cabai dari luar daerah seperti dari Pasuruan, Bengkulu, Engrekang Sulsel dan Bali,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026
Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Berjalan Lancar, PN Palembang Tegaskan Putusan Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Kasus Pengusaha Aniaya Pencuri Mobil Berakhir Damai, Namun Proses Hukum Tetap Jalan
Penggeledahan Ketiga Kasus OTT KUPP Sungai Lumpur, Penyidik Kejati Sumsel Sita Dokumen SPB Tahun 2024-2026
Mandek, SIRA Desak Kejati Sumsel Lakukan Supervisi Kasus Dugaan Monopoli Proyek di Pali
Feby Herman Deru: PMR Bukan Sekadar Ekskul, tetapi Garda Terdepan Kemanusiaan
Polisi Geruduk Tempat Hiburan Malam Elite di Palembang, 50 Pengunjung di Tes Urine 
Diduga Aniaya Sopir di Workshop, Direktur Perusahaan di Palembang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 13:37 WIB

Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Berjalan Lancar, PN Palembang Tegaskan Putusan Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Senin, 8 Juni 2026 - 13:36 WIB

Kasus Pengusaha Aniaya Pencuri Mobil Berakhir Damai, Namun Proses Hukum Tetap Jalan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:33 WIB

Penggeledahan Ketiga Kasus OTT KUPP Sungai Lumpur, Penyidik Kejati Sumsel Sita Dokumen SPB Tahun 2024-2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:51 WIB

Mandek, SIRA Desak Kejati Sumsel Lakukan Supervisi Kasus Dugaan Monopoli Proyek di Pali

Berita Terbaru