Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 terus menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat. Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar Sumatera 2026 merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta berbagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera.

Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui penguatan sektor halal, pemberdayaan UMKM dan pondok pesantren, optimalisasi zakat dan wakaf, serta peningkatan literasi keuangan syariah, FESyar diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi syariah bagi masyarakat.

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

FESyar Sumatera 2026 diselenggarakan pada 5–7 Juni 2026 di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Kota Palembang. Berbagai kegiatan dihadirkan melalui tiga pilar utama, yaitu Sharia Fair, Sharia Education, dan Sharia Economic Forum, yang mencakup Halal Mart, business matching, seminar, talkshow, workshop, kompetisi, hingga syiar ekonomi syariah.

Rangkaian kegiatan FESyar telah resmi dibuka melalui Opening Ceremony yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 di PSCC Palembang dan dihadiri oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, serta Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Pada malam harinya, ribuan masyarakat turut menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, yang menjadi momentum memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dalam pengembangan ekonomi syariah.

Sebagai bagian dari pilar Sharia Education, pada Sabtu (6/6), Bank Indonesia menyelenggarakan tiga kegiatan utama di Atrium Palembang Icon Mall, yaitu Flagship Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah, Talkshow Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Talkshow Optimalisasi Dana ZISWAF.

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

Flagship Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah mengangkat berbagai isu strategis mengenai pengembangan ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di era digital. Seminar menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu Bank Indonesia (Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah/DEKS) yang membawakan materi “Transformasi Digital dan Penguatan Halal Value Chain untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif”, PT Bank Syariah Indonesia Tbk dengan topik “Penguatan Sektor Riil dan Pembiayaan Syariah dalam Halal Value Chain”, serta Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Abdullah Rasyid, yang menyampaikan perspektif akademik melalui materi “Membangun Ekosistem Ekonomi Syariah Terintegrasi: Perspektif Akademik dan Sosial”.

Pada sesi berikutnya, masyarakat diajak meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan melalui Talkshow Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah bertajuk “Syariah Finance for Future: Gaya Hidup Cerdas & Berkah Sejak Muda”. Menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan dan praktisi perencana keuangan, kegiatan ini mendorong generasi muda untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, memahami pentingnya literasi keuangan syariah, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman dan legal.

Selain itu, FESyar juga menghadirkan Talkshow Optimalisasi Dana ZISWAF yang membahas peran strategis zakat, infak, sedekah, dan wakaf dalam mendorong pembangunan ekonomi umat. Talkshow ini menghadirkan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan materi “Wakaf Produktif sebagai Engine Jangka Panjang Ekonomi Umat”, serta menghadirkan para penerima manfaat program Zakat Produktif dan Wakaf Produktif untuk berbagi pengalaman mengenai implementasi pemberdayaan dana sosial syariah dalam pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Adhie Wicaksono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan literasi masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak hanya memerlukan penguatan sektor usaha dan pembiayaan, tetapi juga pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bank Indonesia Perkuat Literasi Ekonomi Syariah melalui ToT Content Creator, ToT Dai-Daiyah, Sertifikasi Nazhir, dan Kompetisi Modest Fashion FESyar Sumatera 2026

“Melalui FESyar Sumatera 2026, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, pelaku UMKM, dan komunitas pesantren yang memahami dan memanfaatkan berbagai instrumen ekonomi dan keuangan syariah. Dengan dukungan sinergi dan transformasi digital, ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Adhie.

Rangkaian kegiatan FESyar Sumatera 2026 masih akan berlanjut hingga Minggu, 7 Juni 2026, dengan berbagai agenda menarik, di antaranya FESyar Zawa Run Sumatera, yaitu kegiatan lari sambil berwakaf, serta Closing Ceremony “Syiar dan Senandung Penyejuk Kalbu” bersama Opick Tombo Ati.

Melalui semangat sinergi dan transformasi digital, FESyar Sumatera 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan FESyar Regional Sumatera 2026 dapat diperoleh melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Sumber Berita: KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan

Berita Terkait

JPU Tuntut Fernando 12 Tahun Penjara, Sabu 31,65 Gram dan Senpi Rakitan Jadi Barang Bukti
Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI
Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus
KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan
Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar
Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara
Viral! Diduga Aksi Palak Sopir Truk di Simpang 3 Talang Kelapa Sukarami
Curi Kalung Rantai IRT Ini Berurusan Dengan Polsek Plaju

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum dan Cegah Fraud, Bank Sumsel Babel Gandeng Kejaksaan Negeri PALI

Kamis, 10 September 2026 - 16:54 WIB

Kapolsek Sukarami Bergerak Cepat Salah Satu Pelaku Pemalakan Viral Diringkus

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WIB

KPK Sisir PUPR dan Kantor PBJ Muara Enim, Dokumen Proyek hingga Barang Bukti Elektronik Diamankan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49 WIB

Jual Sabu, Muhammad Sangaji Divonis 6 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp1 Miliar

Kamis, 10 September 2026 - 16:48 WIB

Edarkan 18,5 Gram Sabu, Reni Melyani Divonis 8 Tahun Penjara

Berita Terbaru