oleh

Gunakan Senpi Kawanan Begal Rampok Guru Paud

SUARAPUBLIK.ID, OKUT – Seorang guru Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) menjadi korban keganasan kawanan begal yang terjadi di pada Kamis (09/09/2021), di Jalan Raya Desa Jati Sari Kec. Madang Suku I Kab. OKU Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah dengan membonceng anak korban hendak pulang dari Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku I, menuju Desa Taman Mulyo Kec. Semendawai Suku III Kabupaten OKU Timur.

Setibanya di Jalan Raya Desa Jati Sari II, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Tiba – tiba korban dipepet oleh 2 (dua) orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Beat Warna Putih dan pelaku yang membonceng langsung mencabut kontak sepeda motor yang dikendarai korban.

Bersamaan itu korban terjatuh, lalu kedua pelaku langsung turun dari sepeda motornya dan mendekati korban. Salah satu pelaku langsung menarik sepeda motor milik korban, kemudian anak korban meminta pelaku supaya jangan mengambil sepeda motor tersebut.

Selanjutnya anak korban langsung berteriak meminta tolong akan tetapi jalan sedang sepi, mendengar itu pelaku panik dan langsung memegang sesuatu dari pinggang sebelah kanannya sambil mengancam dengan mengatakan akan menembak korban apabila melawan.

Mendengar itu, korban ketakutan dan pelaku berhasil membawa pergi sepeda motor korban, berikut Tas warna cream yang berisikan 3 (tiga) Unit Hp, Dompet warna merah yang berisikan KTP, Kartu Mahasiswa, Kartu Vaksin, Kartu ATM Bank Sumsel, uang tunai sebesar Rp 300.000,- (Tiga Ratus ribu Rupiah), tidak berapa lama kemudian ada 2 (Dua) orang yang tidak dikenal sedang melintas dan ikut mengejar. Namun pelaku tidak berhasil ditemukan.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Madang Suku I untuk di Tindaklanjuti.

Kasatreskrim Polres OKU Timur AKP Apromico mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai guru paud yang menjadi korban oleh kawanan begal.

“Informasi sudah kami terima, dan masih kami kembangnya untuk memburu pelaku. Doakan saja pelaku secepatnya tertangkap,” tegasnya.

Komentar

Berita Hangat Lainya