Gubernur tak Mau Berspekulasi ASNnya Tewas Gantung Diri, Deru : Tunggu Pemeriksaan Polisi

- Redaksi

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Suarapublik.id, Palembang,

 

Kabar Wafatnya ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang saat ini diduga Bunuh Diri membuat heboh masyarakat di Provinsi Sumsel.

 

Beredar di Media Sosial Spekulasi yang mengatakan jika ASN yang berinisial EJA (55) yang juga merupakan Kepala UPTB Samsat Banyuasin 1, diduga mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung Diri di sebuah Kandang Sapi di lahan miliknya H. Sopawi.

 

Namun, Gubernur Sumsel Herman Deru tak mau ikut berspekulasi dengan kabar yang beredar. Ia lebih memilih menunggu informasi yang diberikan oleh pihak kepolisian terkait wafatnya ASN tersebut.

 

“Ya, Saya telah mendengar kabar itu, tapi saya belum bisa menyimpulkannya, tunggu lapaoran polisi dulu, apakah ini bunuh diri atau ada hal lain,” ujar Deru ditemui usai menghadiri salah satu kegiatan di Hitel Aryaduta, malam ini, Rabu (23/3/2022).

 

Deru masih menunggu hasil visum yang dilakuka pihak kepolisiam karenaemurutnya yang bisa menyimpulkan penyebab kematian Eka Juarsa adalah hasil visum. “Kita tunggu saja visumnya,” terangnya.

 

Sementara itu Kepala Bapenda Sumsel, Neng Muhaiba yang dikonfirmasi di Hotel Aryaduta mengatakan, sudah mengetahui terkait meninggalnya ASN tersebut. Ia pun membenarkan bahwa yang meninggal adalah Kepala UPTB Samsat Banyuasin.

 

Namun, Neng disini mengatakan jika Almarhum wafat karena sakit.” Iya benar meninggal, tapi karena sakit,” singkat Neng.

 

Diketahui, Gubernur Sumsel langsung datang melayat kerumah Duka usai dari giatnya di hotel Aryaduta dengan menggunakan Mobil Hyundai berpelat BG 551, sekitar 10-15 menit ia menyampaikan duka cita atas meninggalnya Eka Juarsah. Sekitar pukul 23.00 WIB ia keluar dari rumah duka.

Berita Terkait

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga
Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi
Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa
Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa
Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel
PST dan SIRA Gelar Nazar Potong Sapi, Apresiasi KPK Ungkap Dugaan Gratifikasi Bupati Muara Enim
1.254 Personel Gabungan dan Unit K9 Diterjunkan, Polda Sumsel Amankan Aksi Mahasiswa di Palembang-Lubuklinggau
Diduga Iri Tak Diterima Kerja, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Oknum Anggota DPRD Muara Enim dan Anak Jalani Tahap II Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejati Sumsel Tahan Tersangka Korupsi KUR Bank Sumsel Babel di OKU Timur, 41 Saksi Sudah Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Hampir Setahun Bergulir, Kasus Dugaan Penipuan FF Masuk Tahap Penyidikan, Kembali Diperiksa

Senin, 15 Juni 2026 - 20:34 WIB

Aliansi Mahasiswa Beri Kartu Merah ke Presiden saat Demo di DPRD Sumsel

Berita Terbaru

Foto : korban d Rumah sakit RSMP

Kota Palembang

Teguran Berujung Maut, Lansia di Palembang Tewas Dibacok Tetangga

Senin, 15 Jun 2026 - 20:42 WIB