Fitri Minta Seluruh Stakeholder Bersinergi Wujudkan PABB, DPA dan PJAS

- Redaksi

Kamis, 2 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meminta kepada seluruh stakeholder agar bersinergi bersama-sama guna mewujudkan Advokasi lintas sektor 3 kegiatan program nasional

yakni Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya (PABB) Desa Pangan Aman (DPA) dan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

 

Hal ini diungkapkan Fitri usai rapat di Ruang kerja Wakil Walikota Palembang, Senin (2/6/2022).

 

“Untuk mewujudkan kota yang aman, pasar yang aman serta kantin sekolah yang aman semuanya harus ikut bergerak bersama-sama,” ungkapnya.

 

Pihaknya juga berterimakasih kepada BPOM yang terus memperhatikan produk di kota Palembang terus aman.

 

“Kami sangat berterimakasih kehadiran BPOM yang terus memperhatikan produk di kota Palembang agar terus aman,” ucapnya.

 

Menurut Fitri untuk mewujudkan program nasional ini pihak BPOM tidak bisa melakukan sendiri. Namun harus dibantu oleh pihak pemkot.

 

“Program nasional ini tidak bisa dikerjakan sendirian, harus betul betul dibantu pemkot

tadi sudah kita perintahkan kepada dinas terkait untuk terus bergerak guna menjadikan target nasional untuk mewujudkan kota dan pasar serta jajanan yang aman untuk anak anak,

tiap bulan kita juga akan melakukan evaluasi apa yang sudah dikerjakan serta paparan dari dinas terkait tentang progres seperti apa yang sudah dilakukan untuk mewujudkan agenda nasional ini,”ujarnya.

 

Untuk membangun kesadaran masyarakat kata Fitri, sekarang sudah ada pojok pasar yang seharusnya bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

“Sudah ada beberapa pojok pasar untuk membangun kesadaran masyarakat, tadi kita juga sudah menyampaikan kepada Dirut pd pasar untuk menambah kembali pojok pasar, karena saat ini baru 5 titik dari total 41 titik,” katanya.

 

Fitri berharap, dengan adanya pojok pasar tersebut agar tidak ada keraguan antara pedagang dan pembeli.

 

“Yah harapannya dengan adanya pojok pasar tidak ada keraguan antara pedagang dan pembeli juga semakin mudah melakukan uji sample,” harapnya.

 

Adapun pasar yang sudah mempunyai pojok pasar yakni, pasar KM 5, pasar Lemabang, pasar Sekip ujung, serta pasar 10 ulu.

 

“Dan alhamdulillah tadi kita juga mendapatkan bantuan 2 unit alat tes uji dari BPOM, tes uji tersebut bisa langsung digunakan kemungkinan di Talang semut dan 9 ilir, dengan tes uji ini kita berharap nantinya kawasan yang sudah mendapatkan intervensi dari bpom tidak ada lagi produk makanan yg sifatnya merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama
OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Berita Terbaru