DPRD Bentuk Pansus Perkebunan, Selesaikan Carut Marut dengan Perusahaan

- Redaksi

Selasa, 7 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ismail

Anggota DPRD Lahat dapil 5 berfoto bersama dengan Kepala Desa serta unsur tripika saat reses di PT SMS, Selasa 7 Februari 2023

Foto : Ismail Anggota DPRD Lahat dapil 5 berfoto bersama dengan Kepala Desa serta unsur tripika saat reses di PT SMS, Selasa 7 Februari 2023

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Reses yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, untuk daerah pemilihan (dapil) 5, yang mempertemukan perusahaan PT Sawit Mas Sejahtera (PT SMS) dan juga beberapa kepala desa (Kades) diwilayah Kecamatan Kikim Tengah.

 

Hasil pembahasan tersebut, banyak sekali keluhan ataupun laporan dari masyarakat, kecamatan maupun kades, bahwasanya perusahaan bergerak di bidang perkebunan ini, enggan berpihak kepada penduduk.

 

“Misalnya, mengenai kebun plasma, Coorporate Social Responsibility (CSR) maupun lahan itu sendiri, sehingga warga selalu dirugikan,” ungkap Anggota DPRD Lahat, Lion Faisal SE MM, Selasa 7 Februari 2023.

 

Politisi Partai Hanura ini menyebutkan, dari konflik yang timbul ke permukaan inilah, berinisiatif membentuk tim panitia khusus (Pansus) Perkebunan, untuk mengetahui sejauh mana keberpihakan mereka terhadap kepentingan masyarakat.

 

“Di Kabupaten Lahat ini, banyak sekali perusahaan baik di sektor perkebunan kelapa sawit maupun batu bara, yang disebutkan pertama akan segera kita bentuk,” sebut Ketua Fraksi Gabungan Delapan (G-8).

 

Ia menyebutkan, hanya beberapa perusahaan saja telah melakukan kebun plasma, sedangkan PT SMS belum ada sedikitpun pergerakan baru sebatas perencanaan.

 

“Kasihan warga yang memiliki lahan di kawasan perkebunan perusahaan, bahkan mereka harus seminggu sekali diperbolehkan memanen sawit,” tandas Lion Faisal.

 

Senada, Anggota DPRD Lahat Dapil 5 lainnya, Nizaruddin SH menyampaikan, agar kiranya pihak perusahaan dapat meninjau kembali jadwal warga melakukan panen sawit.

 

“Apabila selama ini seminggu sekali, tolong dipertimbangkan menjadi 2 atau 3 kali dalam seminggu, kasihan kalau buahnya jadi busuk dan tidak akan mungkin memanen dalam satu hari,” bebernya.

 

Sementara itu, Koordinator Reses Dapil 5, Drs H Chozali Hanan MM menerangkan, dari hasil reses kali ini, kemungkinan besar akan membentuk Tim pansus perkebunan.

 

“Seperti halnya dengan batu bara, sehingga masyarakat menjadi makmur dan sejahtera, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat pun ikut imbas dari segi pendapatan asli daerah (PAD),” tukasnya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir
Kesabaran Habis! Warga Wonorejo Kikim Barat Bongkar Paksa Belasan Kafe Remang-Remang
Pecahkan Rekor, 828 ASN Lahat Jalani Tes Urine Dadakan Usai Upacara HUT KORPRI
Simpan Sabu dan Ekstasi di Lemari Kayu dan Plastik, Ida Diamankan Polisi
Warga Desa Tanjung Payang Lakukan Pembongkaran Kafe di Sepanjang Sungai Lematang

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:00 WIB

Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:13 WIB

Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:23 WIB

Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:38 WIB

Kesabaran Habis! Warga Wonorejo Kikim Barat Bongkar Paksa Belasan Kafe Remang-Remang

Berita Terbaru