PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dinas Pendidikan Kota Palembang menegaskan komitmennya memperbaiki infrastruktur sekolah yang rusak demi menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Basri Fachrurrozi Ajibamurhab, S.Pd, mengatakan pembenahan fasilitas sekolah menjadi prioritas utama, terutama pada ruang-ruang vital seperti perpustakaan dan laboratorium.
Menurutnya, kerusakan plafon di sejumlah sekolah berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan mengganggu aktivitas belajar, sehingga harus segera ditangani.
“Kami memprioritaskan perbaikan pada titik-titik yang berdampak langsung terhadap efektivitas KBM. Perpustakaan dan laboratorium adalah ruang strategis, sehingga kondisinya harus layak dan aman,” ujarnya.
Basri menjelaskan, perbaikan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan skala prioritas. Tim teknis telah melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan penanganan tepat sasaran.
Selain plafon, Disdik Palembang juga mendorong peningkatan fasilitas pendukung lainnya guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif. Upaya ini sejalan dengan program pemerintah kota dalam meningkatkan mutu pendidikan, tidak hanya dari aspek kurikulum dan sumber daya manusia, tetapi juga dari sisi infrastruktur.
Ia menegaskan, sarana dan prasarana yang layak memiliki dampak langsung terhadap konsentrasi belajar siswa dan kualitas pengajaran guru. Lingkungan sekolah yang aman diyakini dapat meningkatkan motivasi belajar serta capaian akademik peserta didik.
“Jika infrastruktur tertata baik, guru bisa fokus mengajar dan siswa belajar dengan rasa aman tanpa terganggu persoalan teknis bangunan,” tutupnya.
Penulis : Hasan Basri
Editor : Jaks

















