Dinas Sosial Sebut Penerima PKH di Palembang Capai 39 Ribu KK

- Redaksi

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator PKH 1 Palembang, Daryono. (Photo: Intan/suarapublik.id)

Koordinator PKH 1 Palembang, Daryono. (Photo: Intan/suarapublik.id)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dinas Sosial Palembang melaksanakan rapat pembinaan SDM Program Keluarga Harapan (PKH) di gedung Parameswara Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Senin (20/6/2022).

Rapat pembinaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulannya oleh Dinas Sosial, guna mengevaluasi kinerja dan peran serta fungsi pendamping keluarga penerima PKH.

Tujuannya agar SDM PKH Palembang menjalankan fungsi dan perannya dengan baik. Sebab, merekalah yang langsung bersentuhan dengan para penerima program bantuan ini.

Para pendamping diharapkan mampu membantu Dinas Sosial untuk memastikan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH mendapatkan bantuan, bisa mengakses layanan kesehatan, bisa mengakses layanan pendidikan dan juga mendapatkansosialisasi pemahaman tentang kesehatan.

PKH sendiri merupakan pemberian bantuan sosial kepada keluarga-keluarga miskin yang memenuhi persyaratan komponen-komponen pendidikan,kesehatan, serta kesos (Kesejahteraan Sosial).

Merry Ari Santy, selaku Koordinator Jaminan Sosial menjelaskan, PKH Palembang sudah dimulai sejak 2010. Hingga saat ini penyaluran bantuan sudah pada tahap kedua. Proses penyaluran tahap 3 mungkin akan dijalankan antara Agustus dan September.

“Penyaluran bantuan ini diberikan setiap satu kali tiga bulan. Untuk saat ini penerima bantuannya itu sekitar 39 ribu KK yang tersebar di 18 Kecamatan di Palembang, dengan 230 SDM PKH yang tersebar di 106 Kelurahan,” jelasnya.

Daryono selaku Koordinator PKH 1 Palembang menjelaskan, berdasarkan evaluasi lapangan dan monitoring yang ia lakukan setiap bulan sejauh ini terpantau berjalan sesuai dengan yang diharapkan baik dari segi ketepatan sasaran maupun kelayakan penerima.

Ia juga menjelaskan ada sedikit penurunan jumlah penerima PKH dari tahap pertama karena dimutahkirkan, hal ini terjadi karena ada beberap KPM yang dianggap tidak layak mendapatkan bantuan. (ANA)

Berita Terkait

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:54 WIB

Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Berita Terbaru

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Kota Palembang

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB