Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Oknum Guru di Banyuasin Dilaporkan ke Polisi

- Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holdu beserta istri didampingi kuasa hukum Lembaga Bantuan Hanura Sumsel Sainurdin, Ali Hanapiah, Ririn Dwi Agustian dan Sri Hartati saat melapor ke PPA Polda Sumsel. (Photo: Suci)

Holdu beserta istri didampingi kuasa hukum Lembaga Bantuan Hanura Sumsel Sainurdin, Ali Hanapiah, Ririn Dwi Agustian dan Sri Hartati saat melapor ke PPA Polda Sumsel. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sungguh bejat aksi oknum guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2  Rimba Terap Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Oknum guru tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang siswinya yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP. Diketahui guru tersebut berinisial AI.

Tak terima atas perbuatan kedua oknum guru tersebut, Holdu orangtua siswi didampingi kuasa hukum Lembaga Bantuan Hanura Sumsel Sainurnudin SH, Ali  Hanapiah SH, Ririn Dwi Agustian SH dan Sri Hartati SH. Mh melaporkan kedua tersangka ke Polda Sumsel.

Kata Holdu, peristiwa itu terjadi pada September 2023 lalu, di mana terlapor melancarkan aksinya disalah satu ruang Urusan Kesehatan Sekolah (UKS).

“Anak saya diiming imingi akan dikasih uang dan dibelikan HP,” kata Holdu, saat ditemui di Polda Sumsel, Senin (30/10/2023).

Merasa ada yang janggal akan prilaku anaknya yang tidak biasa, Holdu mencoba mengajak anaknya untuk bercerita.

Alangkah terkejutnya, merasa tersambar petir disiang bolong, Holdu tidak kuasa menahan emosinya mendengar cerita anaknya diajak ke ruang UKS sekolah SMP 2 oleh terlapor.

Dari pengakuan sang anak, terlapor menciumi dan meraba daerah sensitif dan mengesekan alat vitalnya selama dua kali di tempat yang sama.

“Kami tidak terima atas perlakuan oknum guru itu. Dia telah membuat anak saya trauma, bahkan takut untuk bersekolah,” ungkap Holdu.

Sementara itu kuasa hukum pelapor, Lembaga Bantuan Hanura Sumsel Sairnudin SH, Ali Hanapiah SH, Ririn Dwi Agustian SH dan Sri Hartati SH. MH meminta agar polisi untuk segera bertindak.

“Bisa saja tidak hanya satu murid yang sudah menjadi korban pelecehan guri ini, “ kata Sairnudin SH, Ali  Hanapiah SH didampingi Ririn Dwi Agustian SH dan Sri Hartati SH. MH.

Bahkan dikatakan Sainurdin, akibat dugaan pelecehan tersebut tentu akan berdampak pada psikologis anak ke depannya dalam pergaulan sosialnya.

“Ini dapat menimbulkan trauma yang mendalam, kami minta kepada pihak penegak hukum untuk segera mungkin memanggil dan menyelidikinya,” tutur Sairnudin. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB