BPBD Sumsel Catat 33 Kejadian Karhutla Terjadi Hingga 14 Juli 2025

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 33 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi hingga 14 Juli 2025.

“Angka itu naik dibanding sebelumnya yakni per 3 Juli 2025 yang hanya 24 kejadian,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, Rabu (16/7/2025).

Iqbal menjelaskan dari 34 kejadian itu terindikasi luas lahan yang terbakar mencapai 43,08 hektare. Dari total kejadian itu, Ogan Ilir paling banyak terjadi karhutla. Terdata sudah 26 kali kejadian di wilayah itu.

Kecamatan Indralaya Utara menjadi wilayah paling sering karhutla dengan 11 kejadian. Lalu Pemulutan Barat dan Pemulutan masing-masing 4 kejadian, Indralaya dan Payaraman 2 kejadian. Sisanya 1 kejadian di Rambang Kuang, Muara Kuang, dan Tanjung Batu.

“Kejadian karhutla juga sudah terjadi di Muba dan PALI masing-masing 2 kejadian. Dan di Lahat, OKI, dan Prabumulih 1 kejadian,” jelasnya.

Ia mengatakan mitigasi dan antisipasi terus dilakukan agar kejadian karhutla bisa diminimalisir.

“Tentunya pemantauan terhadap wilayah-wilayah rawan juga dilakukan monitoring secara harian oleh BPBD di daerah,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, antisipasi karhutla melalui pembasahan lahan di beberapa wilayah gambut dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) juga sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir.

“BPBD Sumsel juga tengah mengusulkan perpanjangan waktu OMC setelah pelaksanaan 5 hari saat ini,” imbuhnya.

Selain itu, pelaksanaan apel kesiapsiagaan penanganan karhutla juga akan dilakukan pada akhir Juli mendatang.

“Instansi dari lintas sektoral termasuk dari perusahaan swasta pengelola kawasan hutan juga akan menyertakan personel dan kesiapsiagaan peralatan dan perlengkapannya. Apel siaga akan dilakukan sekitar 28 atau 29 Juli nanti. Menko Polkam rencananya akan hadir dalam apel nanti,” ungkap dia.

Berita Terkait

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati
OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM
Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan
Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban
DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban
Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:51 WIB

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:51 WIB

DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, melakukan koordinasi dengan panitia Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah, Desa Sumber Harjo.

OKU Timur

Persiapan Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah BMT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:23 WIB

Foto tim pengacara dan keluarga korban Kristina

Kota Palembang

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB