BI Sumsel Lepas Susur Sungai Musi, Hadirkan Layanan Rupiah untuk Ramadan dan Idulfitri 1447 H

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan resmi melepas kegiatan Susur Sungai Musi (SSM) dalam rangkaian Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, layak edar, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Seremonial pelepasan dipimpin Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, bersama perwakilan Pemerintah Kota Palembang, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Komandan Pangkalan TNI AL Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, Kepala BIN Daerah Sumatera Selatan, serta Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Bambang Pramono menyampaikan bahwa kebutuhan uang di Sumatera Selatan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H diproyeksikan meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini seiring dengan menguatnya aktivitas ekonomi, terutama konsumsi rumah tangga dan perdagangan ritel menjelang Hari Raya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Bank Indonesia menyiapkan langkah strategis guna menjaga kelancaran transaksi dan stabilitas sistem pembayaran. Melalui SERAMBI 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, BI membuka 462 titik layanan penukaran uang di Sumatera Selatan dengan kuota 57.000 penukar.

Hingga awal Maret 2026, realisasi penukaran telah mencapai Rp121,4 miliar dengan jumlah 23.800 penukar atau sekitar 40 persen dari total kuota. Guna memenuhi kebutuhan Uang Pecahan Kecil (UPK), BI menyiapkan lebih dari Rp1,6 triliun dalam pecahan Rp1.000 hingga Rp20.000.

Kegiatan Susur Sungai Musi sendiri berlangsung pada 2–6 Maret 2026 dengan menjangkau enam desa pesisir di sepanjang Sungai Musi, yakni Desa Upang, Muara Talang, Makarti, Sungsang, Bunga Karang, dan Pulau Borang. Dalam kegiatan ini, BI membawa modal kas sebesar Rp5,3 miliar dalam pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000, seluruhnya dalam kondisi baru dan layak edar.

Komandan Lanal Palembang menyampaikan apresiasi atas konsistensi BI dalam menghadirkan layanan kas yang inovatif bagi masyarakat. Ia menegaskan dukungan penuh TNI AL demi kelancaran pelaksanaan Susur Sungai Musi.

Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga menyatakan dukungan terhadap program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir serta menjaga kelancaran peredaran Rupiah, khususnya di delapan kecamatan wilayah perairan Banyuasin.

Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta sosialisasi pembayaran non-tunai guna mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir. Seluruh layanan penukaran dilakukan melalui pendaftaran digital pada aplikasi PINTAR (pintar.bi.go.id).

Melalui SERAMBI 2026 dan Susur Sungai Musi, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan menghadirkan layanan Rupiah yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB