Belum Mampu Akomodir PPPK Paruh Waktu, Walikota Pagar Alam Minta Maaf

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi aliansi pegawai non database dengan Pemkot Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Audiensi aliansi pegawai non database dengan Pemkot Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, menyampaikan permintaan maaf kepada tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam yang belum terakomodir dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Hal ini disampaikan Ludi Oliansyah saat menerima audiensi BKPSDM dan Aliansi Pegawai Honorer Non Database, di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, Selasa (02/12/2025).

“Minta maaf, bukan tidak diperjuangkan, kami sudah berusaha maksimal dan memperjuangkan tapi regulasi dari Pemerintah Pusat belum ada yang bisa kita ambil alih sesuai dengan surat yang ada, saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Pagar Alam, selama ini mungkin harapan kita semua, ingin sejahtera, ingin membanggakan orangtua, tapi inilah kenyataanya dan kita harus bersabar,”papar Walikota.

Ia menerangkan, bahwa honorer Non Database tersebut belum terakomodir dalam PPPK Paruh Waktu lantaran terbentur dengan aturan dari Pemerintah Pusat, yang tidak menyertakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu bagi tenaga Non-ASN yang belum terdata di pangkalan data (Database) Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tidak mengikuti tahapan tes PPPK tahap I dan II tahun 2024.

Pada kesempatan tersebut, Wako Ludi juga meminta kepada pegawai Non-ASN yang belum terakomodir di PPPK Paruh Waktu untuk bersama-sama terus menunggu regulasi terbaru dari Pemerintah Pusat.

“Kita berharap di Desember 2025 ini Pemerintah Pusat dapat memberikan kepastian regulasi dan angin segar bagi tenaga Non-ASN yang belum terakomodir dalam PPPK Paruh Waktu,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan

Berita Terbaru

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB

Empat Lawang

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:36 WIB