Batalkan Pesanan Wanita Panggilan Via Aplikasi Online, IRT Ini Malah Jadi Korban Pengeroyokan

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

Ilustrasi penganiayaan. (Photo: Istimewa)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Miris dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palembang berinisial SOA (32). Dirinya sudah menjadi korban pengeroyokan setelah memesan wanita melalui akun michat.

Tak terima dengan peristiwa yang dia alami, membuat warga Kecamatan Ilir Barat (IB) II ini, melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Senin (12/1/2025). Dia berharap, atas laporan pelaku bisa ditangkap.

Kepada petugas, SOA menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026), sekitar pukul 12.20 WIB, di Jalan Radial Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Kejadian ini berawal, saat korban memesan seorang perempuan lewat online Michat. Namun ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban membatalkan pesanan wanita tersebut. Namun ketika korban hendak pulang dari TKP, korban ditarik para terlapor (Lidik).

“Jujur, awalnya memang saya memesan perempuan lewat aplikasi online. Namun ketika sampai di TKP saya batalkan. Nah ketika saya hendak pulang, saya dicegat para terlapor dan ditarik mereka,” ungkapnya.

Tidak hanya dicegat, korban juga didorong serta kunci motornya diambil terlapor. Kemudian korban dimintai sejumlah uang agar dibebaskan dan bisa pulang.

“Ketika saya batalkan, para terlapor ini mencegat saya. Kunci motor saya diambil dan meminta uang jika saya mau pulang,” terangnya.

Alhasil, korban pun meminta tolong dengan kakaknya agar dijemput di TKP. Sesampainya di TKP, korban bisa diselamatkan. Namun ketika korban hendak ngambil motornya, ternyata ada salah satu terlapor yang mengikuti.

Saat itu salah satu terlapor membacok korban dengan mengunakan senjata tajam (Sajam) dan kayu balok dipukul dibagian punggung.

“Oleh itulah saya laporkan ke sini. Saya berharap atas laporan ini pelaku ditangkap,” harapnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka sayat di bagian betis dan luka lebam di punggung.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Kusmoyo, membenarkan adanya laporan korban terkait pengeroyokan.

“Laporan sudah diterima dan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi
Dua Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap, 16,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan di Palembang
Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 15:59 WIB

Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Kamis, 23 April 2026 - 15:51 WIB

Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan

Berita Terbaru