Ayah Korban Pengeroyokan di Depan PS Mal Membuat Laporan Polisi

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Ayah korban membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pasca peristiwa pembacokan dan pengeroyokan yang terjadi di antar dua kelompok di Jalan Angkatan 45 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I, Palembang Selasa, (6/1/2025), kemarin, hingga kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang.

Akibat peristiwa tersebut, terkait adanya korban yakni M Billy Putra Pratama (30), warga Jalan RE Martadinata Lorong Amal Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang, yang mengalami luka bacok, orangtua korban didampingi kuasa hukumnya sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Selasa (6/1/2026), malam

Dan, hingga kini korban diketahui masih mendapatkan perawatan intensif di RS Ak Ghani, Palembang. Dimana laporan tersebut dilaporkan orang tua korban yakni Bachril (54) dan berharap atas laporannya pelaku bisa segera ditangkap.

Dihadapan petugas piket pengaduan, Bachril mengatakan berawal dirinya mendapatkan informasi peristiwa tersebut dari istri korban bahwa telah terjadi aksi pengeroyokan terhadap anaknya.

“Untuk persis kejadian saya tidak begitu tahu pak. Namun setelah mendapati informasi tersebut dirinya langsung menuju RS AK Ghani untuk melihat kondisi korban,” katanya.

Dari keterangan korban, lanjut Bachril, peristiwa pengeroyokan tersebut berawal saat korban sedang berada di TKP, lalu secara tiba-tiba korban diserang oleh sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam.

“Dari keterangan anak saya begitu ketika di rumah sakit,” katanya.

Mengetahui dirinya dalam keadaan bahaya, korban pun berniat hendak melarikan diri. Namun kelompok bersenjata tersebut terus mengejar korban, hingga saat korban hendak menyelamatkan diri terjatuh. Saat itu korban dibacok oleh terlapor cs (Lidik) secara bersama-sama.

Setelah membacok korban, para Terlapor dan kelompoknya meninggalkan korban di TKP. Lalu korban diselamatkan warga yang melintas di TKP dan dibawa ke RS menjalani perawatan.

Lebih Bachril jauh mengatakan korban selama ini bekerja sebagai penagih retribusi di Kawasan Pasar 16 Ilir Palembang dan sekaligus berdagang angkringan. “Anak saya tidak memiliki permasalahan apapun dengan orang lain,” katanya.

Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang melalui Pamapta II Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait penganiayaan dan pengeroyokan.

“Laporan sudah diterima dan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka
Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi
Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet
Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Polda Sumsel Dalami 16 Korporasi Karhutla, PT RAS Jadi Satu-satunya Perusahaan yang Direkturnya Tersangka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Polda Sumsel Selidiki 17 Korporasi Kasus Karhutla, 620 Hektare Lahan Dipasangi Garis Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Perempuan di Jakabaring Palembang Luka Berat, Diduga Dianiaya Pakai Silet

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Curi Puluhan Kaleng Susu, Karyawan Indomaret Diserahkan ke Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Berita Terbaru