Aturan Masker Dilonggarkan, Dinkes Tetap Sarankan Vaksin

- Redaksi

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwan Setiawan

Iwan Setiawan

SUARAPUBLIK.ID, KAYU AGUNG – Presiden Joko Widodo saat ini telah melonggarkan penggunaan masker, kebijakan ini bernarengan pula dengan kemudahaan aturan menggunakan transportasi jarak jauh. Namun demikian Dinkes Kabupaten Ogan Komering Ilir tetap mempercepat pelaksanaan vaksin Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Iwan Setiawan, Kamis (19/5/2022), meski sudah agak longgar namun batasan protokol kesehatan tertentu masih tetap diberlakukan.

Tahapan memulai transisi menuju endemi didasari pada pemahaman masyarakat perilaku hidup sehat. Ia meneruskan, kurang lebih dua tahun, dalam situasi pandemi, secara langsung maupun tidak, membentuk pemahaman dan kesadaran kolektif terkait perilaku hidup sehat.

“Kita menyambut baik arahan Bapak Presiden mengenai pelonggaran memakai masker di ruang terbuka dan aturan perjalanan luar dan dalam negeri,” ujarnya, Kamis (19/5/2022).

Namun apabila di tempat berkerumun, kata dia, hendaknya masyarakat berkenan tetap memakai masker. Dirinya beralasan, bibit penyakit menular melalui udara dapat dicegah dengan menggunakan masker.

Selain pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker itu sendiri, menurut Iwan Setiawan, pihaknya tetap melakukan vaksinasi di berbagai tempat di Bumi Bende Seguguk secara masif.

Terkait capaian vaksinasi di Kabupaten OKI per tanggal 17 Mei 2022, masyarakat umum yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 541.406 atau 93,68 persen. Dosis kedua mencapai 396.160 atau 68,55 persen. Sedangkan untuk capaian dosis ketiga 67.427 atau 11,67 persen.

“Capaian berikutnya yakni vaksinasi anak-anak dosis pertama mencapai 74.259 atau 87, 14 persen. Lalu dosis kedua sebanyak 53.062 atau 63,44 persen tercatat sudah divaksinasi,” urainya.

Berbagai upaya mengejar capaian vaksinasi. Menurut dia, diperlukan kesadaran masyarakat untuk mendatangi pos kesehatan atau tempat vaksinasi digelar. Sementara saat inj stok vaksin sebanyak 10.669 dosis yang siap digunakan.

“Pelonggaran aturan ini sendiri sekaligus hendak memastikan lengkapnya vaksin yang kita terima. Walaupun pemerintah telah banyak mengizinkan peningkatan aktivitas masyarakat, menyelesaikan vaksinasi Covid-19 secara lengkap harus dilakukan,” tandasnya. (Ali)

Berita Terkait

Video Beredar, Massa Bakar Fasilitas PT BCP di OKI Usai Dugaan Penembakan Warga
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan
Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis
Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 
Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya dan Pariwisata
OKI Gencarkan Gerakan Anti-Scam, Masyarakat Diajak Waspada Kejahatan Siber
TPID OKI Sidak Agen Sembako Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:01 WIB

Video Beredar, Massa Bakar Fasilitas PT BCP di OKI Usai Dugaan Penembakan Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:11 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Dukungan Infrastruktur dan Percepatan Ekonomi Ramah Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kejari OKI Dalami Dugaan Penyimpangan di BRI Unit Pampangan, Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WIB

Belum Perdulinya Sikap OPD OKI Terhadap Peran Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:33 WIB

Raih Nilai ‘Baik’ dalam Penilaian Pelayanan Publik, RSUD Kayuagung Berikan Kepuasan untuk Masyarakat 

Berita Terbaru