Atasi Keluhan Jalan Bergelombang, Tol Kayu Agung Siap Sambut Mudik 2026 dengan Diskon Tarif 30 Persen

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat meninjau perbaikan Tol Palembang - Kayu Agung, Selasa (10/3/2026). Foto: Pemprov Sumsel

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat meninjau perbaikan Tol Palembang - Kayu Agung, Selasa (10/3/2026). Foto: Pemprov Sumsel

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID  — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan jalur Tol Kayu Agung siap dioperasikan secara optimal untuk arus mudik Lebaran 2026 setelah rampungnya perbaikan teknis pada lahan gambut dan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan.

Perbaikan permanen dilakukan dengan menanam 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter guna menyentuh lapisan tanah keras, sehingga tekstur jalan yang sebelumnya dikeluhkan bergelombang kini menjadi stabil dan mulus.

Selain kesiapan fisik, pemerintah daerah memproyeksikan puncak kepadatan akan terjadi pada 18 April mendatang dengan volume kendaraan mencapai 21.000 unit.

“Masalah jalan di Kayu Agung yang selama ini dikeluhkan kini terjawab dengan pembangunan menggunakan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Langkah ini harus diambil karena kondisi lahan merupakan kubah gambut, sehingga tiang pancang harus mencapai kedalaman tersebut agar menyentuh tanah keras,” jelas Herman Deru, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi aspirasi masyarakat di media sosial, Gubernur juga mengonfirmasi adanya potongan harga tarif tol yang akan berlaku secara otomatis mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Diskon 30 persen ini berlaku otomatis tanpa syarat tambahan agar pengguna jalan tidak bingung. Ini adalah respons kami atas aspirasi warganet yang menginginkan adanya pengurangan tarif tol selama masa mudik,” tambahnya.

Herman Deru berharap, dengan infrastruktur yang lebih nyaman dan biaya yang lebih terjangkau, para pemudik dapat mengalokasikan pengeluaran mereka untuk berbelanja di daerah, sehingga mampu memutar roda ekonomi lokal.

“Diharapkan pemudik merasa nyaman saat pulang ke dusun maupun saat kembali, sehingga mereka bisa lebih banyak berbelanja di daerah. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi lonjakan 21.000 kendaraan di puncak arus nanti,” tutupnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan
SampoernaFest Kembali ke Palembang, Perkuat Literasi Keuangan dan Dukung Penanganan Karhutla
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Kejati Babel Perkuat Sinergi Tata Kelola Distribusi BBM
Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi
Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas
PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah
Kembali Digerebek, Tujuh Orang Diamankan dari Kampung Narkoba Lorong Manggar
Dua Hari Dicari, Lansia yang Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Awal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:36 WIB

T Intouch with Toyota Remote, Mengakses dan Mengelola Kendaraan dari Jarak Jauh Seperti Pengaturan Pendingin Kendaraan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:51 WIB

SampoernaFest Kembali ke Palembang, Perkuat Literasi Keuangan dan Dukung Penanganan Karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Polda Sumsel Usut 62 Kasus Karhutla, 20 Laporan Seret Korporasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Taekwondo NG Juara Umum Hj Meilinda Cup 2026, Borong 23 Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:47 WIB

PN Palembang Kabulkan Praperadilan Albert John Lorenz, Penetapan Tersangka Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru