Apotek K-Nia Dibobol Maling, Brankas hingga DVR CCTV Lenyap Dibawa Kabur

- Redaksi

Minggu, 25 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kiki Nardance

Photo: Kiki Nardance

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Aksi pencurian kembali terjadi di Palembang. Kali ini, Apotek K-Nia Pharma di Jalan Opi Raya Blok A 16 B, RT 41/RW 12 dibobol maling. Brankas hingga DVR CCTV lenyap dibawa maling, diduga untuk menghilangkan barang bukti.

Asisten Apoteker K-Nia Pharma cabang Opi Raya, Indah Pratama mengatakan, saat datang ke apotek sekira pukul 07.00 WIB tadi pagi (25/7/2021), ia malah mendapati berangkas hingga DVR CCTV apotek telah hilang.

“Jadi, setiap hari saya itu emang datang pagi untuk membuka toko (apotek). Tapi pas saya masuk, saya mendapati pintu samping toko kok terbuka. Kemudian saya langsung menghubungi Kak Nia (Owner K-Nia Pharmacy) dan chat di grup,” ungkap Indah.

Setelah melihat pintu samping toko terbuka, ia juga mendapati berangkas bahkan DVR CCTV hilang.

“Saya buka toko sekitar jam 7 pagi. Padahal pas pulang dari toko hari sebelumnya saya cek semua aman. Total kerugian yang kami alami sekitar Rp30 juta. Ini uang di brankas, kemudian ada uang lain diambil Rp300 ribu, bahkan mereka juga mengambil DVR CCTV,” beber Indah.

Tidak hanya menggondol berangkas beserta uang di dalamnya, DVR CCTV, pembobol apotek ini pula mencuri hand sanitizer sebanyak tiga botol.

“Hand sanitizer juga diambil sebanyak tiga botol, terus saya lihat kotak sampah yang sebelumnya sudah dibersihkan malah ada satu kaleng susu beruang dibuang ke kotak sampah,” jelasnya.

Sementara, pemilik K-Nia Pharmacy, Nyimas Kurnia Riski, warga Jalan Sumatera I Kecamatan Jakabaring ini mengatakan apoteknya ini baru tiga bulan dibuka.

“Sampai sekarang belum ada yang kami curigai, kami serahkan semua ke polisi,” jelasnya.

Untuk saat ini pihak kepolisian dari Polrestabes Palembang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (ANA)

Berita Terkait

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan
DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus
Tiga Pelaku Pengeroyokan Berujung Maut di Palembang Ditangkap
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Berlangsung 2021–2026, Pria 24 Tahun Diamankan Polda Sumsel
Diduga Jadi Korban KDRT Berulang, IRT di Palembang Lapor Polisi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Enam Orang Luka dalam Bentrokan Mapolda Sumsel, Pria Bawa Dua Sajam Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Operasi Sikat Musi I 2026 Polrestabes Palembang Berhasil Ungkap 81 Kasus

Berita Terbaru

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB