Antisipasi Kelonjakan Harga Beras Wawako Palembang Sambangi Bulog

Kota Palembang239 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, prihatin atas kenaikan harga beras saat ini yang berpotensi berdampak pada harga bahan pokok lainnya.

Pemerintah Kota Palembang, pun terus berupaya mengatasi kenaikan harga beras.

Antara lain dengan melakukan operasi pasar, dan mengawasi potensi-potensi penyelewengan, seperti penimbunan untuk menekan harga beras di pasar.

“Semoga bantuan beras ini dapat diberikan lebih banyak lagi. Bulog sudah sangat membantu mencukupi pangan, dan dalam situasi seperti sekarang, semoga kita dapat melalui tanpa kesulitan,” ujar Fitrianti Kamis (14/09/223)

Baca Juga :  Program BERKAT Resmi Dilaunching Herman Deru, Warga Sumsel Berobat Cukup  Gunakan  KTP 

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel), Mohamad Alexander, menjelaskan bahwa awalnya penyaluran CBP tahap kedua ini sebenarnya dijadwalkan pada bulan Oktober, November, dan Desember.

“Karena melihat kenaikan harga beras yang cukup besar, Pemerintah melalui Bappenas memerintahkan Bulog untuk mempercepat penyaluran pada bulan September. Penyaluran bantuan pangan ini dilakukan secara nasional, dimulai dari Aceh hingga Papua,” jelas Alex.

Ia mengatakan, tujuan dari bantuan ini adalah untuk membantu masyarakat agar mengurangi beban pengeluaran mereka di tengah lonjakan harga beras yang terus meningkat.

Baca Juga :  Viral, Keluarga Pasien Curhat di Medsos Diduga Dapat Pelayanan Buruk di RS Bunda

“Dan kenaikan harga beras ini juga berpotensi menyebabkan inflasi, jadi dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu mengendalikan inflasi, terutama di wilayah Sumsel,” katanya.

Alex mengungkapkan, pada tahap kedua ini ada sebanyak 582.370 keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima bantuan dengan total sekitar 17.457 ton hingga November 2023.

“Jumlah KPM ini berbeda dari tahap pertama karena ada pembaruan dan penyelarasan data dari Kementerian Sosial,” kata Alex.

Dia menambahkan, untuk periode pertama di bulan September ini, total yang akan disalurkan sekitar 5.820 ton

    Baca Juga :  Sofyan Antonius Resmi Jabat Kepala BPKP Provinsi Sumsel

    Komentar