Alternatif Benih Dengan Kultur Jaringan Hasilkan Produk Yang Berkualita

- Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru Melakukan peninjauan ke Laboratorium PT. GMZ Biomega Utama yang beralamat di Jl. R. Soekamto No. 290 Palembang.

Dikesempatan tersebut Deru meninjau beberapa jenis tanaman yang dikembangkan oleh PT. GMZ Biomega Utama dalam meningkatkan kualitas tanaman, diantaranya Tanaman Pisang, Tanaman Nanas dan Tanaman Hias Anggrek.

PT. GMZ Biomega Utama ini diketahui merupakan perusahaan kultur jaringan yang melayani jasa penyediaan Bibit, perbanyakan serta pemulihan tanaman, baik tanaman hias maupun tanaman perkebunan. Perusahaan yang berfokus dalam membuat dan memproduksi bibit unggulan yang menghasilkan Varietas terbaik seperti induknya atau dinamakan F1. Dengan menggunakan teknik dan peralatan yang memiliki standar dan modern karena kami sangat mnnjaga produk yang dihasilkan memiliki mutu terbaik untuk petani Indonesia agar lebih mudah mendapatkan bibit terbaik yang nantinya akan menghasilkan panen yang baik.

“Saya ingin ini dapat dikembangkan pada tanaman Iainnya, terutama tanaman yang menjadi kebutuhan pokok agar dapat ditingkatkan kualitasnya serta ada kemanfaatan Iain”, ucap Deru.

Selain itu ia uga menyampaikan bahwa bibit siap tanam akan ditanam di Kota Palembang sebagai percontohan dan jika ini berhasil maka dapat ditiru oleh Kab/Kota Iainnnya.

“Setelah ini kita minta GMZ agar masyarakat dapat dimudahkan dalam memperoleh bibit unggul untuk mendukung program SMP dan ini akan kita kerjasamakan dengan GMZ”, jelasnya.

Ia juga rencananya akan menanam bibit tersebut dilahan gambut agar Iahan gambut yang selama ini kosong dan berpotensi menjadi penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan dapat menjadi Iahan yang Iebih produktif. “Jadi saya ingin tehnik ini dikembangkan karena bukan hanya pada tanaman Pisang dan Nanas, saya minta ada kemanfaatan lain. Karena kita punya penyakit tahunan seperti Karhutla. Jadi saya harap pola ini bisa dipakai pada lahan lahan Gambut. Selain bisa mengurangi Karhutla juga menambah penghasilan masyarakat,” terangnya.

Direktur Utama PT. GMZ Biomega Utama Andrew Gomez mengatakan jika ini yang pertama kali ada di Sumsel. Bertujuan untuk meningkatkan kemajuan dalam bidang pertanian Hortikultura dan Tanaman Hias di Sumsel. “Kalau Sumsel saya rasa ini yang pertama, kalau di Jawa itu sudah banyak, apalagi Laboratorium disana (Jawa) besar besar seperti di IPB punya labor yang besar,” kata Andrew.

Lanjut Andrew, Hasil produksi dari tanaman dengan tehnik ini akan menghasilkan produk yang merata dengan kualitas yang baik. “Seperti awalnya kita pilih Induk yang terbaik, kita perbanyak Bibitnya sehingga hasilnya cukup merata karna dia harus di tempat yang steril jadi hasilnya tidak ada yang berbeda (Ada yang besar ada yang kecil). Tapi dengan tempat yang tidak luas namun Produksinya banyak,” ungkapnya.

Saat ini diketahui Prduk Pisang yang tengah di kembangkan oleh PT. GMZ yakni Pisang Jenis Cavendish Siger, Cavendish Grand Nain, Pisang Barangan, Pisang Kepok, Pisang Ambon Kuning.

Ada juga Jenis Tanaman Anggrek Dedrobium, Anggrek Cattleya Ungu, Anggrek Bulan Putih, Anggrek Bulan Ungu, Anggrek Macan, dan Anggrek Kanayo. (Jak)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB