Ada Kecurangan Sewa Lapak Pasar Sekip, Fitri Minta Dirut Pasar Jangan Tutup Mata

- Redaksi

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id PALEMBANG- Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menemukan permainan dalam sewa menyewa lapak pasar di Pasar sekip, di mana ada perbedaan sewa lapak, Jumat (20/5/2022) saat melakukan inpeksi mendadak (sidak) zat bahan berbahaya di produk makanan.

“Kita sama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) tidak menemukan zat berbahaya pada produk makanan, malahan menemukan kejanggalan sewa lapak dagangan,” ungkap Fitri.

Kejanggalan ini, kata Fitri ada perbedaan harga sewa lapak pedagang yang selisih harga yang bertautam cukup mencolok.

“Satu pedagang dengan pedagang lain sewa lapaknya tidak sama, ini ada apa?,” tanya Fitri curiga.

Rp 4 juta hingga Rp 5 juta nah harga sewa ini tidak seragam, padahal, katanya tempat sama dan ukuran lapak juga sama, tapi harga sewa berbeda.

“Dirut PD Pasar saya minta untuk turun periksa secara benar, ingat jangan ada permainan, Ya,” tegasnya.

Termasuk, tegas Fitri sewa lapak itu, statusnya telah berpindah tangan atau tidak.
“Kalau sudah ada pihak lain yang bermain cepat ambil langkah tegas,” pintanya.
Adanya temuan itu, kecurigaan Fitri kian meluas.
“ Ini baru satu pasar, tidak menutup kemungkinan hal yang sama di pasar tradisional lainnya,nanti akan saya panggil Dirut PD Pasar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Sekip  Ridwan Ambri nampak terlihat kalang kabut akan temuan Wakil Walikota tersebut.
“Kami sudah lakukan pengecekan setelah ditanya ternyata lapak tersebut sudah disewakan ke pada saudara atau keluarga mereka,” ungkapnya.

Meski mengetahui itu, mirisnya penggelola Pasar Sekip terkesan tutup mata.

“Kami tidak tau modus mereka seperti itu, karena mereka pindah tangan tanpa adanya sepengetahuan dari pihak PD Pasar, bahkan ada pedagang memiliki lapak 4 – 5 lapak,” katanya.

Dia mengatakan, ada 400 kios yang disewakan, hanya saja hanya saja 200 kios yang aktif ditempati pedagang.

Berita Terkait

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel
Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan
Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan
Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta
Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel
Kemarau Panjang dan Kabut Asap, Ratu Dewa Ajak Warga Berdoa dan Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:09 WIB

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan

Rabu, 9 September 2026 - 17:56 WIB

Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 9 September 2026 - 13:20 WIB

Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis

Berita Terbaru

Empat Lawang

Telkom Siap Perkuat Digitalisasi Pemerintahan di Empat Lawang

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WIB

Foto sekolah yg di datangi

Kota Palembang

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:05 WIB