54 Kejadian Karhutla Terjadi di Sumsel, Luas Lahan Terbakar Lebih Dari 43 Hektare

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 54 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sepanjang tahun 2025.

“Sudah ada 54 kali kejadian karhutla sepanjang tahun ini. Luasan yang terbakar lebih dari 43 hektare. Namun, data final masih menunggu konfirmasi dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Jum’at (25/7/2025).

Diketahui, Kabupaten Ogan Ilir menjadi wilayah dengan jumlah karhutla terbanyak, yakni 41 kejadian. Kecamatan Indralaya Utara tercatat sebagai kawasan paling terdampak dengan 19 kejadian, disusul Kecamatan Pemulutan (6 kejadian), Pemulutan Barat (5), Payaraman (4), Tanjung Batu (3), Indralaya (2), serta Rambang Kuang dan Muara Kuang masing-masing satu kejadian.

Selain Ogan Ilir, karhutla juga terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 5 kejadian, tersebar di Kecamatan Tulung Selapan dan Jungkal masing-masing dua kejadian, serta Pampangan satu kejadian.

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencatat 3 kejadian di Kecamatan Abab (2 kejadian) dan Penukal Utara (1 kejadian).

Sementara di Musi Banyuasin (Muba) terjadi 2 kejadian, masing-masing di Sungai Keruh dan Bayung Lencir. Karhutla juga dilaporkan masing-masing satu kejadian di Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan Kota Prabumulih.

“Sudah ada tujuh daerah di Sumsel yang mengalami karhutla. Kita berharap jumlah kejadian tidak terus bertambah,” ungkapnya.

BPBD Sumsel juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terlebih di musim kemarau yang rentan memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Jika pun terjadi, diharapkan penanganannya bisa dilakukan secara cepat agar tidak meluas,” ucap dia.

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ
Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 
Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara
Antrean Biosolar Sumsel Memanjang, Distribusi FAME Jadi Sorotan
Ambil HP Korban di Jalan, Basaruddin Divonis 8 Bulan Penjara
Sabu 488,70 Gram, Andrika Divonis 10 Tahun Penjara di PN Palembang
Zero Balap Liar Ratusan Pemuda Deklarasi Tolak Balap Liar
Angkut 10 Ribu Liter Solar Sulingan dari Muba ke Lampung, Dua Sopir Divonis 15 Bulan Penjara

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:16 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIB

Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 

Selasa, 8 September 2026 - 18:36 WIB

Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara

Selasa, 8 September 2026 - 17:08 WIB

Ambil HP Korban di Jalan, Basaruddin Divonis 8 Bulan Penjara

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sabu 488,70 Gram, Andrika Divonis 10 Tahun Penjara di PN Palembang

Berita Terbaru